Senin, 08 Desember 2014

Download Skripsi Kedokteran:Perbedaan VO2max dan Gambaran Gerakan Pernapasan Antara Mahasiswa Perokok Dengan Bukan Perokok Saat Latihan

BAB PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Merokok membahayakan bagi hampir semua organ tubuh termasuk organ pernapasan, menimbulkan banyak penyakit dan mempengaruhi kesehatan perokok secara umum.Merokok meningkatkan risiko kematian karena penyakit paru kronis hingga 10 kali lipat. Sekitar 90% kematian karena penyakit paru kronis disebabkan oleh merokok. Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan satu dari sepuluh kematian pada orang dewasa disebabkan oleh penggunaan tembakau. Pada tahun 2005, penggunaan tembakau menyebabkan 5,4 juta kematian atau rata-rata satu kematian setiap 6 detik. Bahkan pada tahun 2030 diperkirakan jumlah kematian mencapai angka 8.000.000. Dari data Survei Kesehatan Rumah Tangga total sebanyak 31.4 % penduduk Indonesia merokok atau angkanya sekitar 62.800.000 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 59,04 % laki-laki dan 4,83 % adalah perempuan sementara data dari WHO Tobacco Atlas 2002 terdiri atas dari 50% laki-laki dan 3,7% adalah perempuan Di asia, badan kesehatan dunia (WHO) menyebutkan, Indonesia menempati urutan ketiga terbanyak jumlah perokok yang mencapai 146.860.000 jiwa.Namun, sampai saat ini Indonesia belum mempunyai peraturan perundangan untuk melarang anak merokok.. Akibat tidak adanya aturan yang tegas, dalam penelitian di empat kota yaitu Bandung, Padang, Yogyakarta dan Malang pada tahun 2004, prevalensi perokok usia 5-9 tahun meningkat drastis dari 0,6 % (1995) jadi 2,8 % pada (2004). Peningkatan prevalensi merokok tertinggi berada pada inzterval usia 15-19 tahun dari 13,7 % jadi 24,2 % atau naik 77 % dari tahun 1995. Menurut surveiglobal tembakau di kalangan remaja pada1.490 murid SMP dijakarta tahun 1999, terdapat 46,7 % siswa yang pernah merokok dan 19 % diantaranya mencoba sebelum usia 10 tahun.Remaja umumnya mulai merokok di usia remaja awal atau SMP . Secara luas telah diketahui bahwa merokok dapat mengurangi pengambilan napas atlet. Terdapat beberapa alasan, yaitu salah satu dampak nikotin adalah menyebabkan konstriksi bronkiolus terminal paru-paru dan efek iritasi asap rokok itu sendiri menyebabkan peningkatan sekresi cairan kedalam cabang-cabang bronkus (Guyton & Hall, 2008). Dari data diatas, merokok sangat berperan untuk mempengaruhi ganguan pernapasan, dan mungkin juga dapat mempengaruhi pengambilan oksigen maksimal. Pada perokok yang sedang melakukan olahraga. Untuk menilai bagaimana pengambilan oksigen maksimal tubuh itu dapat dilakukan dengan cara mengukur VO2max. VO2max dapat diukur dengan beberapa cara. VO2max diukur dengan meminta seseorang untuk berolahraga,Biasanya dengan treadmill atau ergometer sepeda (sepeda stasioner dengan berbagai tingkat resistensi).Beban kerja secara bertahap ditingkatkan sampai orang tersebut kelelahan. Sampel udara ekspirasi yang dikumpulkan selama menit-menit terakhir olah raga, pada saat konsumsi O maksimum karena yang bersangkutan bekerja sekeras mungkin, dianalitis untuk mengetahui presentase kandungan O2 dan CO2 nya. Selain itu , voume udara yang diekspirasi juga diukur. Kemudian digunakan persamaan untuk menentukan jumlah O2 yang dikonsumsi,dengan memperhitungkan presentase O2 dan CO dalam udara inspirasi, volume total udara ekspirasi dan presentase O2 dan CO dalam udara ekspirasi (Sherwood, 2001). 1.2. Rumusan Masalah “Bagaimana perbedaan VO2max dan gambaran gerakan pernapasan antara mahasiswa perokok dengan bukan perokok saat latihan di Fakultas Kedokteran ?” 1.3. Tujuan Penelitian 1.3.1. Tujuan Umum Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan VO2max dan gambaran gerakan pernapasan antara mahasiswa perokok dengan bukan perokok saat latihan di Fakultas Kedokteran Sumatrea Utara. 1.3.2. Tujuan Khs 1. Untuk mengetahui VO2max mahasiswa perokok saat latihan di Fakultas Kedokteran . 2. Untuk mengetahui VO2max mahasiswa bukan perokok saat latihan di Fakultas Kedokteran . . 3. Untuk mengetahui grafik kedalaman inspirasi dan ekspirasi pada mahasiswa perokok saat latihan di Fakultas Kedokteran . 4. Untuk mengetahui grafik kedalaman inspirasi dan ekspirasi pada mahasiswa bukan perokok saat latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. 1.4. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk: 1. Bagi masyarakat untuk mengetahui dampak rokok terhadap pernapasan. 2. Bagi peneliti untuk mengetahui dampak rokok terhadap pengambilan oksigen pada saat olahragadan sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya.

Contoh Skripsi Kedokteran:Perbedaan VO2max dan Gambaran Gerakan Pernapasan Antara Mahasiswa Perokok Dengan Bukan Perokok Saat Latihan

Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini




Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.