Rabu, 08 Januari 2014

Agrikultur teknologi produksi: Pengaruh Lama Fermentasi dan Konsentrasi Gula Terhadap Mutu Manisan Kulit Semangka


PENDAHULUAN

Latar Belakang

Indonesia merupakan negara yang kaya akan buah-buahan hortikultura, dimana banyak buah tropis Indonesia yang menjadi primadona, salah satunya adalah buah semangka. Semangka merupakan salah satu buah tropis yang cukup digemari masyarakat Indonesia, limbah yang dihasilkan dari semangka ini cukup banyak yaitu sekitar 30 % dari buah itu sendiri. Seperti kulit buah lainnya, kulit buah semangka yang memiliki ketebalan selalu menjadi sampah. Limbah ini biasanya hanya dibuang begitu saja dan jika tidak ditangani dengan benar maka akan mencemari lingkungan. Sehingga timbul permasalahan bagaimana cara penanganan limbah yang cukup banyak yang dihasilkan oleh buah semangka ini agar dapat dimanfaatkan kembali menjadi sebuah produk pangan.

Kulit semangka merupakan bagian dari semangka yang biasanya dibuang (tidak dipergunakan). Padahal didalam kulit semangka masih terkandung zat yang baik bagi tubuh. Dimana masyarakat belum banyak mengetahui manfaat yang masih dapat diperoleh dari limbah pertanian ini. Limbah kulit ini biasanya hanya dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak, padahal bila dikaji lebih dalam pemanfaatannya sangat luas baik sebagai bahan baku industri pangan maupun non pangan.

Kulit semangka merupakan hasil samping dari pemanfaatan semangka yang dapat dijadikan makanan ringan seperti manisan kulit semangka. Walaupun kulit semangka merupakan hasil samping, namun kandungan gizinya tidak kalah dari buahnya. Bagian kulit buah semangka dapat diolah menjadi suatu produk agar tetap dapat dikonsumsi dan dimanfaatkan, salah satunya dengan mengolahnya menjadi manisan kering.

Pembuatan manisan kering kulit semangka merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah limbah buah-buahan hortikultura. Dengan membuatnya menjadi manisan kering akan meningkatkan nilai tambah dari limbah tersebut, kita dapat memanfaatkan sumber serat makanan bagi manusia.

Manisan adalah salah satu bentuk makanan olahan yang banyak disukai oleh masyarakat. Rasanya yang manis, segar bercampur dengan rasa khas buah dapat dijadikan penawar haus disaat udara panas, dan sangat cocok untuk dinikmati diberbagai kesempatan. Manisan kering adalah produk olahan yang berasal dari buah-buahan dimana pemasakannya dengan menggunakan gula kemudian dikeringkan. Produk ini mempunyai beberapa keuntungan diantaranya; bentuknya lebih menarik, lebih awet volume serta bobotnya menjadi lebih kecil sehingga mempermudah pengangkutan.

Masalah utama yang dihadapi dalam pembuatan manisan adalah lamanya fermentasi dan konsentrasi gula yang digunakan selama proses pembuatan,  

sehingga diharapkan manisan kulit semangka mempunyai warna, rasa, tekstur dan penampakan yang baik, disukai konsumen serta memenuhi syarat kualitas yang ditentukan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi dan konsentrasi gula terhadap mutu manisan kulit semangka kering.

1. Sebagai informasi tentang pembuatan manisan kulit semangka kering

2. Sebagai sumber data dalam penyusunan skripsi

Ada pengaruh konsentrasi gula, lama fermentasi dan adanya interaksi konsentrasi gula dan lama fermentasi terhadap mutu manisan kulit semangka.


Download lengkap Versi Word





Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.