Rabu, 18 Februari 2015
Download Skripsi Kedokteran:Hubungan Infeksi Soil Transmitted Helminths dengan Kejadian Underweight
BAB PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Infeksi cacing dan penyakit yang disebabkan helminthiasis amat besar angkanya yaitu kira-kira 2 milyar orang terkena di seluruh dunia. Helminthiasis (cacingan) ini menjadi penyakit umum terutamanya di negara-negara miskin dan juga negara-negara yang sedang membangun. Dimana terdapat masalah kemiskinan, kurang nutrisi, kurang sanitasi serta kurang pemahaman tentang kesehatan. (WHO,2004) Penyakit cacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh karena masuknya parasit (berupa cacing) ke dalam tubuh manusia. Soil Transmitted Helminths (STH) adalah cacing yang menginfeksi s manusia dimana penularannya melalui tanah. STH berupa cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing cambuk (Trichiuris trichiura), dan cacing tambang (Ancylostoma duodenale dan Necator americanus). Populasi pada sebagian besar belahan dunia yang terinfeksi STH : kira-kira 807-1.121 juta oleh cacing gelang, kira-kira 604-795 juta oleh cacing cambuk, kira-kira 576-740 juta oleh cacing tambang (CDC,2002). Dalam hubungan kesehatan anak dengan infeksi cacing, ternyata dalam beberapa penelitian bahwa anak usia sekolah dasar merupakan golongan tertinggi terutama infeksi cacing yang penularanannya dengan tanah (Soil Transmitted Helminths) (Depkes RI, 2004). WHO, (2004) juga menyatakan pada anak-anak umur 5-15 tahun yang paling tinggi terinfeksi cacing. Infeksi oleh Soil Transmitted Helminths sering dijumpai pada anak usia sekolah dasar karena anak pada usia ini paling sering kontak dengan tanah (WHO, 2004).Hasil survey prevalensi kecacingan yang dilaksanakan pada murid kelas VI sekolah dasar di SDN 030375 dan SDN 034807 Juma Teguh Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi tahun 2007 oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) , dari 128 sampel yang faecesnya diperiksa ditemukan 55 anak (42,96 %) terinfeksi cacing (BTKL , 2007). Selain itu, dari 300 sampel tinja yang terdiri dari siswa Sekolah Dasar dan SMP Muhammadiah Kecamatan Perjuangan, dalam penelitian laboratorium RSU Dr Pirngadi beserta Forwakes diperoleh hasil sebesar 53 persen menderita cacingan (Jalil,2009).Keberadaan STH dalam s manusia akan mengambil asupan nutrisi dari hospesnya, hookworm secara aktif mengambil besi dari kapiler mucosa s yang dilekatinya dan menyebabkan laserasi pada permukaan mukosa sehingga menurunkan absorbsi makanan. Ascaris akan menyebabkan malabsorbsi dengan memblok area absorbsi mukosa s halus. Dalam hal ini yang dibahas pada anakanak yang merupakan hospes yang paling banyak diinfeksi oleh STH. Pada infeksi kronis STH akan menyebabkan gangguan status gizi pada anak.(Abidin,A.,Margono,S.,Supali,T.,2008).Keadaan underweight dapat diketahui dengan cara pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT). IMT adal ah ukuran yang didapat dari berat dan tinggi badan yang dikorelasikan dengan umur dan jenis kelamin. Pengukuran IMT dapat menilai obesitas, overweight, berat normal atau underweight sesuai parameter yang sudah ditentukan. IMT dapat digunakan indikator massa tubuh pada anak dan remaja.Pengukuran IMT tidak mahal dan menggunakan metode yang mudah untuk memantau status gizi pada lingkup kesehatan (Freedman,D.,2008).Oleh karena itu, maka akan diadakan penelitian untuk mencari hubungan antara infeksi STH dengan status underweight pada perhitungan IMT pada anak usia sekolah. Dengan demikian, dapat dilihat adakah korelasi antara kedua hal tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar