Jumat, 30 Januari 2015

Contoh Skripsi Psikologi:Pengaruh Kepercayaan Kepada Pemimpin Terhadap Work Engagement



BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang  Saat ini, dunia persaingan bisnisglobal sudah
semakin pesat dan ketat. Di  Indonesia
saja, banyak sekali perusahaan-perusahaan baru baik perusahaan dari  investor dalam negerimaupun oleh investor
asing yang tumbuh dan berkembang.
Tantangan bisnis yang dihadapi
perusahaanpun  semakin kompleks  sehingga  berdampak pada persoalan sumber daya manusia
(SDM) yang semakin banyak  (Nurhayati,
2001). Untuk dapat mengatasi persaingan bisnis ini, perusahaan perlu meningkatkan
pemberdayaan terhadap  sumber daya yang
salah satunya adalah  individu-individu
sebagai sumber daya esensial dalam perusahaan itu sendiri.
Karyawan sebagai  SDM 
memiliki peran yang sangat dominan dalam  organisasi, karena merupakan motor penggerak
paling utama dalam suatu  organisasi,
sehingga pengelolaan SDM sebagai faktor penentu keberhasilan sangat  diperlukan (Widarsono, 2004).  SDM berperan memberikan nilai tambah bagi  organisasi agar lebih efektif dan kompetitif
melalui penurunan biaya, berorientasi  pada
pelanggan, meningkatnya poduktifitas serta komiten kerja, dan lain-lain  (Fryzel & Wang, 1994;  Nurhayati, 
2001). Menciptakan pekerja yang engaged sebagai sumber daya esensial
merupakan tantangan bagi organisasi (Gaddi, 2004)  terlebih lagi pada masa krisis global ini.
Untuk menjawab tantangan
tersebut, dibutuhkan cara-cara atau strategi  yang tepat sehingga karyawan sebagai sumber
daya esensial ini bisa memberikan   yang
terbaik bagi perusahaan. Manajemen SDM memegang peranan dan bagian  penting dalam hal ini.  Penting bagi fungsi-fungsi dalam
organisasi,  seperti  manajemen SDM 
untuk berkolaborasi dan bermitra dalam membangun dan  mengimplementasikan strategi perusahaan
(Worley, Hitchin, & Ross, 1996).
Manajemen SDM harus memulai
dengan fokus terhadap perkembangan sumber  yang paling bernilaiyaitu karyawan (Sweem,
2009).
Untuk mempertahankan para
karyawan, manajemen SDM harus aktif dan  membuat
kebijakan bagi perbaikan karyawan sehingga karyawan  akan puas  dengan organisasi dan bertahan dengan
perusahaan dalam waktu yang panjang  (Gaddi,  2004). Efektivitas manajemen SDM setiap
organisasi dianggap sebagai  karakteristik
pembeda kesuksesan organisasi. Mengatur SDM secara efektif di  organisasi dalam perubahan lingkungan bisnis
yang cepat ini merupakan hal yang  krusial
bila organisasi ingin tetap bersaing(Airila, Hanaken, Punakallio, Lusa, &  Luukkonen, 2012).
Salah satu hal yang sebaiknya
dilakukan manajemen SDM adalah  membuat
strategi agar para karyawandapat membawa keuntungan bagi organisasi  melalui komitmen dan dedikasi, discretionary
effort, dan menggunakan talenta  secara
penuh, serta mendukung tujuan dan niai-nilai organisasi (Robertson &  Markwick, 2009).   Inilah yang dikenal dengan istilah
engagement.  Engagement menjadi salah
satutopik yang cepat diserap dalamagenda Human Resource(HR),  dimana engagement merupakan  kunci tantangan yang  menarik 
perhatian  para eksekutif dan
professional seperti HR(HR Focus, 2006; Robertson & Markwick,  2009).
 Hasil survey engagement yang dilakukan oleh
Kenexa Institute (2012)  menemukan bahwa
dari dua puluh delapan negara, yang salah satunya Indonesia,  hanya India saja yang skor engagementnya
termasuk dalam kategori tinggi, yaitu  77%,
sedangkan negara-negara lainnya kebanyakan termasuk dalam kategori  engagement yang moderate dan
low-moderate.  Indonesia memperoleh skor  engagement 49% dan tergolong dalam kategori
low-moderate. Dari data tersebut  dapat
dilihat bahwa rata-rata engagement di berbagai negara masih rendah dan  perlu ditingkatkan karena dengan adanya
pegawai yang engaged tentunya  akan  dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan.
Wagner & Harter (2011)
menyatakan bahwa pegawai yang engageddan bertalenta merupakan sumberdaya
terbesar bagi perusahaan. Dengan pengelolaan  sumber daya yang baik, perusahaan dapat mencapai
kinerja yangdiharapkan serta memilikikeunggulan kompetitifketika orang-orang di
dalamnya melakukan apa  yang terbaik
dari  dirinya.  Untuk itulah, 
engagement  dalam  organisasi harus  ditingkatkan bilaingin sukses dalampersaingan
bisnis. Rashid, Ashad dan Ashra (2011; 
Sakovska,  2012) menyatakan  bahwa engagement merupakan alat terbaik dalam
usaha perusahaan untuk  menggali  keuntungan kompetitif dan  tetap bersaing.
Hingga saatini belum ada definisi
yang konsisten dari engagement dimana engagement dioperasionalisasikan dan
diukur dalam banyak cara yang  berbeda  (Kular, Gatenby, Rees, Soane,  & Truss, 2008). Kahn (1990)
mendefinisikan  engagement  sebagai 
memanfaatkan anggota-anggota 
organisasi  untuk peran  pekerjaan mereka. Orang-orang yang engaged
akan bekerja dan mengekspresikan   diri
mereka secara fisik, kognitif, dan emosional selama melakukan kinerjanya.
Contoh Skripsi Psikologi:Pengaruh Kepercayaan Kepada Pemimpin Terhadap Work EngagementDownloads  Versi PDF >>>>>>>Klik Disini Artikel terkait skripsi diantaranya : Judul judul skripsi,contoh judul skripsi, contoh skripsi,contoh proposal,download skripsi, proposal skripsi, Kumpulan Contoh skripsi, contoh artikel, contoh makalah,proposal penelitian, karya tulis, judul seminar akuntansi, proposal tentang, beasiswa disertasi, laporan ta, tugas ta, tesis akuntansi keuangan, tesis kesehatan, proposal tesis akuntansi, contoh-contoh tesis, tesis gratis, tesis contoh, contoh bab 1 tugas akhir, kumpulan tugas akhir akuntansi, proposal pengajuan tugas akhir, contoh laporan tugas akhir akuntansi, judul tugas akhir jurusan akuntansi.



Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.