BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Jerawat adalah suatu proses peradangan kronik
kelenjar-kelenjar pilosebasea. Keadaan
ini sering dialami oleh remaja dan dewasa muda yang akan menghilang dengan sendirinya padausia
sekitar 20-30 tahun, ada juga orang
setengah baya yang mengalami jerawat. Jerawat biasanya berkaitan dengan tingginya sekresi sebum (Muttaqin dan
Sari, 2011).
Propionibacterium acne dan
Staphylococcus epidermidis merupakan organisme
utama yang pada umumnya memberi kontribusi terhadap terjadinya jerawat.Propionibacterium acne termasuk Gram
positif berbentuk batang, tidak
berspora, sedangkan Staphylococcus epidermidistermasuk Gram positif berbentuk bulat biasanya tersn dalam bentuk
kelompok-kelompok yang tidak teratur
seperti anggur (Pelczar dan Chan, 1988; Irianto, 2006).
Sediaan anti jerawat telah banyak
beredar baik dalam bentuk gel, krim, dan
lasio tetapi yang banyak dipilih sediaan bentuk gel (Maryawati, 2008). Gel lazim digunakan dalam pembuatan tata rias
rambut, dasar rias wajah dan perawatan
kulit karena memiliki beberapa keuntungan diantaranya tidak lengket, tidak mengandung minyak sehingga
tidak memperburuk jerawat, selain itu
dapat menyampaikan bahan obat dengan baik, juga akan menyebabkan jerawat cepat kering karena gel
memiliki sifat yang mudah menguap
(Djajadisastra, dkk., 2007; Ditjen POM, 1985). Pembuatan gel mengunakan aqupec HV-505 karena aqupec
memiliki karakteristik sebagai larutan
netral yang larut dalam alkohol dan air, dapat mengembang dalam air, serta dapat meningkatkan viskositas dalam
jumlah yang kecil (Sihombing, dkk.,
2009).
Pengobatan jerawat di klinik
kulit biasanya menggunakan antibiotik, benzoil
peroksida dan retinoid, obat ini memiliki efek samping antara lain iritasi (Wasitaatmaja, 1997), oleh karena itu
dicari alternatif dalam pengobatan jerawat
yaitu dengan menggunakan bahan-bahan alam sebagai contoh daun bangun-bangun (Djajadisastra, dkk., 2007).
Daun bangun-bangun berkhasiat sebagai
obat difteri, obat sakit gigi, obat sariawan dan antiseptik (Dalimartha, 2004). Berdasarkan penelitian yang dilakukan
oleh Panjaitan (2009), menyatakan bahwa
ekstrak etanol daun bangun-bangun memiliki efek sebagai antibakteri yaitu terhadap bakteri
Staphylococus aureus (bakteri Gram positif) dan
Escherichia coli(bakteri Gram negatif). Daun bangun-bangun mengandung saponin, flavonoida, polifenol,
kalium, dan minyak atsiri 0,2% mangandung
karvakrol, fenol, sineol (Wijayakma dan Dalimartha, 2006; Depkes RI, 1989). Senyawa polifenol dan
flavonoida dapat membunuh bakteri dengan
cara denaturasi protein dan pengurangan tegangan permukaan sehingga meningkatkan permeabilitas dinding sel bakteri
(Silalahi, 2006; Harbone, 1995).
Berdasarkan uraian tersebut
dibuat sediaan gel dari ekstrak etanol daun bangun-bangun (Plectranthus amboinicus(Lour.)
Spreng) dengan berbagai konsentrasi dan
uji aktivitasnya terhadapbakteri penyebab jerawat. Bakteri uji yang digunakan adalah Propionibacterium acne(ATCC 6919) dan Staphylococcus epidermidis(ATCC 12228).
1.2 Perumusan Masalah Berdasarkan uraian di atas, maka perumusan
masalah dalam penelitian ini adalah : 1.
Apakah ekstrak etanol daun bangun-bangun (Plectranthus amboinicus (Lour.)
Spreng) mempunyai aktivitas antibakteri
terhadap bakteri Propionibacterium
acnedan Staphylococcus epidermidis? 2. Apakah ekstrak etanol daun bangun-bangun
(Plectranthus amboinicus (Lour.) Spreng)
dapat diformulasi dalam bentuk sediaan gel? 3.
Bagaimana aktivitas antibakteri sediaan gel dari ekstrak daun
bangunbangun (Plectranthus amboinicus (Lour.) Spreng) terhadap bakteri penyebab jerawat? 1.3 Hipotesis 1.
Ekstrak etanol daun bangun-bangun (Plectranthus amboinicus(Lour.) Spreng) mempunyai aktivitas antibakteri
terhadap bakteri Propionibacterium
acnedan Staphylococcus epidermidis.
o �
� < `� �ش F)
yang merupakan tabir lemak pada lapisan stratum
corneum atau disebut
dengan mantel asam.
Namun dalam kondisi
tertentu NMF tersebut
tidak mencukupi oleh
karenanya dibutuhkan perlindungan
tambahan non alamiah
yaitu dengan memberikan
kosmet ika pelembab kulit
(Wasitaatmadja 1997).Pemakaian krim
dapat memperbaiki kulit kering karena meninggalkan lapisan yang
rapat pada kulit,
permeabilitas terhadap air
rendah, mensuplai komponen
hidrofilik sehingga mampu menahan dehidrasi air dari kulit dengan demikian
kulit menjadi lembut (Anita, 2008).
Buah rasberi
mempunyai bentuk yang kecil
dan mempunyai banyak warna,
yaitu merah, hitam,
ungu, dan emas.
Namun yang paling
banyak ditemukan adalah buah
rasberi yang berwarna merah (Laseduw, 2012). Rasberi merupakan buah yang kaya serat dan vitamin, seperti vitamin A, C, E, dan K.
Selain itu
buah rasberi juga
mengandung cukup tinggi
karbohidrat, protein, kalium, natrium, magnesium, dan folat (Anonim,
2009).
Berdasarkan uraian
di atas, penulis
tertarik untuk mengembangkan formula
sediaan krim dengan memanfaatkan
sumber bahan alami
yaitu buah rasberi untuk menggantikan pelembab yang ada
pada formula yang digunakan.
1.2 Perumusan Masalah 1. Apakah
sari buah rasberi
dapat diformulasikan ke
dalam sediaan krim dengan tipe emulsi m/a.
Create PDFfiles without this
message by purchasing novaPDF printer (http://www.novapdf.com) 2. Apakah
krim sari buah rasberi mampu
mengurangi penguapan air dari kulit atau melembabkan kulit.
3. Apakah krim sari buah rasberi
tidak menyebabkan iritasi pada kulit.
4. Apakah krim sari buah rasberi
lebih efektif melembabkan kulit dibandingkan dengan gliserin 2%.
1.3 Hipotesis 1. Sari
buah rasberi dapat diformulasikan
ke dalam sediaan krim dengan tipe emulsi m/a.
Contoh Skripsi Pharmacology:Formulasi Sediaan Gel dari Ekstrak Etanol Daun Bangun-Bangun (Plectranthus amboinicus (Lour.) Spreng) dan Uji Aktivitasnya terhadap Beberapa Bakteri Penyebab JerawatDownloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini Artikel terkait skripsi diantaranya : Judul judul skripsi,contoh judul skripsi, contoh skripsi,contoh proposal,download skripsi, proposal skripsi, Kumpulan Contoh skripsi, contoh artikel, contoh makalah,proposal penelitian, karya tulis, judul seminar akuntansi, proposal tentang, beasiswa disertasi, laporan ta, tugas ta, tesis akuntansi keuangan, tesis kesehatan, proposal tesis akuntansi, contoh-contoh tesis, tesis gratis, tesis contoh, contoh bab 1 tugas akhir, kumpulan tugas akhir akuntansi, proposal pengajuan tugas akhir, contoh laporan tugas akhir akuntansi, judul tugas akhir jurusan akuntansi.
0 komentar:
Posting Komentar