Kamis, 20 November 2014

Download Skripsi Kedokteran:Persepsi Mahasiswa FK terhadap Kesiapan Menghadapi Self Directed Learning dengan Menggunakan Guglielmino’s SDLR Scale dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya



BAB PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Sejak tahun
1970 belajar secara mandiri atau self-directed learning (SDL) telah dikenal sebagai
pembelajaran orang dewasa
(andragogik) dan populer pemanfaatannya (Liang, 2011). SDL
menjadi topik yang serius saat ini karena kemampuan ini
memungkinkan untuk pembelajaran
jangka panjang ( life-long learning ), tercapainya
kualitas hidup dan
kepuasan d alam diri
manusia.
Mengembangkan kemampuan
SDL adalah salah
satu tujuan pendidikan
yang penting, karenaseorang pelajar
dapat mengambil keuntungan
melalui metode pembelajaran dan
pendekatan interpersonal yang
dilakukan oleh pendidiknya untuk lebih
mengemban gkan kemampuan tersebut,
misalnya pada saat
belajar menunjukan
ketertarikan yang lebih
terhadap suatu topik
dan ingin mengelola strategi pembelajarannya sendiri
(Liang 2011).
SDLA (Self
Directed Learning Aptitude )
adalah karakter pembelajaran yang memicu
p elajar melanjutkan proses
belajar berdasarkan keinginan
diri sendiri. SDLA terdiri
dari 6 aspek: effective learning,
fondness for learning, learning motivation,
active learning, independent
learning, dan creative learning (Guglielmino, 1977). Istilah ini j uga
yang dikenal dengan SDLR ( Self Directed
Learning Readiness ) yang
merupakan kesiapan seorang
pelajar melakukan proses belajar mandiri.
Perguruan tinggi
di seluruh dunia
menuntut pelajar untuk
memiliki kemampuan SDLR ini.
Di negara Indonesia
juga sudah m ulai
menggunakan sistem ini. Salah satunya adalah Universitas Sumatera Utara
khsnya Fakultas Kedokteran yang menggunakan sistem KBK (Kurikulum Berbasis
Kompetensi) dengan strategi pembelajaran PBL ( Problem Based Learning ) sejak
tahun yang memicu
SD L mahasiswa. Masalah
terjadi karena sistem pembelajaran
di bangku SD, SMP,
SMA berbeda dengan
sistem pembelajaran di
perkuliahan.
Salah satu perbedaan yang
mendasar adalah pada saat menjalani pendidikan di SD, SMP,
SMA sistem pembelajaran
lebih diutamakan kepada peran
seorang pengajar (teacher
-centered), sedangkan saat
di bangku perkuliahan,
pelajar secara individu lebih
berperan dalam penerimaan
ilmu ( student-centered).
Ketimpangan ini dapat
menyebabkan seorang calon
mahasiswa tidak siap dengan
pola pendekatan belajar
mandiri atau self -directed learning
yang diterapkan di perguruan
tinggi nantinya. Ketidakmampuan ini
dapat berisiko mahasiswa tersebut
akan lambat menyesuaikan
diri den gan pola
pendidikan yang baru, yang pada akhirnya akan berdampak pada prestasi
akademiknya.
Di Ontario
Canada dilakukan penelitian
terhadap 63 mahasiswa keperawatan dimana 18 (28%) memiliki
SDLR yang tinggi, 21 (33%) rata -rata, 12
(19%) rendah. Pada
Tahun kedua yang bersedia
menjadi sampel hanya orang dan memberi hasil 8 (15%) memiliki SDLR
tinggi, 12 (23%) rata -rata, (15%) rendah. Dari penelitian ini tidak
ditemukan korelasi antara jangka waktu seorang
mahasiswa berpartisipasi dalam
suatu sistem pembe lajaran
dengan meningkatnya SDLR mahasiswa tersebut (Crook, 1985).
Namun, Penelitian di Isparta
Turki menyimpulkan bahwa jangka waktu seorang
mahasiswa berada dalam
suatu program studi
meningkatkan SDLR karena SDL
merupakan proses pematangan. Dalam penelit ian ini ada 3 hal yang diteliti yakni:
pengaturan diri, keinginan
belajar, pengendalian diri.
Pada penelitian ini, informasi
tentang program tradisional
perawat tidak dapat dihubungkan karena
kurangnya data, atau
mungkin seluruh mahasiswa keperawatan semak in mandiri
seiring berjalannya waktu (Kocaman, 2009).
PBL dikatakan
mampu merangsang SDL
mahasiswa namun, tidak
ada penelitian yang mengatakan demikian oleh karena itu, perlu dilakukan
peneltian yang lebih lanjut (Kocaman, 2009).
1.2. Rumusan masalah Bagaimanakah
persepsi mahasiswa FK terhadap kesiapan menghadapi Self Directed
Learning dengan menggunakan
Guglielmino’s SDLR Scale dan faktor yang mempengaruhi nya? 1.3. Tujuan
Penelitian 1.3.1. Tujuan Umum Penelitian
ini dilakukan untuk
mengetahui persepsi mahasiswa
FK terhadap kesiapan menghadapi Self Directed
Learning dengan menggunakan Guglielmino’s
SDLR Scale dan faktor yang mempengaruhi nya.
1.3.2. Tujuan Khs Penelitian ini
memiliki tujuan khs sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui keingin an mahasiswa
baru untuk belajar sepanjang hayat.
2. Untuk mengetahui
kesiapan mahasiswa baru
dalam menentukan apa yang ingin
dipelajarinya.
3. Untuk mengetahui tingkat
kemandirian mahasiswa baru dalam belajar.
4. Untuk mengetahui
kemampuan mahasiswa baru
dalam menc ari informasi yang
baik.
5. Untuk mengetahui tingkat
kreativitas mahasiswa baru.
1.4. Manfaat Penelitian Data dari
hasil penelitian diharapkan dapat memberikan manfaat untuk: 1. Mengetahui tingkat kesiapan mahasiswa
baru FK dalam
menghadapi metode pembelajaran KBK dengan strategi PBL.
2. Memberi masukan
kepada pengelola program
studi dalam upaya
agar mahasiswa lebih siap menghadapi metode pembelajaran di FK .


Contoh Skripsi Kedokteran:Persepsi Mahasiswa FK terhadap Kesiapan Menghadapi Self Directed Learning dengan Menggunakan Guglielmino’s SDLR Scale dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya

Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.