Jumat, 21 November 2014

Download Skripsi Kedokteran:Frekuensi Transfusi pada Neonatus Berat Badan Lahir Rendah di Unit Perawatan Neonatal



BAB Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Teknik
transfusi darah ditemukan pertama kali pada tanggal 3 Juni 1667 oleh dokter
dari Perancis yaitu Jean Baptist Denis.Keberhasilan operasi transfusi darah pertama ini
merupakan lompatan besar
dalam ilmu kedok teran
karena sebelum penemuan ini
banyak pasien yang
meninggal dunia akibat
kekurangan darah (American
National Red Cross, 2013).
Transfusi darah
merupakan salah satu
bagian penting pelayanan
kesehatan moden. Menurut
Webster`s New World
Medical Dictionary (2012), transfusi darah adalah suatu rangkaian proses
pemindahan darah donor ke dalam sirkulasi darah
resipien sebagai upaya
pengobatan. Proses ini
terkait dengan beberapa usaha untuk
memelihara keadaan biologis
darah atau komponennya
agar bermanfaat bagi pasien. Tujuan utama transfusi adalah untuk
mengembalikan dan mempertahankan
suatu volume yang
normal peredaran darah
dan untuk mengganti kekurangan
komponen selular atau
kimia darah (Nency
& Sumanti, 2011).
Menurut data dari Rikesda tahun
2007, angka ke jadian BBLR di negara maju jauh
lebih rendah seperti
di Amerika Serikat
3 -4% dari kejadian
BBLR, di negara-negara Eropa
kejadian BBLSR 2%
dari kelahiran hidup,
sedangkan di negara berkembang
masih tinggi yaitu
7,3% dari seluruh
BBLR (Putra, et al., 2012). Berdasarkan pada data OECD Health
Data (2011), India, Afrika Selatan , Indonesia , Turki dan Jepang merupakan
lima tempat tertinggi dalam jumlah rata rata kejadian BBLR dengan tingkat berat
badan bayi lahir rendah di atas 9% .
Angka kejadian BBLR di Indonesia
berdasarkan Rikesda tahun 2007 adalah 11,5%.
Bali memiliki angka
kejadian BBLR terendah
yaitu 5,8% (Putra, et
al., 2012). Berdasarkan pada
data OECD Health
Data (2011), jumlah
rata -rata kejadian BB LR di Indonesia pada tahun 2009 adalah 11.1%.
Insidensi neonatus
BBLR di Indonesia
menurut World Health Organization (WHO) tahun 1990 adalah 14%.
Menurut United Nation Children’s Emergency Fund (Unicef) tahun
1995 insidensi neonatus
BBLR adalah 11%.
Lapor an dari instalasi maternal
perinatal RSUP Dr.
Sarjito Yogyakarta tahun
2002, dari bayi
yang dirawat terdapat 20,8% bayi prematur, 33% BBLR, dan 20% retardasi pertumbuhan
intra uteri (Ratnaningrum & Santosa, 2012) .
Berdasarkan latar
belakang diatas maka
penulis ingin melakukan
penelitian dengan judul frekuensi
transfusi pada neonatus berat badan lahir
rendah di unit perawatan neonatal
RSUP H. Adam Malik periode tahun 2011 -2012.
1.2.Rumusan Masalah Berdasarkan
latar belakang di atas dapat dirumuskan pertanyaan penelitian: Berapakah
frekuensi transfusi pada neonatus berat badan lahir rendah di unit perawatan
neonatal RSUP H. Adam Malik periode tahun 2011 -2012? 1.3. Tujuan Penelitian 1.3.1
Tujuan Umum Untuk mengetahui frekuen si transfusi pada neonatus berat badan
lahir rendah di unit perawatan neonatal RSUP H. Adam Malik periode tahun 2011
-2012.
1.3.2 Tujuan Khusus 1. Mengetahui
kejadian transfusi dari tahun 2011 hingga 2012.
2. Mengetahui gambaran jenis
kelamin neonatus yang mendap at transfusi.
3. Mengetahui gambaran usia
neonatus yang mendapat transfusi.
4. Mengetahui gambaran
berat badan lahir
neonatus yang mendapat transfusi.
5. Mengetahui gambaran
diagnosa penyakit neonatus
yang mendapat transfusi.
6. Mengetahui gambaran
frekuensi pengambil an darah
pada neonatus yang mendapat transfusi.
7. Mengetahui gambaran
frekuensi transfusi pada
neonatus yang mendapat transfusi.
1.4 Manfaat Penelitian Hasil
penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk : 1. Di bidang
akademik/ilmiah : Meningkatkan pengetahuan peneliti
di bidang perinatologi, khususnya
mengenai frekuensi transfusi
pada neonatus berat badan
lahir rendah di
unit perawatan neonatal
RSUP H.
Adam Malik periode tahun 2011
-2012.
2. Di bidang
pelayanan masyarakat :
Meningkatkan kualitas pelaya nan kesehatan bayi, khususnya di
Divisi Perinatologi.
3. Di bidang pengembangan
masyarakat : Memberi masukan terhadap Divisi Perinatologi, khususnya
tentang frekuensi transfusi
pada neonatus berat badan
lahir rendah di
unit perawatan neonatal
RSUP H. Adam
Ma lik periode tahun 2011 -2012.


Contoh Skripsi Kedokteran:Frekuensi Transfusi pada Neonatus Berat Badan Lahir Rendah di Unit Perawatan Neonatal

Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.