Jumat, 31 Oktober 2014

Skripsi Manajemen:Pengaruh Lingkungan Dalam Toko Terhadap Niat Pembelian Ulang Pada Konsumen Toserba Carrefour



BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Persaingan
bisnis ritel di Indonesia saat ini semakin ketat, yang dapat dilihat dari bertumbuhnya bisnis-bisnis ritel
modern yang bergerak di pusat-pusat perbelanjaan.
Berdasarkan data AC Nielsen yang dikeluarkan Juli tahun 2005, jumlah pasar modern seperti hypermarket,
supermarket dan mini market di Indonesia,
meningkat sebesar 31,4% dalam 2 tahun terakhir. Sebaliknya jumlah pasar tradisional mengalami penurunan sebesar
8,1% setiap tahun. Jumlah pasar modern
pada tahun 2003 tercatat sebanyak 5.079 meningkat dari 3.865 pada tahun 2001. Sementara pasar tradisional jumlahnya
turun dari 1.899.736 pada tahun 2001
menjadi 1.745.589 pada 2003 (Nielsen News 2006, dalam www.google.com). Hal itu menunjukkan bahwa
bisnis ritel modern berbentuk one stop
shopping dalam bentuk toko serba ada
(toserba) seperti hypermarket, supermarket, dan lain-lain, telah menjadi pilihan tempat
berbelanja bagi konsumen di Indonesia
dewasa ini.
Konsumen memilih toserba saat ini
karena berbagai pertimbangan, seperti keragaman
barang yang tersedia, harga rendah, kemudahan dengan konsep belanja di satu tempat (one stop shopping), hingga
kenyamanan menjadi alasan berkembangnya
ritel ini, karena faktor-faktor tersebut seringkali menjadi alasan utama bagi. Keragaman barang yang tersedia
pada toko, menjadi keutamaan dalam suatu
toserba. Namun keragaman tersebut kerap kali dapat juga membuat konsumen kesulitan untuk memperoleh barang
yang ingin dibeli, karena konsumen harus
mencari sendiri produk yang diinginkan. Toko yang dipenuhi dengan beraneka macam barang, mulai dari
kebutuhan individu, pria, wanita, dan anak-anak,
hingga kebutuhan rumah tangga, dapat membuat konsumen bingung, maupun kesulitan untuk memperoleh produk.
Karena itu, pemilik toko harus membuat
strategi y ang berkaitan dengan lingkungan di dalam toko tersebut agar konsumen tidak terganggu oleh keadaan toko
yang dipenuhi dengan beragam produk.
Lingkungan di dalam toko seperti
layout, musik, cahaya, maupun keleluasaan
berbelanja, merupakan rangsangan yang berpengaruh dalam sebuah toko. Toserba yang menyediakan beragam produk juga
perlu memperhatikan hal tersebut. Karena
keputusan pembelian konsumen dipengaruhi oleh rangsanganrangsangan yang ada di
sekitarnya (Kotler, 2003: 202), pemilik toserba harus dapat menciptakan rangsangan yang dapat
membuat konsumen tertarik dan betah berada
di dalam toko, mulai dari memasuki toko, mengakses produk, melakukan pembelian, hingga meninggalkan kesan bagi konsumen untuk
melakukan pembelian kembali ke toko
tersebut. Konsumen yang merasa nyaman dan puas berbelanja pada suatu toko akan memiliki sikap
untuk menyatakan perilakunya pasca
pembelian, yaitu dengan berniat kembali berbelanja di toko tersebut.
Carrefour yang masuk ke Indonesia
pada tahun 1998 ini, telah mampu bersaing
dalam pasar ritel modern Indonesia. Hal itu terlihat dari data omzet penjualan Carrefour yang mencapai 7,2 triliun
rupiah pada tahun 2006. Angka itu menunjukkan
bahwa perusahaan asal Perancis ini telah menjadi salah satu tempat berbelanja yang banyak dikunjungi oleh
konsumen, termasuk di kota . Pada Tabel
1.1 terlihat omzet penjualan ritel-ritel modern di Indonesia pada tahun 2005 dan 2006, serta peningkatan jumlah toko pada
masing-masing ritel. Terdapat pula Carrefour,
dengan jumlah 24 toko, telah mencapai peringkat kedua ritel yang beromzet tinggi di Indonesia pada tahun 2006.
Tabel 1.
Perusahaan Ritel Beromzet Tinggi
di Indonesia Perusahaan Ritel Jumlah Toko Omzet (Rp triliun) Jumlah Toko Omzet (Rp triliun) 2005 Matahari
Putra Prima 183 6,59
213 8, Carrefour Indonesia 20
5,74 24 7, Hero Supermarket 262
4,26 286 5, Ramayana Lestari Sentosa 93
4,30 89 4, Mitra Adiperkasa 481
2,70 559 3, Indomarco Prismatama 1.401 2,25
1.800 3, Sumber Alfaria Trijaya 1.180
1,90 1.475 2, Alfa Retailindo 34
1,90 34 1, Lion Superindo 46
1,75 49 1, Gramedia Asri Media 61
1,33 63 1, Sumber: Majalah Retail Asia (2007) dalam
www.mbipb.com Sementara pada Tabel 1.2, dapat dilihat 16 toko modern di
Indonesia yang memiliki omzet tertinggi.
Beberapa toko tersebut merupakan toko-toko yang dikuasai oleh perusahaan-perusahaan ritel yang
beromzet tinggi pada Tabel 1.1 di atas.
Berdasarkan tabel di bawah ini, dapat dilihat bahwa Carrefour Indonesia berada pada posisi tertinggi dengan format
toko tunggal, yaitu hipermarket Carrefour.
Hal ini semakin mempertegas posisi Carrefour sebagai toko yang mampu menarik minat konsumen untuk berbelanja
di ritel modern ini, baik karena harga,
produk yang ditawarkan, maupun lingkungan toko yang disajikan oleh Carrefour.
Tabel 1.2 Omzet toko modern terbesar di Indonesia (Rp
triliun) Merek Toko Format Toko Perusahaan
2005 Carrefour
Hipermarket Carrefour
Indonesia 5,7 7, Ramayana
Dept. Store Ramayana Lestari
Sentosa 4,3 4, Matahari
Dept. Store Matahari Putra
Prima 4,0 4, Hypermart
Hipermarket Matahari Putra
Prima 1,7 3, Giant
Hipermarket Hero Supermarket 2,4 3,
Indomaret Minimarket Indomarco Prismatama 2,2 3,
Alfamart Minimarket Sumber alfaria Trijaya 1,9 2,
Alfa Supermarket Supermarket Alfa Retaindo 1,8 1,
Super Indo Supermarket Lion Superindo 1,7 1,
Hero Supermarket Hero Supermarket 1,6 1,
Sogo, Java, Debenhams Dept. Store Mitra Adi Perkasa 1,3 1,
Gramedia Toko Buku Gramedia Asri Media 1,3 1,
Electronic City Toko Elektronik Graha Sudirman Centre 0,8 1,
Toserba Yogya Dept. Store Akur Pratama
0,8 0, Kimia Farma Apotek
Kimia Farma Apotek 0,8 0, Ace Hardware Toko perkakas
Ace Indoritel Perkakas 0,6 0, Sumber : Majalah Retail Asia (2007) dalam
www.bisnis.com sebagai kota terbesar
ketiga di Indonesia memiliki banyak fasilitas belanja modern berbentuk toserba. Sejak tahun
23 September 2004, Carrefour sebagai
salah satu tempat belanja modern, juga hadir di . Dengan konsep toserba, Carrefour tumbuh menjadi salah satu
yang ramai dikunjungi masyarakat .
Letaknya yang strategis, yaitu di dalam salah satu plaza terbesar di , serta dapat diakses dengan kendaraan pribadi
maupun angkutan umum, memungkinkan
masyarakat menjangkaunya dengan mudah. Toserba ini menyediakan kebutuhan konsumen dengan lengkap
mulai dari barang kebutuhan sehari-hari
sampai barang elektronika. Dengan lingkungan toko yang luas dan bersih, harga yang bersaing, serta dilengkapi
dengan fasilitas seperti trolleyuntuk balita,
menjadikan Carrefour menjadi salah satu tempat alternatif pilihan masyarakat dan sekitarnya dalam berbelanja.
Tabel 1.
Jumlah Konsumen Carrefour Plaza Fair Tahun 2005-2007 Bulan Konsumen 2005 2006 Januari
248.251 305.928 293.
Februari 235.594
254.155 278.
Maret 254.241
286.599 307.
April 252.740
293.130 285.
Mei 280.371
294.116 304.
Juni 265.587
279.460 305.
Juli 297.422
311.664 304.
Agustus 268.208
281.746 312.
September 288.124
260.704 299.
Oktober 294.165
331.394 343.
November 315.982
263.982 268.
Desember 271.080
292.199 305.
Total 3.271.765
3.455.077 3.610.
Rata-rata 272.647
287.923 300.

Skripsi Manajemen:Pengaruh Lingkungan Dalam Toko Terhadap Niat Pembelian Ulang Pada Konsumen Toserba Carrefour

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.