Rabu, 08 Januari 2014

Skripsi Agrikultur: Pertumbuhan Dan Produksi Selada (Lactuca sativa L.) Pada Pemberian Pupuk Organik Cair Dan Kascing

 Selada termasuk kelompok tanaman sayuran daun yang dikenal di masyarakat. Jenis sayuran ini mengandung zat-zat gizi khususnya vitamin dan mineral yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Selada sebagai bahan makanan bisa dikonsumsi dalam bentuk segar sebagai lalapan yang dimakan bersama dengan bahan makanan lain. (Wicaksono, 2008). Selada yang mulai dibudidayakan dan dikembangkan saat ini adalah jenis butterhead lettuce atau selada krop. Disebut selada krop karena daunnya akan bertangkup dan membentuk krop pada saat dewasa. Bagian krop inilah yang akan dipanen dan dikonsumsi sebagai sayur atau lalap. Tanaman pada saat muda memiliki daun yang bergelombang, tetapi selanjutnya akan membentuk krop (Pranowo, 2009).

 Selada merupakan sayuran yang biasa dikomsumsi segar, oleh sebab itu, penerapan teknologi ramah lingkungan semakin penting artinya dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Untuk itu diperlukan kesadaran petani dan berbagai pihak yang bergelut dalam sektor pertanian akan pentingnya kesehatan dan kelestarian lingkungan. Pertanian organik kemudian dipercaya mejadi salah satu alternatifnya.

 Salah satu masalah yang sering ditemui ketika menerapkan pertanian organik adalah kandungan bahan organik dan status hara tanah yang rendah. Petani organik mengatasi masalah tersebut dengan memberikan pupuk organik.  

 Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari limbah organik yang telah mengalami penghacuran sehingga menjadi tersedia bagi tanaman. Kascing adalah kotoran cacing tanah yang bercampur dengan tanah dan bahan lainnya yang merupakan pupuk organik yang kaya akan unsur hara dan kualitasnya lebih baik dibandingkan dengan pupuk organik lain, karena mengandung lebih banyak mikroorganisme, bahan organik, dan anorganik dalam bentuk tersedia bagi tanaman serta mengandung enzim yang membantu perombakan bahan organik (Sudirja, Muhammad dan Santi, 2005). Selain kascing, pupuk organik cair juga dapat diberikan untuk memenuhi unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman, karena selain pupuk ini memiliki kandungan unsur hara yang lengkap, pupuk ini juga mengandung beberapa hormon pertumbuhan tanaman seperti auksin dan sitokinin serta tidak ditemukannya bakteri pathogen.

 Melihat uraian di atas dan berbagai kelebihan dari kascing dan pupuk organik cair, saya tertarik untuk mencoba mengaplikasikannya pada pertanaman selada secara organik.

 Untuk menguji pertumbuhan dan produksi selada (Lactuca sativa L.) pada pemberian pupuk organik cair dan kascing.

 Ada respon yang nyata dari pertumbuhan dan produksi selada (Lactuca sativa L.) akibat pemberian pupuk organik cair dan kascing serta interaksi antara kedua faktor tersebut.

 Penelitian ini berguna untuk mendapatkan data penyusunan skripsi yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana di Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan serta sebagai bahan informasi bagi bidang hortikultura.


Download lengkap Versi Word





Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.