Rabu, 18 Februari 2015
Download Skripsi Kedokteran:Hubungan Kejadian Penyakit Autistik pada Anak dengan Usia Maternal dan Paternal
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Autis adalah penyakit gangguan perkembangan yang mempunyai karakteristik gangguan interaksi sosial dan perkembangan bahasa yang serius (King, 2009). Autis termasuk ke dalam pervasive developmental disorder, jenis penyakit yang lain diantaranya adalah Asperger disorder, childhood disintegrative disorder, dan Rett disorder. Rasio prevalensi dari seluruh pervasive developmental disorder adalah 58,7 per 10.000 anak-anak. Termasuk penyakit Autis (22/10.000), Asperger Syndrome (11/10.000), tidak specified (24.8/10.000) dan child disintegrative disorder (0,9/10.000) (Nelson,2007).Di dunia, pada tahun 1987 diperkirakan penyandang autis mencapai 1:5000 kelahiran. Pada tahun 1997 penyandang autis mencapai 1:500 kelahiran dan pada tahun 2000 mencapai 1:250. Sedangkan pada tahun 2010 diperkirakan mencapai 1:100 kelahiran. Penyebab dari peningkatan ini masih belum dapat diketahui (King, 2009). Prevalensi autis kini lebih banyak daripada anak-anak penderita Down syndrome. Di Indonesia, penderita autis mencapai 7000 orang (Depkes, 2004). Di kota diperkirakan jumlah anak autis yang lahir mencapai 250 orang pertahun dan akan terus bertambah dari tahun ke tahun. Masalah ini telah meningkat jumlahnya secara dramatis dalam dua dekade belakangan ini dari perkiraan 4 menjadi 40 kasus per 10000 kelahiran (King,2009).Salah satu faktor resiko penyebab penyakit ini adalah usia maternal dan paternal sewaktu mengandung anak dengan penyakit Autistik. 5 dari 11 studi-studi telah mengamati faktor resiko penyakit Autistik dihubungkan dengan usia maternal dilaporkan telah mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan faktor-faktor resiko lainnya. Jika dihubungkan dengan usia maternal diatas 40 tahun, maka resiko anak untuk menderita Autistik adalah 1,84 kali lebih besar. Selain usia maternal, usia paternal juga dihubungkan dengan penyakit Autistik. 4 dari 7 studi telah menemukan hubungan faktor resiko usia paternal dengan penyakit Autistik.(King,2009).Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukaan diatas, saya ingin meneliti umur maternal dan paternal sebagai faktor resiko penyebab Autistik pada anak di Kota .1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian dalam latar belakang masalah di atas, dapat dirumuskan pertanyaan masalah penelitian sebagai berikut: Adakah pengaruh usia maternal dan paternal dengan penyakit Autistik yang diderita oleh anaknya? 1.2 Tujuan Penelitian 1.3.1 Tujuan Umum Untuk mengamati hubungan usia maternal dan paternal sewaktu mengandung dan melahirkan anak dengan jumlah kelahiran anak penyandang autis.1.3.2 Tujuan Khs Memperoleh data faktor resiko antara umur maternal dan paternal dengan timbulnya penyakit Autistik pada anak.1.4 Manfaat Penelitian 1.4.1 Manfaat bagi Akademik Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk akademik tentang resiko terjadinya penyakit Autistik pada anak yang disebabkan oleh umur maternal dan paternal sewaktu mengandung dan melahirkan anak tersebut.1.4.2 Manfaat bagi Ilmiah Penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan sebagai bahan penelitian sekunder bagi penelitian-penelitian selanjutnya.1.4.3 Manfaat bagi Masyarakat Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat tentang faktor resiko terjadinya penyakit Autistik tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar