Jumat, 30 Januari 2015

Contoh Skripsi Psikologi:Pengaruh Metode Pembelajaran Kooperatif Model Teams Game Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia




A.  Latar Belakang Masalah Bahasa  Indonesia 
merupakan  salah  satu 
mata  pelajaran  yang 
diajarkan  mulai dari jenjang
pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi. 
Bahasa Indonesia  merupakan  salah 
satu  ilmu  yang 
mempunyai  peranan  penting 
dalam  kehidupan  manusia 
serta  untuk  menguasai 
ilmu  dan  teknologi. 
Sebagai  masyarakat  Indonesia, 
penting  untuk  kita 
mempelajari  dan  memahami 
Bahasa  Indonesia  secara 
baik  dan  benar. 
Tetapi,  saat  ini 
dapat  dilihat  bahwa 
sebagian  masyarakat  Indonesia sendiri belum mempunyai rasa
internalisasi terhadap bahasanya sendiri.Hal  ini 
dapat  dilihat  dari 
sejumlah  kalangan  yang 
sering  mencampuradukkan  Bahasa 
Indonesia  dengan  bahasa 
asing  dalam  penuturan 
sehari-hari  dan  yang  lebih  ironisnya 
adalah  menurunnya  nilai Ujian Nasional (UN) Ba hasa Indonesia  (Afifah, 2012).Nilai  mata 
pelajaran  Bahasa  Indonesia 
dalam  berbagai  tes 
didapati  lebih  rendah dibandingkan dengan mata pelajaran
bahasa asing, seperti: Bahasa Inggris.Bukan  hanya 
dalam  ulangan  harian, 
baik  pada  ujian 
nasional  (UN)  maupun 
tes  masuk  perguruan 
tinggi  juga  menunjukkan 
hasil  yang  serupa. 
Salah  satu  surat  kabar  mengatakan 
bahwa  tiga  tahun 
terakhir  ini  memang 
hasil  UN  dan 
tes-tes  Bahasa  Indonesia 
dalam  tes  masuk 
perguruan  tinggi,  menunjukkan 
nilai  yang  lebih 
rendah  daripada  hasil 
tes  yang  lain, 
bahkan  dari  mata 
ajar  yang  biasanya  menjadi momok seperti matematika (Afifah,
2012).Dari  7.579 
siswa  yang  tidak 
lulus  UN  2012, 
sebagian  besar  gagal 
pada  mata  pelajaran 
matematika  dan  Bahasa 
Indonesia,  sama  dengan 
tahun  lalu.Bahkan jumlah ketidaklulusan
akibat gagal di ujian Bahasa Indonesia lebih tinggi   dibandingkan 
dengan  ketidaklulusan  pada 
mata  pelajaran  Bahasa 
Inggris.  Mata  pelajaran 
Bahasa  Indonesia  tidak 
lagi  dianggap  menjadi 
pelajaran  penting  bagi  siswa,  bahkan 
nilai  kepentingannya  berada 
di  bawah  pelajaran 
Bahasa  Inggris.Banyak  siswa 
yang  lebih  fokus 
pada  kemampuan  menguasai 
Bahasa  Inggris  ketimbang bahasa negaranya sendiri, Bahasa
Indonesia (Polkamnas, 2012).Hal  ini 
sangat  ironis  mengingat Bahasa Indonesia  merupakan 
bahasa  ibu  yang 
pada  akhirnya  dianggap 
sebagai  bahasa  yang 
sulit  dipelajari.  Tingginya  jumlah 
siswa  yang  tidak 
lulus  akibat  rendahnya 
nilai  mata  pelajaran 
Bahasa  Indonesia  ini 
dinilai  akibat  telah 
terjadinya  pergeseran  nilai, 
di  mana  generasi  penerus lebih bangga menguasai Bahasa Inggris
dibandingkan Bahasa Indonesia.Tentu  sangat 
disayangkan  saat  melihat 
kalangan  generasi  muda 
saat  ini  lebih  antusias
mempelajari bahasa asing daripada memperdalam Bahasa Indonesia dan  melestarikannya.Dengan  demikian 
sudah  seharusnya  proses 
pembelajaran  Bahasa  Indonesia 
ditangani  lebih  serius. 
Hal  ini  tentu 
menjadi  tantangan  tersendiri 
bagi  para tenaga pendidik untuk
kembali memotivasi siswa dalam mempelajari Bahasa  Indonesia 
dengan  baik  dan 
benar.  Guru  sebagai 
pendidik  perlu  mempersiapkan  metode 
pembelajaran  yang  terprogram 
agar  peserta  didik 
memperoleh  pengalaman belajar
yang lebih mantap.Rendahnya  hasil 
belajar  Bahasa  Indonesia 
yang  diperoleh  siswa  disebabkan  berbagai 
faktor,  salah  satunya 
adalah  metode  yang 
digunakan  oleh  guru 
dalam  proses  pembelajaran 
Bahasa  Indonesia  (Purwanto, 
2004).  Metode   pembelajaran 
yang  umumnya  dipakai 
para  guru  Bahasa 
Indonesia  masih  menekankan kepada situasi guru mengajar bukan
situasi siswa belajar.Sebagian  besar 
pola  pembelajaran  masih 
bersifat  transmisif,  yaitu: 
guru  memberikan konsep-konsep
yang terdapat dalam buku pelajaran secara langsung  pada 
peserta  didik  dan 
siswa  secara  pasif 
menyerap  pengetahuan  tersebut  (Trianto, 
2011).  Meskipun,  metode 
pembelajaran  dengan  kerja 
kelompok  sudah  mulai 
diterapkan.  Namun,  pembelajaran 
dengan  kerja  kelompok 
yang  masih  bersifat 
tradisional,  yakni:  masing-masing 
kelompok  memilih  sendiri 
anggotaanggota kelompoknya kurang membantu dalam meningkatkan hasil
belajar siswa.Contoh Skripsi Psikologi:Pengaruh Metode Pembelajaran Kooperatif Model Teams Game Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Bahasa IndonesiaDownloads  Versi PDF >>>>>>>Klik Disini Artikel terkait skripsi diantaranya : Judul judul skripsi,contoh judul skripsi, contoh skripsi,contoh proposal,download skripsi, proposal skripsi, Kumpulan Contoh skripsi, contoh artikel, contoh makalah,proposal penelitian, karya tulis, judul seminar akuntansi, proposal tentang, beasiswa disertasi, laporan ta, tugas ta, tesis akuntansi keuangan, tesis kesehatan, proposal tesis akuntansi, contoh-contoh tesis, tesis gratis, tesis contoh, contoh bab 1 tugas akhir, kumpulan tugas akhir akuntansi, proposal pengajuan tugas akhir, contoh laporan tugas akhir akuntansi, judul tugas akhir jurusan akuntansi.





Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.