Rabu, 31 Desember 2014

Contoh Skripsi Kedokteran:Gambaran Makroskopis dan Mikroskopis Hepar Mencit Akibat Pemberian Pb dan Rosella

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Timbal (Pb) dapat ditemukan di berbagai media lingkungan seperti udara, air, debu dan tanah. Logam Pb atau bentuk persenyawaannya berasal dari pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor, emisi industri dan dari penggunaan cat bangunan yang mengandung Pb. Di alam Pb terdapat dalam dua bentuk yaitu gas dan partikel. Pb yang terbanyak di udara adalah Pb anorganik dan terutama berasal dari pembakaran tetraethyl Pb (TEL) dan tetramethyl Pb (TEMEL) yang terdapat dalam bahan bakar kendaraan bermotor. Selain sumber-sumber di atas, logam berat ini juga terdapat pada gelas, pewarna, keramik, pipa, pelapis kaleng tempat makanan, beberapa obat tradisional dan kosmetik (Tong et al, 2000). Pakar lingkungan sependapat bahwa Pb merupakan kontaminan terbesar dari seluruh debu logam di udara (Winarno, 1993). Pemaparan plumbum bisa melalui makanan, minuman, inhalasi (terhirup partikel-partikel plumbum) dan melalui permukaan kulit. Plumbum yang masuk tubuh melalui saluran cerna akan didistribusikan ke tulang (60%), hati (25%), ginjal (4%), retikuloendotelial sistem (3%), dinding s (3%) dan ke jaringan lainnya. Plumbum setelah melalui hati dan ginjal dapat diekskresikan melalui feses dan urin. Sebagian besar plumbum akan disimpan dalam hati dan tulang setelah penyuntikan intravena (Venugopal, 1978). Plumbum dapat merangsang sinyal interselluler antara sel Kupffer dan sel hepatositt yang ditandai dengan rendahnya kadar lipopolisakarida dan peningkatan aktivitas proteolitik (Milosevic dan Maaier, 2000). Secara umum, efek dari plumbum pada sistem hepatobilier adalah mengkatalisis peroksidasi dari asam lemak tak jenuh (Yin dan Lin, 1995), mereduksi nitrogen oksida (Krocova, dkk., 2000) dan meningkatkan radikal hidroksil (Ding, dkk., 2000). Chau-Jong Wang, dari College of Medicine, Chung Shan Medical University, Taichung, Taiwan menemukan khasiat rosella. Hasil penelitiannya ekstrak rosella kering yang dibuat sirup, melindungi liver tikus yang telah diinduksi karbon tetraklorida (CCl4), suatu zat yang dapat merusak hati. Setelah diberikan 1-5% rosela selama 9 minggu, kerusakan hati seperti steasis dan fibrosis turun secara signifikan. Tujuan dari penelitian kali ini adalah untuk melihat gambaran hati mencit (Mus musculus) yang diberi Pb asetat dan Pb asetat dan rosella (Hisbiscus sabdariffa) 1.2. Rumusan Masalah Bagaiman gambaran makroskopis dan mikroskopis hepar mencit yang diberi Pb asetat dan Pb asetat dengan rosella. 1.3. Tujuan Penelitian 1.3.1. Tujuan Umum Mengetahui gambaran makroskopis dan mikroskopis hepar mencit yang diberi Pb asetat 100mg/kgBB/hari dan Pb asetat 100mg/kgBB/hari dengan rosella 56mg/kgBB/hari. 1.3.2. Tujuan Khs Mengetahui gambaran makroskopis dan mikroskopis hepar mencit yang diberi Pb asetat 100 mg/ kgBB/ oral/ hari selama 8 minggu dan Pb asetat 100 mg/ kgBB/ oral/ hari dengan rosella 56 gr/kgBB/hari 1.4. Manfaat Penelitian 1. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui gambaran makroskopis dan mikroskopis hepar mencit setelah pemberian Pb asetat 100 mg/ kg BB/ oral/ hari selama 8 minggu dan Pb asetat 100 mg/ kgBB/ oral/ hari dengan rosella 56mg/kgBB/hari. 2. Menjadi rujukan untuk penelitian selanjutnya. Contoh Skripsi Kedokteran:Gambaran Makroskopis dan Mikroskopis Hepar Mencit Akibat Pemberian Pb dan RosellaDownloads Versi PDF Klik Disini


Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.