Kamis, 06 November 2014

Skripsi Mechanical Engineering:Perancangan Ketel Uap Untuk Sebuah PMKS Dengan Kapasitas Olah 30 Ton TBSJam



BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG Boiler atau ketel uap
merupakan salah satu penentu kualitas minyak kelapa sawit. Ia hampir menjadi sentra dalam berbagai tingkatan
proses ekstraksi buah kelapa sawit (tandan
buah segar) menjadi CPO dan produk turunannya.
Boiler merupakan peralatan utama
pada industri pengolahan minyak sawit dan turunannya. Pabrik-pabrik kelapa sawit memakai
boiler untuk merebus tandan buah segar
(TBS) yang baru saja dipanen. Dalam proses perebusan, TBS dipanaskan dengan uap yang dihasilkan dari boiler pada
temperatur 130 derajat celsius. Tujuan
dari perebusan ini adalah memudahkan
pemipilan brondolan dari tandannya, menghentikan perkembangan asam lemak bebas (free fatty
acid), dan akan menyebabkan TBS melunak
sehingga proses ekstraksi minyak menjadi lebih gampang.
Dalam proses pengolahaan kelapa
sawit menjadi minyak kelapa sawit uap menjadi kebutuhan yang utama sebagai fluida kerja.
Dimana uap dibutuhkan untuk merebus, mengaduk
dan memanaskan buah kelapa sawit dan untuk pembangkit tenaga. Sebagai peralatan penghasil uap, ketel uap memiliki
peranan penting pada proses pengolahan kelapa
sawit dan untuk pembangkit tenaga. Sebagai peralatan penghasil ketel uap memiliki peranan penting pada proses
pengolahan kelapa sawit. Uap yang dihasilkan pada ketel uap digunakan untuk memutar turbin
sebagai penghasil energi listrik untuk kebutuhan
pabrik dan uap keluaran turbin digunakan untuk proses pengolahan. Pada ketel perlu dipelajari dan dievaluasi kembali
untuk mengetahui tingkat optimasi perpindahan
kalornya. Pada kesempatan ini penulis menganalisa ketel uap pipa air tipe sirkulasi konveksi. Uap yang dihasilkan dari
ketel uap merupakan gas yang timbul akibat
perubahan fase cairan menjadi uap atau gas melalui cara pendidihan yang memerlukan sejumlah energi dalam
pembentukannya. Zat cair yang dipanaskan akan menyebabkan pergerakan molekul-molekul air
menjadi cepat sehingga melepaskan diri dari
lingkungannya dan berubah menjadi uap. Air yang yang berdekatan dengan bidang pemanas akan memilki temperatur lebih tinggi
(berat jenis yang lebih rendah) dibandingkan
dengan air yang bertemperatur rendah, sehingga air yang bertemperatur tinggi akan naik kepermukaan sedangkan yang
bertemperatur rendah akan turun peristiwa
ini akan terjadi terus menerus (sirkulasi) sehingga berbentuk uap.
Kualitas air pengisi ketel yang
buruk (air sadah kualitas air ketel yang tinggi/rendah) akan menghambat aliran kalor.
Zat-zat yang yang terbawa oleh aliran fluida
ini lama-kelamaan akan mengendap dan menempel di dinding ketel.
1.2 TUJUAN PERANCANGAN Adapun
yang menjadi tujuan penulis dalam karya ilmiah ini adalah : 1.
Perancangan ketel uap untuk pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas 30 tandan buah segar/jam 2.
Perhitungan kebutuhan uap untuk proses pengolahan.
3. Perhitungan bahan bakar ketel uap 4.
Perancangan komponen-komponen utama dari ketel uap.
1.3 BATASAN MASALAH Dalam
perancangan ini akan dirancang sebuah ketel uap untuk sebuah pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas olah 30 ton
TBS/jam. Pembahasan akan difokuskan pada komponen-komponen utama ketel uap, yang
meliputi : 1. Perhitungan kebutuhan uap
pabrik kelapa sawit, kebutuhan bahan bakar dan kebutuhan udara pada ketel uap.
2. Ukuran bagian utama pada ketel uap , meliputi
: • Ruang bakar (furnace) • Pipa Water Wall • Pipa Backpass • Drum ketel uap • Cerobong asap Untuk ketentuan diluar perancangan ketel uap
seperti kualitas uap pada proses unit produksi,
pengupan air pada proses produksi, kerugian uap selama pendistribusian dalam pipa dan kebutuhan uap pada pabrik
kelapa sawit disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Skripsi Mechanical Engineering:Perancangan Ketel Uap Untuk Sebuah PMKS Dengan Kapasitas Olah 30 Ton TBSJam

Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.