Sabtu, 01 November 2014

Skripsi Civil Engineering:Studi Jumlah Angkutan Sedimen Sepanjang Garis Pantai Pada Lokasi Pantai Berlumpur



BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Secara umum
pantai didefenisikan sebagai
daerah di tepi
perairan yang dipengaruhi oleh air pasang tertinggi dan air
surut terendah. Sedangkan garis pantai adalah
batas pertemuan antara bagian laut dan daratan dimana posisinya tidak tetap dan dapat berpindah sesuai dengan pasang surut
air laut dan erosi pantai yang terjadi.
Daerah
pantai memiliki multifungsi
pemanfaatan, diantaranya sebagai kawasan
pemukiman, kawasan industri
dan pertambangan, kawasan
rekreasi dan wisata, tempat
mencari nafkah, pelabuhan,
habitat bagi berbagai
organisme pantai dan lokasi penelitian. Multifungsi pantai yang kompleks tersebut
harus dapat dijaga dengan baik. Salah
satu antisipasi yang dapat digunakan untuk menjaga multifungsi pantai tersebut adalah dengan tetap menjaga
keseimbangan dinamis pantai dalam segi bentuk
profil atau pun letak garis pantai.
Untuk
menjaga bentuk profil
atau pun letak
garis pantai agar
tetap dinamis banyak hal yang harus diperhatikan, salah
satunya adalah banyaknya jumlah sedimen yang terangkut
dari arah laut
menuju pantai oleh
gelombang dan arus.
Kondisi gelombang yang
datang menuju yang
kemudian menyebabkan angkutan
sedimen adalah gelombang
yang mempunyai energi
yang besar. Sedangkan
untuk kondisi gelombang yang
normal, energi gelombang
dengan mudah dapat dihancurkan
oleh mekanisme pertahanan alami
pantai.
Proses
dinamis pantai yang dipengaruhi oleh
gerak sedimen di daerah
dekat pantai oleh gelombang yang
terdiri dari: Jual skripsi • Pergerakan sepanjang pantai (longshore
transport) • Pergerakan tegak lurus pantai
(onshore-offshore transport) Di
Indonesia perubahan morfologi
pantai umumnya diakibatkan
oleh abrasi pantai
yang disebabkan oleh
sirkulasi arus, dinamika
gelombang dan interaksi faktor-faktor
tersebut dengan sedimen
serta faktor manusia
(Diposaptono, 2004).
Kawasan pesisir
Sumatera Utara khjual skripsisnya daerah
Pantai Bunga yang
terletak didesa Mesjid
Lama, Kecamatan Talawi,
Kabupaten Batubara, Sumatera
Utara adalah salah satu daerah
yang perubahan morfologinya dominan, khjual skripsisnya akibat gelombang
yang menyebabkan terjadinya
angkutan sedimen di
sepanjang garis pantai.
1.2 Perumusan Masalah Pada
dasarnya perubahan garis
pantai merupakan hasil
gabungan dari proses
alam dan manusia.
Artinya, alam dan
manusia memberikan kontribusi terhadap
perubahan pantai, baik
secara individu maupun
bersama-sama.
Pengaruh aktivitas
manusia umumnya lebih
besar dan sangat
sering m e n dominasi dalam
perubahan morfologi tersebut, terutama dampak negatif yang ditimbulkannya.
Salah satu
penyebab dari perubahan
garis pantai adalah
erosi. Erosi pantai
sendiri dapat terjadi
karena akibat dari
gelombang yang datang kemudian kembali lagi menuju laut dengan
membawa sedimen yang ada di garis
pantai dalam jumlah
yang lebih besar
dari pada jumlah sedimen
yang dibawa dari
arah laut menuju
garis pantai. Dalam hal
ini, Jual skripsi salah satu
faktor penting dalam evaluasi erosi adalah menganalisa jumlah angkutan sedimen sepanjang garis pantai.
1.3 Tujuan Adapun
tujuan penulisan dari
tugas akhir ini
adalah mengetahui dan menganalisis
jumlah angkutan sedimen sepanjang garis pantai, khjual skripsisnya di pantai Bunga yang mempunyai karakteristik pantai
berlumpur.
1.4 Ruang Lingkup Untuk melakukan analisa dan mempermudah
penyelesaian tugas akhir tanpa mengurangi
bobot penelitian sehingga pada akhirnya dapat dicapai suatu tujuan yang diharapkan,
maka dalam studi
ini diberikan batasan-batasan. Batasan
masalah ini dilakukan
agar pembahasan tidak
melebar pada persoalan-persoalan lain.
Secara lebih rinci batasan
permasalahannya adalah sebagai berikut: a. Lokasi
yang digunakan untuk
penulisan ini dibatasi
pada daerah Pantai Bunga Batubara.
b. Perhitungan
refraksi gelombang akan
digunakan sebagai data
sekunder yang tidak dikaji dengan
luas.
c. Faktor yang mempengaruhi sedimentasi yang akan
ditinjau adalah yang diakibatkan
oleh gelombang.
d. Pengambilan
data primer terbatas
hanya pada satu
waktu pengambilan sampel
saja. Sehingga perubahan-perubahan terhadap
kondisi seperti: Jual skripsi arah angin, pasang dan surut air
laut, dan perubahan kondisi lainnya yang terjadi pada waktu yang berbeda tidak dibahas
lebih lanjut.
e. Tujuan
yang ingin dicapai
hanya dibatasi pada
analisa dan mengetahui jumlah angkutan sedimen. Mengenai sedimen
budget atau sedimen yang masuk dan
keluar pada lokasi yang ditinjau tidak dikaji.
1.5 Metodologi Penelitian Adapun metode penelitian yang dilakukan dalam
penyelesaian tugas akhir ini dapat
dijabarkan sebagai berikut: 1. Studi pustaka / literatur Studi pustaka dilakukan untuk mengumpulkan
data – data dan informasi dari buku,
serta jurnal – jurnal yang mempunyai relevansi dengan bahasan dalam tugas akhir ini serta masukan-masukan dari
dosen pembimbing.
2. Studi lapangan a.
Pengambilan data sekunder Dilakukan pengumpulan
data – data
sekunder yang diperoleh
dari surveyor CV.
Biramos. Data sekunder
yang diambil yakni:
gelombang, arus, dan bathimetri.
b. Pengambilan data primer Data
primer yang diambil
yakni sedimen suspensi.
Data ini diperoleh dengan mengadakan survey dilapangan.
3. Pengolahan Data Data yang diperoleh dari lapangan dan
kepustakaan yang bersesuaian dengan pokok bahasan,
disjual skripsin secara sistematis
dan logis dan
dilakukan korelasi Jual skripsi sehingga diperoleh
suatu gambaran umum
yang akan dibahas
dalam tugas akhir ini.
4. Analisa Data Dari hasil pengolahan data akan didapat jumlah
angkutan sedimen sepanjang garis pantai
di kawasan pantai Bunga.

Skripsi Civil Engineering:Studi Jumlah Angkutan Sedimen Sepanjang Garis Pantai Pada Lokasi Pantai Berlumpur

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.