Sabtu, 01 November 2014

Skripsi Civil Engineering:Analisa Sistem Jaringan Pendistribusian Pipa Air Bersih di PDAM Tirta Bulian Tebing Tinggi



BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Air bersih adalah salah satu jenis sumberdaya
berbasis air yang bermutu baik dan biasa
dimanfaatkan oleh manusia
untuk dikonsumsi atau
dalam melakukan aktivitas
mereka sehari-hari termasuk
diantaranya adalah sanitasi.
Untuk konsumsi air
minum menurut departemen
kesehatan, syarat-syarat air
minum adalah tidak berasa, tidak
berbau, tidak berwarna,
dan tidak mengandung
logam berat. Ada beberapa
sumber air bersih yang bisa di manfaatkan antara lain yaitu sungai. Karena pentingnya
kebutuhan akan air
bersih, maka hal
yang wajar jika
sektor air bersih mendapatkan
prioritas penanganan utama
karena menyangkut kehidupan
orang banyak. Penanganan akan
pemenuhan kebutuhan air bersih dapat dilakukan dengan berbagai
cara, disesuaikan dengan
sarana dan prasarana
yang ada. Di
daerah perkotaan, sistem
penyediaan air bersih dilakukan dengan sistem perpipaan dan non perpipaan.
Sistem perpipaan
dikelola oleh Perusahaan
Daerah Air Minum
(PDAM) dan sistem
non perpipaan dikelola
oleh masyarakat baik
secara individu maupun kelompok. Sistem perpipaan berfungsi untuk
mengalirkan zat cair dari satu tempat ketempat yang lain. Aliran terjadi karena
adanya perbedaan tinggi tekanan di kedua tempat,
yang bisa terjadi
karena adanya perbedaan
elevasi muka air
atau karena adanya
pompa. Pemakaian jaringan
pipa dalam bidang
teknik sipil terdapat
pada sistem jaringan
distribusi air minum.
Sistem jaringan ini
merupakan bagian yang paling mahal
dari suatu perusahaan
air minum. Oleh
karena itu harus
dibuat perencanaan yang
teliti untuk mendapatkan
sistem distribusi yang
efisien. Jumlah Jual skripsi atau debit air yang disediakan
tergantung pada jumlah penduduk dan macam industri yang dilayani.
Kehadiran PDAM
dimungkinkan melalui Undang-undang
No. 5 tahun
1962 sebagai kesatuan
usaha milik Pemda
yang memberikan jasa
pelayanan dan menyelenggarakan kemanfaatan
umum di bidang
air minum. PDAM
dibutuhkan masyarakat perkotaan
untuk mencukupi kebutuhan air bersih yang layak dikonsumsi.
Karena air tanah di perkotaan
pada umumnya telah tercemar. Penggunaan air tanah secara
berlebihan telah menurunkan
permukaan air tanah
dan intrusi air
laut, yang mengakibatkan menurunnya kualitas air tanah.
Masyarakat sering mengeluh air yang disalurkan PDAM
sering macet ataupun
keruh. Masyarakat di
beberapa wilayah pelayanan
akhirnya hanya menggunakan
air PAM untuk
mandi dan mencuci.
Sedangkan untuk
minum dan memasak
mereka mengeluarkan uang
ekstra untuk membeli AMDK (Air Minum Dalam Kemasan).
Sehingga saat
ini perlu dikembangkan
sistem jaringan air
bersih yang tepat.
Sistem jaringan
air bersih dibuat
untuk memenuhi kebutuhan
air bersih penduduk suatu kota atau suatu komunitas. Sumber air
baku dapat berasal dari mata air, danau, sungai atau air tanah dalam. Air tersebut
kemudian diolah pada instalasi pengolahan air
supaya memenuhi standar
air bersih yang
dikeluarkan oleh Menteri
Kesehatan dan kemudian
didistribusikan pada konsumen.
Pengkajian terhadap pelayanan jaringan
air bersih PDAM
di suatu wilayah
perkotaan masih kurang
mendapat perhatian yang layak
dari pihak pengelola.
Jual skripsi 1.2. Maksud dan
Tujuan Maksud dari tugas akhir ini
adalah untuk menganalisa sistem penyaluran dan pendistribusian pada
pipa air minum
di sebagian dari
kota Tebing Tinggi
yang dikelola oleh PDAM Tirta
Bulian Tebing Tinggi. Pembahasan akan lebih ditekankan kepada masalah sistem pendistribusian bukan pada
tahap pengelolaan air bersih.
Tujuan dari
tugas akhir ini
adalah untuk mengaplikasikan metode
tentang jaringan pipa dengan
keadaan lapangan yang sebenarnya. Diharapkan penelitian ini dapat
bermanfaat untuk menambah
wawasan dan pengetahuan
tentang sistem dari jaringan pipa
air bersih dan
penggunaan metode Hardy
cross pada suatu jaringan pipa.
1.3. Ruang Lingkup Pembahasan Pada tugas akhir ini peneliti akan menganalisa
aliran distribusi air bersih pada daerah Kelurahan
Lalang Kecamatan Rambutan
Tebing Tinggi dengan
cara melakukan perhitungan
metode Hardy Cross dan
juga menggunakan persamaan Darcy-Weisbach 1.4.
Perumusan Masalah Berdasarkan
latar belakang, tujuan
dan ruang lingkup
dari penelitian tugas akhir
ini, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : 1.
Berapa besar penggunaan asumsi-asumsi pemakaian air yang dapat mewakili kondisi pada jam puncak? 2.
Apakah hasil perhitungan distribusi air bersih dengan menggunakan metode
Hardy Crossdapat mewakili kondisi aliran
distribusi yang ada? 3. Berapa
persen perbedaan pemakaian
air di lapangan
dengan pemakaian air berdasarkan
perhitungan? Jual skripsi 1.5.
Pembatasan Masalah Di dalam penulisan
tugas akhir ini, hal-hal yang tidak dibahas adalah sebagai berikut : 1.
Menekankan membahas aliran
pendistribusi air tiap
pipa bukan membahas tentang tahap pengelolaan air bersih.

Skripsi Civil Engineering:Analisa Sistem Jaringan Pendistribusian Pipa Air Bersih di PDAM Tirta Bulian Tebing Tinggi

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.