Sabtu, 01 November 2014

Skripsi Civil Engineering: Perhitungan Beban Dan Tegangan Kritis Pada Kolom Komposit Baja - Beton



BAB I PENDAHULUAN
1.1. Umum dan Latar Belakang
Pembangunan terhadap
gedung – gedung bertingkat pada umumnya sangat membutuhkan penanganan yang serius, terutama
pada konstruksi yang terbuat dari beton,
baja atau keduanya.
Metode konvensional konstruksi
beton bertulang (lihat gambar 1.1) masih mendominasi perencanaan gedung dewasa ini,
namun sesuai dengan perkembangan jaman
dan tuntutan arsitektur yang menghendaki ruangan yang luas maka metode konvensional ini tidak lagi
ekonomis karena panjang bentang yang
terbatas. Untuk mengatasi hal ini, maka banyak digunakan struktur beton prategang dan struktur komposit.
Pelaksanaan struktur beton
prategang membutuhkan peralatan yang cukup canggih seperti pengankeran jack, dan
penarikan tendon. Dengan kata lain struktur
beton prategang membutuhkan investasi modal yang cukup besar, alternatif lain yaitu struktur komposit.
Struktur gedung dengan kolom
komposit sudah banyak digunakan di luar negeri.
Untuk bangunan gedung bertingkat sangat tinggi terutama gedung pencakar langit. Keuntungan pemakaian kolom
komposit adalah kolom tersebut mempunyai
kapasitas menahan beban yang besar dengan penampang yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan kolom beton
bertulang konvensional.
Keunggulan lain ialah ketahanan
terhadap api dan korosi yang lebih baik dibandingkan
kolom baja biasa dan juga efek penguatan dalam melawan tekuk.
Sengkang Beton Spiral Beton Beton
Pipa Baja Batang tulangan Konvensional Profil Baja Beton a. Kolom dengan
pengikat lateral b. Kolom yang menggunakan spiral sebagai pengikat c. Struktur
kolom komposit Kolom adalah komponen
struktur bangunan yang tugas utamanya menyangga beban tekan aksial dan menempati
posisi penting didalam struktur bangunan.
Kegagalan kolom akan berakibat langsung pada runtuhnya komponen struktur lain yang berhubungan dengan kolom
tersebut, atau bahkan keruntuhan komponen
tekan tidak diawali dengan peringatan yang jelas, bersifat mendadak.
Oleh karena itu, dalam
merencanakan struktur kolom harus memperhitungkan secara cermat dengan memberikan cadangan
kekuatan lebih tinggi daripada untuk komponen
struktur lainnya.
Secara garis besar ada beberapa
jenis kolom beton bertulang seperti yang terlihat pada gambar 1.1.
Gambar 1.1 Jenis – jenis
kolom Jenis kolom beton bertulang seperti pada
gambar 1.1 yaitu : 1. Kolom yang pengikat lateral Kolom ini
merupakan kolom beton yang ditulangi dengan batang tulangan pokok memanjang, yang pada jarak tertentu
diikat dengan pengikat sengkang ke arah
lateral, sedemikian rupa sehingga penulangan keseluruhan membentuk kerangka seperti pada
gambar 1.1.a 2. Kolom yang menggunakan
spiral sebagai pengikat Bentuknya sama dengan yang pertama hanya saja sebagai pengikat
tulangan pokok memanjang adalah tulangan
spiral yang dililitkan keliling membentuk
heliks menerus disepanjang kolom seperti pada gambar 1.1.b 3. Struktur kolom komposit Merupakan
komponen struktur tekan yang diperkuat
pada arah memanjang dengan gelagar baja
profil atau pipa, dengan atau tanpa diberi batang tulangan pokok memanjang, seperti
tampak pada gambar 1.1.c Keistimewaan yang nyata dari konstruksi komposit
adalah suatu struktur yang lebih kaku
dan lebih kuat di bandingkan dengan balok dan plat yang sama tetapi tidak bekerja sebagai komposit.
Aksi komposit terjadi apabila dua
batang struktural penumpu beban seperti lantai
beton dan balok baja penyanggahnya dihubungkan secara menyeluruh dan mengalami defleksi sebagai satu kesatuan.
Aksi komposit dapat terjadi
apabila anggapan – anggapan berikut ini dapat dipenuhi atau mendekati keadaan sebenarnya
antara lain : a. Lantai beton dengan
balok profil baja dihubungkan dengan penghubung geser.
b. Gaya geser pada penghubung geser adalah
sebanding dengan beban pada penghubung
geser.
c. Distribusi tegangan adalah linier di setiap
penampang.
d. Lantai beton dan balok baja tidak terpisah
secara vertikal di bagian manapun
sepanjang bentang 1.2. Maksud dan Tujuan Adapun penulisan ini adalah
untuk membahas mengenai perhitungan beban dan tegangan
kritis pada kolom komposit. Analisa pembebanan kritis kolom terhadap panjang bentang dan penampang
baja profil IWF terhadap perletakan
jepit – bebas, jepit – jepit, sendi – sendi, jepit – sendi akan dibahas dalam penulisan ini.
Tujuannya adalah untuk mengetahui
perbedaan besar pembebanan dan tegangan
kritis terhadap jenis perletakan yang ditinjau yaitu jepit – bebas, jepit – jepit,
sendi – sendi, jepit – sendi.

Skripsi Civil Engineering: Perhitungan Beban Dan Tegangan Kritis Pada Kolom Komposit Baja - Beton

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.