Senin, 06 Oktober 2014

Skripsi Civil Engineering:Analisa Kinerja Simpang Lengan Empat Bersinyal Dengan Menggunakan Program KAJI dan SIDRA



BAB I PENDAHULUAN
UMUM Kegiatan transportasi merupakan kegiatan yang
memungkinkan perpindahan barang dan
manusia dari suatu
tempat ke tempat
lainnya. Pertumbuhan ekonomi menyebabkan
mobilitas seseorang meningkat
sehingga kebutuhan pergerakannya pun
meningkat melebihi kapasitas
sistem prasarana transportasi
yang ada. Pada dasarnya
sistem prasarana transportasi mempunyai dua peranan utama yaitu sebagai alat
bantu untuk mengarahkan
pembangunan di daerah
perkotaan dan juga
sebagai prasarana bagi pergerakan
manusia dan barang yang timbul akibat adanya kegiatan di daerah
perkotaan tersebut. Dengan
demikian pada akhirnya
sektor-sektor lainnya dapat tumbuh berkembang sehingga menunjang
pembangunan wilayah.
Perkembangan teknologi
transportasi menjadikan manusia lebih mudah untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat
lainnya dalam upaya pemenuhan kebutuhan ataupun
dalam melakukan kegiatan
sehari-hari. Dalam perpindahan
tersebut diperlukan dua komponen
penting, yaitu sarana dan prasarana transportasi.
Jalan merupakan
salah satu prasarana
transportasi. Untuk mencapai
sebuah sistem transportasi yang baik dalam suatu wilayah, harus ada
jalan yang memadai.
Persimpangan merupakan
titil kritis dari
jaringan jalan raya.
Hal ini disebabkan karena
pada persimpangan sering
timbul berbagai hambatan-hambatan lalu
lintas karena pada persimpangan
merupakan tempat kendaraan dari berbagai arah bertemu dan merupakan tempat bagi kendaraan yang
hendak merubah arah.
2 I.2 LATAR BELAKANG Kota
Medan merupakan salah
satu kota terbesar
di Indonesia, dan
kota Medan telah berkembang
dengan pesat dalam pengertian aktivitas sosio ekonomi dan luas
wilayah perkotaannya seiring
dengan kemajuan ekonomi
yang telah terjadi, kecenderungan
saat ini memperlihatkan bahwa
tahun-tahun yang akan
datang perkembangan serupa
akan terus terjadi.
Pola aktivitas masyarakat
berubah baik dalam jenis maupun kuantitasnya. Peningkatan
jumlah pergerakan yang terjadi yang ditimbulkan oleh
berkembangnya aktivitas masyarakat
perkotaan menurut penambahan prasarana transportasi.
Seiring dengan perkembangan kota
Medan, maka arus transportasi di Kota Medan
juga semakin padat,
dimana transportasi merupakan
salah satu hal
yang memegang peranan
di kota besar,
dan jalan merupakan
salah satu penunjang
dari transportasi. Jalan
harus mampu menampung
arus lalu lintas.
Perkembangan teknologi menimbulkan
perkembangan dalam berbagai
sektor kehidupan manusia.
Salah satu
sektor yang berkembang
saat ini adalah
sektor transportasi, yang didalamnya termasuk
angkutan darat. Peningkatan
penggunaan kendaraan dikarenakan adanya peningkatan taraf hidup dan
pendapatan masyarakat.
Meningkatnya jumlah
kendaraan yang ada
harus diikuti dengan
penyediaan jaringan jalan
yang memadai sehingga
tidak menimbulkan gangguan
transportasi.
Gangguan transportasi
itu dapat berupa
kemacetan pada ruas
jalan termasuk pada persimpangan
jalan terutama pada saat jam puncak/sibuk Simpang
sebagai salah satu
komponen prasarana transportasi
darat, adalah daerah yang digunakan bersama-sama oleh dua
jalan atau lebih yang berguna untuk mengubah
arah. Pergerakan kendaraan menuju simpang dapat menyebabkan konflik 3 yang pada
akhirnya menyebabkan kemacetan
lalu lintas. Salah
satu alternatif yang digunakan
untuk mengurangi konflik tersebut adalah dengan penggunaan sinyal lalu lintas
berupa lampu lalu
lintas pada simpang,
sehingga untuk selanjutnya
simpang tersebut disebut sebagai
simpang bersinyal.
Elemen kritis
pada jalan raya
yang merupakan salah
satu titik rawan kemacetan
adalah persimpangan. Tingkat kemacetan persimpangan dipengaruhi oleh kapasitas
jalan, karena data
kapasitas jalan sangat
penting bagi setiap
proses penanganan jalan,
baik itu dalam
hal merencanakan, merancang,
maupun dalam pengoperasiannya guna
menampung dan melayani arus lalu lintas kendaraan. Nilai kapasitas
jalan yang dihasilkan
digunakan untuk mengkoreksi
kekurangankekurangan dan menglkan
perubahan terhadap jalan
lama baik mengenai pengaturan lampu lalu lintas atau arahnya, dan
bilamana memang diperlukan dapat direncanakan suatu
jalan baru dengan
kondisi geometrik dan
sistem operasi lalu lintas yang
aman, nyaman, efisien
dan juga dapat
menampung suatu volume
lalu lintas sesuai dengan yang
direncanakan untuk jangka panjang dengan memperhatikan tingkat pertumbuhan arus lalu lintas.
Persimpangan Jalan
Jl. Gatot Subroto-Jl.
Binjai Raya-Jl. Asrama-Jl.
Gagak Hitamini merupakan simpang
empat bersinyal (memiliki lampu lalu lintas). Seiring berkembangnya Kota Medan, persimpangan ini
sudah mulai tampak tidak memadai lagi.
Hal ini bisa dilihat dari jumlah kendaraan pada saat berhenti. Sering juga
terjadi kemacetan dipersimpangan ini
walaupun sudah memiliki
lampu lalu-lintas.
Persimpangan ini
dilewati oleh berbagai
jenis kendaraan. Dari
kendaraan berat, kendaraan ringan, angkutan umum, becak,
sepeda, dll.
4 Untuk mendapatkan
persimpangan yang memadai,
diperlukan sebuah analisa terhadap
persimpangan tersebut. Dengan
menggunakan beberapa ketentuan
dan dengan kapasitas
jalan, maka persimpangan
ini akan mampu
menampung semua jumlah kendaraan yang akan melintasinya. Saat ini diperlukan
metode rasional dan praktis dalam
menentukan kapasitas jalan supaya ekonomis dan fungsional terhadap sistem
transportasi jalan. Dalam
menghitung kapasitas jalan
ini beberapa Negara mengeluarkan cara atau perumusan yang
berdasarkan hasil riset di Negara tersebut, yang
diperbaharui dari waktu
ke waktu sesuai dengan
kemajuan teknologi dan perkembangan lingkungannya, di
Indonesia metode yang
dipakai adalah MKJI (Manual
Kapasitas Jalan Indonesia) dan program KAJI (Kapasitas Jalan Indonesia).
Tetapi sesuai
dengan perkembangan di
Negara lain telah
ada metode baru
dari Australia yaitu
SIDRA (Signalised and
Unsignalised Intersection Design
and Research Aid) yang dapat
digunakan untuk suatu kondisi daerah.
I.3 PERUMUSAN MASALAH PENELITIAN Penelitian ini
akan membahas tentang
kinerja persimpangan lengan
empat bersinyal di
simpang Pondok Kelapa
Medan. Analisa kinerja persimpangan
ini dilakukan untuk
mengetahui kinerja persimpangan
bersinyal di simpang
Pondok Kelapa Medan
dengan menggunakan program
komputer. Analisis kinerja persimpangan
lengan empat bersinyal
di simpang Pondok
Kelapa Medan berdasarkan program komputer KAJI dan SIDRA.
I.4 TUJUAN PENELITIAN Berdasarkan
uraian pada latar
belakang dan perumusan
masalah, maka penelitian ini bertujuan untuk: 5 1. Membandingkan
tingkat kinerja persimpangan
lengan empat bersinyal antara
metode perhitungan persimpangan
bersinyal menurut KAJI
dan SIDRA atau dengan kata lain
dimana dan sampai sejauh mana perbedanperbedaan dan persamaan-persamaannya
diantara ke dua metode tersebut.

Skripsi Civil Engineering:Analisa Kinerja Simpang Lengan Empat Bersinyal Dengan Menggunakan Program KAJI dan SIDRA

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.