Kamis, 09 Oktober 2014

Skripsi Chemical Engineering:Pra Rancangan Pabrik Pembuatan Bio-Oil dari Batang Jagung Dengan Proses Pyrolisis Kapasitas 2000 TonTahun



BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pengembangan bioenergi
sebagai sumber energi
alternatif terbaru sangatlah prospektif mengingat melimpahnya sumber daya
alam di Indonesia. Seiring dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi,
bioenergi bertansformasi menjadi bentuk
yang lebih modern.
Bioenergi yang kita
kenal sekarang mempunyai
dua bentuk, yaitu bioenergi tradisional dan bioenergi modern.
Bioenergi tradisional yang sering kita
temui adalah kayu
bakar. Sedangkan yang
lebih modern diantaranya bioetanol, biodiesel, ataupun biogas.
Pembuatan bioenergi modern sangatlah mudah, yakni dengan mengubah biomassa menjadi bahan bakar
dengan proses tertentu. Ada dua jenis
proses pembuatan bioenergi,
yaitu proses biokimia
dan proses thermokimia.
Proses biokimia adalah
proses yang melibatkan
enzymatic fermentation, sedangkan
proses thermokimia terdapat
dua langkah proses
yaitu pertama sintetis gas
(syngas) yang juga menghasilkan CO (karbon monoksida) dan hidrogen pada proses pirolisis dan gasifikasi
biomassa. Langkah kedua yaitu syngas dikonversikan melalui reaksi katalitik atau
oleh bakteri ke dalam bentuk lain seperti etanol atau butanol ( Anonim, 2012).
Pakar perminyakan
Indonesia, Kurtubi (2004),
menyatakan bahwa mulai tahun 2004,
produksi perminyakan Indonesia
berada pada level
terendah dibandingkan tahun-tahun
sebelumnya. Produksi minyak
mentah pada triwulan I/2004 hanya sekitar 0,98 juta barrel per
hari atau sekitar 360 juta barrel dalam
satu tahun, sedangkan pada tahun 1999,
produksi minyak masih sekitar 1,4 juta barrel per hari.
Diketahui pula bahwa harga
bahan bakar minyak
dunia pun meningkat
pesat.
Permasalahan inilah
yang membawa dampak
pada meningkatnya harga
jual bahan bakar minyak termasuk minyak tanah Indonesia.
Di sisi lain, permintaan bahan bakar minyak
dalam negeri jumlahnya terus meningkat. Diketahui pula bahwa harga bahan bakar
minyak dunia pun
meningkat pesat. Permasalahan
inilah yang membawa dampak pada meningkatnya harga jual bahan
bakar minyak Indonesia Tabel 1.1
memperlihatkan perkembangan jumlah
impor dan kebutuhan minyak
solar pada wilayah
Sumatera Utara dan
Indonesia mulai dari
tahun 2006Psampai dengan 2010.
Tahun Import minyak solar Sumatera Utara ( ribu ton/tahun ) Kebutuhan Minyak Solar di Indonesia ( ribu ton / tahun ) 2006 1.362
81.176P2007 1.955 85.846P2008
1.984 105.316P2009 2.091
118.276P2010 2.127 131.236PSumber : Badan Pusat Statistik, 2016Pmengatasi krisis
bahan bakar minyak
(BBM) dan ketergantungan terhadap minyak
bumi serta memenuhi
persyaratan lingkungan global,
satu-satunya cara adalah dengan pengembangan bahan bakar
alternatif ramah lingkungan.
Bahan yang mengandung selulosa berpotensi untu k
dijadikan sebagai bahan baku bio-oil.
Bahan-bahan tersebut diantaranya
kayu, kulit kayu,
bagas, batang jagung,
dan biomassa lainnya.
Bahan yang memiliki kandungan
lignin yang tinggi menghasilkan
rendemen bio-oil yang
rendah, sedangkan bahan
baku dengan kandungan
selulosa yang tinggi
cenderung menghasilkan bio -oil
dengan rendemen lebih tinggi (Hambali, 2007).
Batang jagung
sebagai bahan baku
bio-oil lebih kompetitif
dan efisien dibandingkan
dengan bahan baku lainnya
diatas. Sebagai perbandingannya, batang jagung
mengandung 53% selulosa
dan 16% lignin.
Pada serbuk kayu
gergaji mengandung 45% selulosa
dan 33% lignin.
Sedangkan pada tandan
kosong kelapa sawit mengandung 54% selulosa dan 22% lignin.
Bahan yang memiliki kandungan lignin
yang tinggi, akan
menghasilkan rendemen bio -oil
yang rendah, dan
bahan yang memiliki
kandungan selulosa yang
tinggi, maka akan
menghasilkan bio-oil dengan rendemen yang tinggi (Hambali, 2007).
Selain
itu, luasan area
pertanian jagung dan
produksi batang jagung
di Sumatera Utara dan Indonesia
setiap tahun terus meningkat seperti yang tertera pada tabel 1.2 dan 1.3 dibawah ini.
Tabel 1.2 Luasan Panen dan
Produksi Tanaman Jagung Di Sumatera Utara Tahun
Luas Panen ( Ha ) Produksi ( Ton
) 2006 200.146 741.356P2007
229.882 767.236P2008 221.891
785.356P2009 224.237 804.216P2010
226.583 823.066PSumber : Badan
Pusat Statistik Sumatera Utara, 2016PTabel 1.3 Luasan Panen dan Produksi
Tanaman Jagung Di Indonesia Tahun Luas
Panen ( Ha ) Produksi ( Ton ) 2006 3.625.987
12.523.896P2007 3.791.220 13.380.276P2008 3.925.756
14.029.606P2009 4.060.293 14.678.926P2010 4.194.829
15.328.256PSumber : Berita Resmi Statistik, BPS dalam Booklet BPS edisi
Juli 2016PDari data produksi
tanaman jagung di
Sumatera Utara (table
1.2) di asumsikan
50% menghasilkan batang
jagung. Maka ketersediaan
batang jagung di Sumatera Utara
sebanyak 411.533 ton/tahun.
Dari hasil perhitungan,
kebutuhan batang jagung proses
pembuatan bio-oil sebanyak 50.477 ton /tahun.
Oleh karena
itu, pembangunan bio-oil berbahan
baku batang jagung
sangat cocok dan
ideal bila didirikan
di Indonesia dalam
memenuhi permintaan dalam negeri
dan permintaan dunia akan bio-oil.
1.2 Perumusan Masalah Industri bio-oil dari dalam negeri diperkirakan tidak
bisa berkembang karena harga bahan
baku Crude Palm
Oil (CPO) dipasar
internasional meningkat drastis sehingga produksi bio-oil berbahan baku CPO
tidak ekonomis. Akibatnya Indonesia tidak
mampu memenuhi permintaan bio-oil dalam negeri dan permintaan dunia yang terus
meningkat. Akibatnya, bio -oil
yang merupakan bahan
baku alternatif yang ramah lingkungan
tidak berkembang sehingga
Indonesia dan dunia
masih harus bergantung pada bahan bakar bumi sebagai
penghasil energi. Maka salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mendirikan pabrik
bio-oil di Indonesia dengan bahan baku
yang sangat murah dan ramah lingkungan yaitu batang jagung.
1.3 Tujuan Pra Rancangan Pabrik Tujuan dari
Pra Rancangan Pabrik
Pembuatan Bio-oil dari
batang jagung adalah
untuk menerapkan disiplin
ilmu teknik kimia
khsnya di bidang perancangan, proses dan operasi teknik kimia
sehingga dapat memberikan gambaran kelayakan
pra rancangan pabrik pembuatan bio–oil dari batang jagung.
1.4 Manfaat Pra Rancangan Pabrik Adapun beberapa
manfaat pembuatan pra rancangan pabrik pembuatan bio-oil dari batang jagung, yaitu: 1. Untuk memberikan informasi awal tentang
kelayakan pendirian pabrik pembuatan bio-oil
dari batang jagung.
2. Untuk memberikan informasi
tentang perkiraan tata rancangan pembuatan bio-oil dari batang jagung

Skripsi Chemical Engineering:Pra Rancangan Pabrik Pembuatan Bio-Oil dari Batang Jagung Dengan Proses Pyrolisis Kapasitas 2000 TonTahun

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.