BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Magnesium klorida merupakan salah satu senyawa yang memiliki peranan penting pada indusri kimia. Produksi magnesium
klorida pada skala industri pada umumnya
tidak dapat langsung dikonsumsi, tetapi produksi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku
industri-industri hilir. Salah satu pemanfaatan magnesium klorida pada bidang industri kimia
adalah sebagai bahan dasar proses pembuatan
logam magnesium dengan cara elektrolisa. Pemanfaatan lain dari magnesium klorida pada berbagai bidang
industri kimia meliputi : 1. Sebagai
katalis 2. Bahan pembuat keramik, semen,
kertas, dan komponen zat penahan panas
pada kayu.
Magnesium klorida dapat dibuat
dari magnesium karbonat, hidroksida atau oksida dengan asam klorida lalu dikristalisasi
didalam evaporator. Sebagian besar berasal
dari air laut atau natural brine.
Magnesium klorida juga dapat dibuat dari mineral carnallite. Produk yang dihasilkan
biasanya berupa heksahidrat (MgCl2.6H2O).
(Patnik, 2003) Magnesium klorida adalah salah satu nama dari senyawa kimia
dengan rumus MgCl2, dan bentuk hidrat
MgCl2.x.H2O. Magnesium klorida hidrat sangat larut dalam air. Anhidrat magnesium klorida
yang utama adalah menghasilkan logam magnesium
yang diproduksi dalam skala besar. Jika ditinjau dari beberapa jenis hidrat,
anhidrat magnesium klorida merupakan suatu asam lewis meskipun merupakan asam yang lemah. Didalam proses Dow,
magnesium klorida dapat diturunkan dari
magnesium hidroksida.
(Sumber : www.
Wikipedia.com,1998) Cara yang paling mudah untuk pembuatan magnesium klorida
pada skala industri dapat dilakukan
dalam beberapa cara, seperti pembuatan magnesium klorida dari karnalit, air garam, air laut, dan dengan
menggunakan bahan magnesium hidroksida.
(Dini Harsanti, 2008).
Jual skripsi Ditinjau dari
kedudukannya pada struktur industri kimia, magnesium klorida merupakan produk industri hulu yang akan
digunakan sebagai bahan industri hilir yang
menggunakannya. Indonesia saat ini masih harus mengimpor kebutuhan akan magnesium klorida.
Berdasarkan data dari Biro Pusat
Statistik kebutuhan magnesium klorida di Indonesia dapat dilihat dalam tabel 1.1
dibawah ini. Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa industri magnesium klorida memiliki
peluang pasar yang cukup besar.
1.2 Perumusan Masalah Kebutuhan terhadap produk-produk yang
menggunakan magnesium klorida cukup
tinggi di Indonesia. Untuk memperolehnya, Indonesia masih harus mengimpor dari negara-negara yang telah memproduksi
magnesium klorida. Berdasarkan informasi
ini, Pra rancangan Pabrik pembuatan magnesium klorida perlu dilakukan.
1.3 Tujuan Prarancangan Pabrik Tujuan
Prarancangan Pabrik pembuatan magnesium klorida dari magnesium hidroksida adalah untuk mengaplikasikan
disipilin ilmu teknik kimia yang meliputi neraca massa, neraca energi, perancangan
proses, operasi teknik kimia, utilitas , juga untuk mengetahui aspek ekonomi dalam
pembiayaan pabrik, sehingga akan memberikan
gambaran kelayakan pendirian pabrik pembuatan magnesium klorida dari magnesium hidroksida.
Jual skripsi 1.4 Manfaat
Prarancangan Pabrik 1. Memberikan
informasi tentang pendirian pabrik magnesium klorida, sehingga kebutuhan magnesium klorida dalam negeri
dapat terpenuhi, dan diharapkan Indonesia
dapat membangun pabrik pembuatan magnesium klorida Jual skripsi
0 komentar:
Posting Komentar