BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Ketika kita ingin memisahkan komponen-komponen
dari suatu campuran heterogen, yang mana
ukuran partikel, fase, atau komposisi kimia antara komponenkomponen tersebut
berbeda-beda, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui bagaimana cara atau operasi pemisahan apa yang
dapat dipakai untuk dapat memisahkan
campuran tersebut menjadi komponen-komponen yang individual.
Prosedur pemisahan
komponen-komponen campuran dapat dibagi menjadi dua golongan. Golongan pertama biasa disebut
dengan operasi difusi (diffusional operation),
yang meliputi perubahan fase atau perpindahan bahan dari satu fase ke fase yang lain. Golongan kedua adalah separasi
mekanik (mechanical separation), yang
digunakan untuk memisahkan partikel zat padat atau zat cair.
Separasi mekanik digunakan hanya
untuk campuran yang heterogen, bukan campuran
yang homogen. Koloid, yang merupakan suatu golongan-antara dari campuran, biasanya tidak ditangani dengan
metode separasi mekanik. Proses pemisahan
ini didasarkan pada perbedaan sifat fisika antara partikel-partikel tersebut, seperti ukuran, bentuk, atau densitas. Teknik
ini dapat digunakan untuk memisahkan zat
padat dari gas, tetesan zatcair dari gas, zat padat dari zat padat, atau zat
padat dari zat cair. Dua metode umumyang
digunakan adalah tapis (sieve), septum (septum)
atau membran (membrane) seperti ayak atau filter (penyaring), yang dapat menahan satu komponen dan melewatkan satu
komponen yang lain.
Dalam percobaan ini yang ingin
dipisahkan adalah campuran heterogen antara
partikel padat dengan fluida (zat cair), maka untuk dapat memisahkan campuran heterogen tersebut menjadi
komponen-komponen individualnya digunakan proses filtrasi (filtration) dengan
menggunakan alat penyaring.
1.2. Rumusan Masalah Bagaimana memahami proses pemisahan campuran
heterogen dengan menggunakan metode
filtrasi (penyaringan) dan menentukan karakteristik dari proses filtrasi tersebut.
Jual skripsi 1.3. Tujuan
Percobaan 1. Memahami konsep pemisahan campuran heterogen
antara zat padat dengan zaat cair
berdasarkan ukuran partikel.
2. Menentukan karakteristik filtrasi : - Tahanan spesifik cake () - Tahanan cake (RC) - Tahanan filter medium (Rm) - Hubungan waktu () dengan
volume filtrat (V) -
Hubungan V dengan volume filtrat (V) 1.4. Manfaat Percobaan Setelah parktikum ini dilakukan, maka
praktikan dapat mengetahui bagaimana
cara memisahkan suatu campuran heterogen antara partikel padat dengan zat cair dengan metode filtrasi dan dapat
menggunakan metode tersebut lebih luas lagi
dalam kehidupan sehari-hari.
1.5. Ruang Lingkup Percobaan Percobaan ini dilakukan di Laboratorium
Utilitas, Program Studi Teknik Kimia,
Fakultas Teknik, Jual skripsi Medan, dengan keadaan ruangan : Suhu :
o C Tekanan
: 760 mmHg Pada percobaan ini
digunakan bahan, yaitu : serbuk kopi dan air, sedangkan peralatan yang digunakan adalah graduated
cylinder, bucher funnel, pompa vakum, neraca
analitis dan kertas saring.
Jual skripsi
style=� k
t a �ߔ �� ify'>1.3 Tujuan Perancangan Tujuan Pra Rancangan Pabrik ini adalah untuk
mengaplikasikan ilmu teknologi kimia
industri yang meliputi neraca massa, neraca energi, operasi teknik kimia, utilitas dan bagian ilmu teknologi kimia
industri lainnya yang penyajiannya disajikan
pada Pra Rancangan Pabrik Proses Pembuatan metana dari sampah organik.1.4 Manfaat Perancangan Pendirian pabrik proses pembuatan gas metana
dari sampah organik ini adalah mengadakan
energi alternatif sebagai pengganti BBM dan mengurangi ketergantungan rakyat terhadap BBM, serta
meningkatkan masyarakat miskin perkotaan melalui usaha industri daur ulang
(biogas).
Jual skripsi
0 komentar:
Posting Komentar