BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar
Belakang
Pembangunan industri sebagai
upaya untuk meningkatkan nilai tambah ditujukan
untuk memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha, menyediakan barang dan jasa yang bermutu
dengan harga yang bersaing di pasar dalam
dan luar negeri, menunjang pembangunan daerah dan sektor-sektor pembangunan lainnya serta sekaligus
mengembangkan penguasaan teknologi.
Dalam menghadapi perekonomian
indonesia yang bersifat terbuka, apalagi
menghadapi tantangan globalisasi, tentu saja perkembangan ekonomi minyak kelapa sawit dan minyak nabati lainnya
di dunia akan berpengaruh terhadap
perkembangan komoditi minyak kelapa sawit dalam negeri.
Dari berbagai perkembangan dan
kajian yang ada, terlihat bahwa persaingan
minyak kelapa sawit untuk masa yang akan datang tidak lagi persaingan antar negara produsen, seperti
Nigeria, Malaysia dan negara-negara lain,
melainkan persaingan dengan jenis minyak nabati lainnya, seperti minyak kedelai, minyak bunga matahari, soyben dan
lainnya. Hal ini terlihat jelas dari gambaran
tentang pangsa konsumsi minyak nabati seperti pada tabel berikut ini.
Jual skripsi
Dari segi daya saing, minyak
kelapa sawit mempunyai kemampuan daya saing
yang cukup kompetitif dibandingkan dengan minyak nabati lainnya karena : -
Produktifitas perusahaan cukup tinggi.
- Merupakan tanaman tahunan yang
cukup handal terhadap berbagai perubahan
iklim dan cuaca.
- Ditinjau dari segi aspek gizi,
minyak sawit tidak terbukti sebagai penyebab
meningkatnya kadar kolesterol, bahkan mengandung β-karoten sebagai produsen
vitamin A.
Minyak sawit merupakan salah satu
sumber minyak nabati yang potensial khskripsisnya
sebagai oleo pangan dan oleokimia. Sebagai contoh, minyak kelapa sawit dipergunakan sebagian besar untuk minyak
olein dan pengganti lemak coklat (cocoa
butter), sedangkan bahan non-pangan (oleokimia) dapat berupa stearin, sabun, asam lemak, gliserin, pelumas,
kosmetika dan bahan bakar disel.
Jual skripsi Dengan memperhatikan potensial sumber daya
manusia dan potensi kelapa sawit serta
letak geografis, maka dapat diharapkan kelapa sawit menjadi salah satu komoditi andalan untuk agrobisnis
baik di Indonesia maupun dunia.
1.2. Tujuan Prarancangan Tujuan prarancangan pabrik Minyak Olein adalah
untuk pendirian Pabrik Minyak Olein dari
Crude Palm Oil serta mengaplikasikan ilmu Teknologi Kimia Industri yang meliputi neraca massa, neraca
energi, operasi teknik kimia, utilitas dan
bagian ilmu Teknologi Kimia Industri lainnya yang penyajiannya disajikan pada prarancangan pabrik.
1.3. Batasan Masalah Sebelum tahun 1972 bahan baku utama untuk
pembuatan minyak olein adalah kopra.
Akan tetapi sekitar tahun 1972 produksi kopra sebagai bahan baku mengalami penurunan yang sangat tajam,
sehingga produksi minyak goreng sebagai
konsumsi dalam negeri tidak mencukupi lagi. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah ini pemerintah mengambil
kebijaksanaan menjadikan kelapa sawit
sebagai bahan baku yang lain untuk memproduksi minyak olein.
Jual skripsi
rma � y e �ߔ �� ign:justify'>Metan adalah gas rumah kaca yang
dapat menciptakan pemanasan global dan ketika
terlepas ke atmosfer, dan umumnya dianggap sebagai polutan ketimbang sumber energi yang berguna untuk kepentingan
masyarakat yang dapat digunakan sebagai
bahan bakar.Sementara ini kebutuhan dalam
negeri cukup terpenuhi, untuk itu pendirian pabrik metana ini ditujukan untuk kebutuhan
ekspor, sehingga dapat meningkat devisa
negara dan mengurangi pengangguran di Indonesia dan juga dapat memenuhi II- II- Jual skripsi permintaan industri yang menggunakan bahan
baku dari sampah maupun limbah dari berbagai
pabrik.
1.3 Tujuan Perancangan Tujuan Pra Rancangan Pabrik ini adalah untuk
mengaplikasikan ilmu teknologi kimia
industri yang meliputi neraca massa, neraca energi, operasi teknik kimia, utilitas dan bagian ilmu teknologi kimia
industri lainnya yang penyajiannya disajikan
pada Pra Rancangan Pabrik Proses Pembuatan metana dari sampah organik.
1.4 Manfaat Perancangan Pendirian pabrik proses pembuatan gas metana
dari sampah organik ini adalah mengadakan
energi alternatif sebagai pengganti BBM dan mengurangi ketergantungan rakyat terhadap BBM, serta
meningkatkan masyarakat miskin perkotaan melalui usaha industri daur ulang
(biogas).
Jual skripsi
0 komentar:
Posting Komentar