Kamis, 23 Oktober 2014

Chemical Engineering: Pra Rancangan Pabrik Pembuatan Lemak Cokelat Mentah Dari Biji Cokelat Kering Hasil Fermentasi Dengan Kapasitas Produksi 20.000 TonTahun



BAB I PENDAHULUAN


1.1
Latar Belakang
Cokelat merupakan tanaman
perkebunan / industri berupa pohon yang dikenal
di Indonesia sejak tahun 1560, namun baru menjadi komoditi yang penting sejak tahun 1951. Pemerintah Indonesia mulai
menaruh perhatian dan mendukung industri
cokelat pada tahun 1975, setelah PTP VI berhasil menaikan produksi cokelat per
hektar melalui penggunaan bibit unggul Upper Amazon Interclonal Hybrid, yang merupakan hasil persilangan antar klon dan
sabah. Biji cokelat dapat diproses dan menghasilkan
beberapa produk, produk olahan yang dihasilkan adalah : Bubuk cokelat (Cocoa powder), pasta cokelat (Cocoa
liqour) dan lemak cokelat (Cocoa butter)
(Anonim, warintek 2007).
Lemak cokelat dapat digunakan
pada produk pangan, farmasi dan kosmetik.
Bubuk cokelat dapat digunakan
pada produk pangan dan kosmetik, sedangkan kulit biji dapat digunakan sebagai pakan ternak.
Cokelat olahan digunakan dalam
bidang farmasi karena banyak mengandung zat-zat
antara lain : karbohidrat yang dibentuk
oleh senyawa kimia dalam cokelat menghasilkan serotonin, yang membantu
stimulasi otak. Lemak cokelat mempunyai kemampuan
untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL
(kolesterol jahat) dan meningkatkan
fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker. Cokelat juga
mengandung theobromine, flavanol dan caffein
yang memberikan energi bagi tubuh, dapat mencegah batuk dan sebagai anti pembekuan
darah yang dapat melacak dan menghancurkan kimia berbahaya dalam tubuh
sehingga dapat terhindar dari
penyakit stroke. (Anonim, Departemen Kesehatan Republik Indonesia 2007).
Cokelat olahan digunakan dalam bidang kosmetik antara
lain : Proses pengangkatan sel-sel kulit
mati dengan cara peeling dimana tepung cokelat digunakan sebagai
scruber. Lemak cokelat
dipakai sebagai salah satu bahan campuran
untuk kosmetik seperti, lipstik, eyelash cream, sabun, pemerah pipi, dan penghalus kulit (Janny Bodhipala, 2002).
Jual skripsi Untuk cokelat olahan, produk yang paling
strategis untuk dikembangkan adalah
lemak cokelat (cocoa butter). Pemilihan lemak cokelat sebagai produk olahan yang paling strategis untuk dikembangkan
didasarkan pada beberapa pertimbangan seperti
aspek lapangan kerja, peluang pasar dan nilai tambah.
Jika dilakukan fermentasi dengan
baik, kualitas cokelat Indonesia tidak kalah dengan kualitas cokelat dunia. Selain itu
cokelat Indonesia memiliki kelebihan yaitu tidak mudah meleleh sehingga sangat cocok
digunakan untuk bahan campuran (blending).
Dilihat dari kelebihan dan keunggulan tersebut, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan industri
cokelat olahan sebagai salah satu pendorong
pertumbuhan dan pendapatan devisa Negara (Anonim, Departemen Pertanian 2005).
Lemak cokelat mempunyai warna
putih-kekuningan dan mempunai bau khas cokelat.
Lemak ini mempunyai sifat rapuh (brittle) pada suhu 25 o C, tidak larut dalam air dan mencair pada 27 – 33 o Harga bahan baku biji cokelat kering hasil
fermentasi berkisar US$ 1.845 per ton.
Bahan baku merupakan komponen terbesar dari biaya produksi, yakni ± mencapai 80
%, sedangkan bahan bakar dan lainya berkontribusi 20 %. Harga jual lemak cokelat (cocoa butter) dipasar
internasional saat ini berkisar US$ 5.200 per ton dan untuk bubuk cokelat (cocoa powder) US$ 700
per ton. Diperkirakan dimasa yang akan datang
harga cokelat olahan akan semakin meningkat, ini dipacu oleh hasil penelitian yang menyatakan mengkonsumsi
cokelat sangat baik bagi kesehatan (Anonim,
Harian Bisnis 2007).

Chemical Engineering: Pra Rancangan Pabrik Pembuatan Lemak Cokelat Mentah Dari Biji Cokelat Kering Hasil Fermentasi Dengan Kapasitas Produksi 20.000 TonTahun

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.