BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Globalisasi dan perubahan ekonomi dari ekonomi
industri ke ekonomi berbasis informasi
telah menunutut manajemen dunia usaha untuk dapat beroperasi lebih efektif, efisien, terkendali
dengan mengedepankan keunggulan bersaing
baik tingkat lokal maupun global melalui
peningkatan kualitas sumberdaya manusia,
barang dan jasa yang dihasilkan serta
pemanfaatan teknologi informasi yang
efektif dengan salah satu tujuan, yaitu untuk dapat tumbuh dan berkembang.
Suatu perusahaan yang ingin tumbuh dan
berkembang selalu berupaya meningkatkan
produktivitas kerja didalam sistem organisasi tersebut, termasuk sistem manajemen, sistem fungsional dan sistem operasional. Pengertian produktivitas dalam konsep keorganisasianpada
umumnya adalah rasio antara masukan
(input) terhadap keluaran (output).Produktivitas menurut Sulistiani dan Rosidah (2003:199) adalah menyangkut masalah
hasil akhir, yakniseberapa besar hasil
akhir yang diperoleh didalam proses produksi, dalam hal ini adalah efisiensi dan efektivitas. Sofo (2003 : 206)
mengemukakan Fokus dari produktivitas bukan pada input tetapi pada proses meningkatnya
output untuk input yang sama atau lebih
sedikit.
Perusahaan di dalam melakukan kegiatan proses
produksi nya di dukung oleh lancar nya
alur informasi antar bagian-bagian yang bekerja sama sebagai suatu sistem dalam mencapai tujuanutama
perusahaan yaitu keuntungan, pertumbuhan
dan bertahan hidup (profit, growth and
survive). Selain sebagai Universitas
Sumatera Utara pendukung kegiatan proses produksi, informasi juga merupakan
sumber daya yang penting secara
strategis karena dapat di gunakan sebagai bahan pemikiran dan bahan pertimbangan untuk perencanaan yang
akan datang. Informasi yang di kelola
secara baik dapat memudahkan manajer dalam mengambil keputusankeputusan
strategis yang lebih cepat dan efektif. Oleh karena itu informasi didalam perusahaan harus di kelola secara baik
dan sistematis sehingga dapat meningkatkan
efisiensi dan efektivitas di dalam kegiatan operasional dan manajerial yang berarti terjadi peningkatan
produktivitas kerja.
Banyaknya data informasi dari lingkungan
perusahaan baik dari dalam maupun dari
luar perusahaan menyebabkan penumpukan data informasi, hal ini dapat diatasi dengan pembuatan sistem untuk
mengelola data-data tersebut.
Sistem yang dibuat ini biasanya di sebut
dengan sistem informasi manajemen (SIM).
Sistem informasi menurut Laudon (2005:8)
adalah kumpulan dari komponen-komponen
yang saling berhubungan antara komponen yang satu dengan komponen yang lainnya, dimana kumpulan
tersebut digunakan untuk mengumpulkan,
memproses, menyimpan dan mendistribusikan informasiinformasi untuk mendukung
dalam pengambilan keputusan dan pengendalian didalam sebuah organisasi. Sedangkan SIM menurut
Laudon (2005 : 20) adalah studi mengenai
sistem informasi yang fokus pada penggunaan sistem informasi dalam bisnis dan manajemen.
Penggunaan teknologi didalam sebuah sistem
informasi dapat meningkatkan kualitas
dan kuantitas dariinformasi yang dihasilkan, sehingga sebuah sistem informasi di jaman sekarang ini
tidak terlepas dari penggunaan teknologi
informasi khsnya komputer. Tersedianya teknologi pengolahan data Universitas Sumatera Utara dengan komputer
yang relatif murah sekarang dan dimasa depan menyebabkan penggunaan komputer untuk menunjang
sisteminformasi tidak dapat dihindarkan lagi.
Kenyataannya tidaklah mungkin SIM yang kompleks dapat berfungsi tanpa melibatkan elemen non-komputer dan elemen
komputer.
Berdasarkan dari pemikiran tersebut maka PT.
JAMSOSTEK sebagai salah satu Badan Usaha
Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang jasa (khsnya untuk penanganan Auransi Sosial Tenaga
Kerja di Indonesia diluar dari Pegawai Negeri
dan ABRI), yang senantiasa dituntut oleh peserta baik perusahaan maupun tenaga kerja yang sudah
menjadi peserta program Jamsostek serta
pihak pemegang saham, untuk senantiasa dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta dengan manfaat yangprima
secara cepat saji, tepat fungsi dan
didasari informasi dari kualitas data yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menggunakan sistem informasi
manajemen berbasis teknologi informasi
untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan di dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah
dan mitra kerja nya.
Kantor PT. JAMSOSTEK Cabang Belawan dapat dikatakan tergolong baru, karena baru didirikan pada
tahun 1999. Sejak didirikan cabang ini telah
menggunakan sistem informasi manajemen berbasis komputer di dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.Namun
penggunaan sistem informasi berbasis
komputer yang digunakan masih tergolong sederhana dengan peralatan yang sederharna pula, tetapi selama penggunaan
sistem dan peralatan yang sederhana
terlihat adanya peningkatan efisiensi dan efektivitas kerja karyawan.
Hal ini dikarenakan setiap pekerjaan dan
kegiatan yang dilakukan secara komputerisasi
akan selesai lebih cepat dan akurat. sehingga penggunaan sistem Universitas Sumatera Utara informasi berbasis
teknologi komputerakan lebih menguntungkan dibandingkan dengan tenaga manual/tradisional (seperti
pembuatan dokumen dengan mesin tik).
Penyempurnaan sistem informasi manajemen pada
PT. Jamsostek Cabang Belawan terus dilakukan setiap tahunnya, mulai dari
mengganti perangkat komputer menjadi
yang lebih canggih, hingga penambahan perangkat output dan jaringan. Pada tahun 2003 Jamsostek pusat
mulai mengembangkan On-line System(sistem
on-line) sekaligus sentralisasi (pemusatan) databasesebagai salah satu upaya untuk mewujudkan harapan
peningkatan mutu dalam memberikan pelayanan
yang terbaik kepada pesertanya. Pada tahun 2008 sistem ini sudah diterapkan dan berjalan pada cabang jamsostek
di seluruh nusantara.
Sistem on-line dan databasesentral memberikan
keuntungan dari segi pelayanan kepada
nasabah PT. Jamsostek yang dapat diberikan dimana saja dengan cepat, begitu pula kebutuhan informasi
manajemen dapat disajikan dengan tepat,
cepat, akuratdan terintegrasi.
Penerapan sistem on-line dan databasesentral pada kantor PT.JAMSOSTEK Cabang Belawan tidak terlepas dari masalah teknis.
Yaitu kurangnya kemampuan jaringan VSAT dan bandwidth
server pusat dalam menerima input
dan memberi output ke semua cabang jamsostek se nusantara yang mengakses secara bersamaan, khsnya
pada saat jam sibuk (jam 9.00-12.00) di
minggu pertama awal bulan dimana kegiatan input data iuran nasabah sedang meningkat. Kurang nya kemampuan
jaringan ini mengakibatkan terjadinya
keterlambatan di dalam proses pelayanan terhadap nasabah, dan keterlambatan dalam proses pelaporan keuangan
kepada Kepala Cabang sebagai bahan
pertimbangan dalam perencanaan dan pengawasan kinerja.
Layanan
komunikasi data yang menggunakan satelit sebagai media penghubungnya Besaran lalu lintas data yang dapat di
alirkan dalam waktu bersamaan Universitas Sumatera Utara Oleh karena itu dapat
dikatakan jika sistem informasi yang digunakan perusahaan belum terintegrasi dengan baik,
maka dapat mempersulit setiap bagian untuk
mendapat informasi yang tepat dan real-time dari sistem tersebut. Alih-alih meningkatkan produktivitas, teknologi
informasi yang diterapkan dalam sistem informasi
manajemen dapat menjadi investasi yang sia-sia karena tidak terintegrasi dengan baik.
Berdasarkan latar belakang yang telah
dikemukakan di atas, maka penulis tertarik
untuk melakukan penelitian dengan judul “Peranan Sistem Informasi Manajemen Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Pada PT.JAMSOSTEK Cabang Belawan ”.
B. Perumusan masalah Berdasarkan latar belakang masalah, maka
penulis merumuskan masalah sebagai
berikut: 1. Bagaimana proses Sistem Informasi Manajemen
bekerja pada PT.
JAMSOSTEK Cabang Belawan ? 2.
Bagaimana peranan Sistem Informasi Manajemen yang diterapkan PT.
JAMSOSTEK Cabang Belawan dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawannya? Universitas Sumatera Utara C. Kerangka
Konseptual Salah satu tujuan perusahaan
adalah untuk dapat tumbuh dan berkembang, untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan
harus dapat meningkatkan produktivitas
nya untuk melayani konsumen dengan baik sehingga konsumen akan menjadi loyal terhadap perusahaan. Untuk
memperoleh kepercayaan konsumen
perusahaan harus dapat menyelesaikan segala kerjaan dan masalah dengan cepat, akurat dan tepat waktu, oleh
karena itu perusahaan membutuhkan sebuah
sistem agar semua fungsi-fungsi yang terdapat dalam organisasi perusahaan dapat berjalan dengan baik.
Banyaknya data informasi dari lingkungan
perusahaan baik dari dalam maupun dari
luar perusahaan menyebabkan penumpukan data informasi, hal ini dapat diatasi dengan pembuatan sistem untuk
mengelola data-data tersebut.
Sistem yang dibuat ini biasanya di sebut
sistem informasi manajemen (SIM).
Sistem informasi menurut Laudon (2005:8)
adalah kumpulan dari komponenkomponen yang saling berhubungan antara komponen
yang satu dengan komponen yang lainnya,
dimana kumpulan tersebut digunakan untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan dan
mendistribusikan informasiinformasi untuk mendukung dalam pengambilan keputusan
dan pengendalian didalam sebuah
organisasi. Sedangkan SIM menurut Laudon (2005 : 20) adalah studi mengenai sistem informasi yang fokus
pada penggunaan sistem informasi dalam
bisnis dan manajemen.
Selama ini sistem informasi manajemen selalu
di identikkan dengan sistem informasi
manajemen yang menggunakan komputer, hal ini sesuai dengan definisi Sistem Informasi Manajemen menurut McLeod
(2007:11), adalah suatu sistem Universitas
Sumatera Utara berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa
pemakai dengan kebutuhan yang serupa.
0 komentar:
Posting Komentar