Rabu, 17 September 2014

Skripsi Farmasi:Penetapan Kadar Kalsium Pada Ikan Teri Secara Kompleksometri





BAB I PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang



Mineral memegang peranan penting
dalam pemeliharaan fungsi tubuh.



Keseimbangan mineral dalam cairan
tubuh sangat penting dalam pengaturan kerja



enzim, pemeliharaan keseimbangan
asam-basa, membantu transfer ikatan-ikatan



penting melalui membran sel dan
pemeliharaan kepekaan otot dan saraf terhadap



rangsangan (Almatsier, 2004).



Kalsium merupakan mineral yang
banyak terdapat dalam tubuh. Sebagian



besar berada dalam jaringan keras
yaitu tulang dan gigi terutama dalam bentuk



hidroksiapatit
[(3Ca3(PO4)2.Ca(OH)2]. Kepadatan tulang dan deposisi kalsium



bervariasi menurut umur. Pada
bagian pertama pertumbuhan kepadatan tulang



mengalami peningkatan dan menurun
secara berangsur setelah dewasa. Selain itu



kalsium berada dalam intra dan
ekstraseluler dan memegang peranan penting



dalam mengatur fungsi sel dan
impuls syaraf (Linder, 1992).



Susu dan produk olahan susu
seperti keju merupakan sumber kalsium



yang utama. Selain itu ikan yang
dimakan dengan tulangnya termasuk ikan kering



merupakan sumber kalsium yang
baik. Serelia, kacang-kacangan dan hasil



olahannya seperti tahu dan tempe,
dan sayuran hijau merupakan sumber kalsium



yang baik juga. Tetapi bahan ini
mengandung banyak zat-zat yang menghambat



penyerapan kalsium seperti serat,
fitat dan oksalat (Almatsier, 2004).



Ikan teri merupakan salah satu
sumber kalsium yang terjangkau oleh



seluruh kalangan karena harganya
yang murah dan mudah didapat. Berdasarkan



\









Nutry Survey Indonesia, kandungan
kalsium dalam ikan teri lebih tinggi daripada



susu. Kalsium dari ikan teri akan
bermanfaat jika dikonsumsi secara langsung. Di



dalam tubuh kalsium bekerja sama
dengan laktosa dan vitamin D dalam



pembentukan massa tulang, serta
dengankalium untuk menurunkan tekanan darah



tinggi (Ahira, 2010).



Menurut Direktorat Gizi
Departemen Kesehatan RI (1996), kandungan



kalsium dalam ikan teri jauh
lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan



kalsium pada ikan lain. Hal ini
karena ikan teri dikonsumsi utuh dengan



tulangnya, sedangkan ikan lain
hanya dikonsumsi dagingnya saja.



Berdasarkan uraian di atas, maka
penulis tertarik untuk meneliti



kandungan kalsium yang terkandung
pada ikan teri. Pemilihan ini didasarkan



karena masyarakat cenderung
menganggap bahwa sumber kalsium yang baik



adalah susu beserta produk olahan
susu, dan sering mengesampingkan sumber



kalsium yang lain. Ikan teri yang
digunakan dalam penelitian ini adalah ikan teri



tawar kering yang berasal dari
pasar Kembang Tanjong dan pasar Teupen Raya



Kabupaten Pidie Nanggroe Aceh
Darussalam, dengan pertimbangan perairan laut



Aceh khususnya Kabupaten Pidie
masih bebas dari pencemaran.



Penetapan kadar kalsium dapat
dilakukan dengan metode gravimetri,



spektrofotometri serapan atom dan
titrasi kompleksometri. Metode gravimetri



dapat dilakukan terhadap sampel
yang mengandung kalsium tinggi, namun



metode ini memerlukan proses yang
panjang dan waktu yang lama. Penetapan



kadar kalsium secara
spektrofotometri serapan atom sangat sensitif sehingga dapat



dilakukan untuk kadar analit yang
sangat kecil dan memerlukan waktu yang



\









singkat. Metode kompleksometri
dapat digunakan untuk kadar kalsium yang



tinggi, waktu yang dibutuhkn juga
singkat.



Karena kadar kalsium pada ikan
teri cukup tinggi (2%), maka peneliti



menggunakan titrasi
kompleksometri. Titrasi kompleksometri yaitu titrasi



berdasarkan pembentukan kompleks
antara kation dengan zat pembentuk



kompleks. Sebagai zat pembentuk
kompleks yang banyak digunakan adalah



garam dinatrium etilen diamin tetra asetat
(dinatrium EDTA) (Ditjen POM, 1979). 






Download lengkap Versi PDF








Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.