Kamis, 09 Januari 2014

Skripsi Agrikultur Teknologi Produksi: Pengaruh Jenis Dan Konsentrasi Minyak Nabati Terhadap Mutu Mentega Kacang (Peanut Butter)








 Kacang
tanah adalah biji dari tanaman family Leguminoceae yang banyak digemari
oleh masyarakat pada umumnya. Hal ini disebabkan rasanya yang lezat dan gurih
serta memiliki kandungan kalori yang tinggi dan harganya yang relatif murah.
Kacang tanah termasuk jenis bahan makanan pangan yang telah memasyarakat dan
perlu dikembangkan variasi produknya. Secara tradisional masyarakat telah
sering menggunakan kacang tanah sebagai makanan ringan untuk di konsumsi
langsung, seperti diolah menjadi kacang rebus, kacang goreng, bumbu makanan,
kacang telur, kacang atom dan berbagai macam kue. Sebagai bahan olahan, kacang
tanah juga digunakan sebagai bahan pembuatan minyak goreng, susu kacang, tahu
kacang tanah, mentega, selai, dan pakan ternak. Bagian tanaman lainnya juga
memiliki kegunaan, yaitu kulit luarnya sebagai pakan ternak dan bahan baku
biogas.



Dari
semua produk yang berasal dari kacang tanah, ternyata mentega kacang tanah (peanut
butter
) mempunyai nilai jual yang relatif tinggi sehingga hanya dapat
dikonsumsi oleh sebagian golongan saja. Oleh karena itu perlu dilakukan
pengembangan produk atau diversifikasi produk sehingga mentega kacang ini bisa
diproduksi dalam skala industri rumah tangga dengan proses produksi yang lebih
efisien dan dengan biaya yang murah. Namun, memiliki mutu dan kualitas yang
tidak kalah dengan mentega kacang lainnya seperti selai kacang atau mentega
kacang dengan merek-merek terkenal seperti selai kacang merek Krema, merek
Peter Pan, merek Skippy, dan merek Jif.



Selai kacang disebut juga mentega kacang (peanut butter).
Selai kacang merupakan makanan yang dibuat dari kacang tanah yang disangrai dan
dihaluskan setelah diberi gula, garam, dan penambahan bahan pengawet dan
emulsifier. Produk olahan mentega kacang tanah ini termasuk salah satu jenis
makanan yang berbentuk pasta. Kandungan peanut butter berupa 90% kacang
tanah, sedangkan bahan-bahan lain berjumlah ±10%. Bahan-bahan tambahan yang
biasa digunakan adalah garam, pemanis alami (gula) dan emulsifier. Minyak
kacang atau sejenisnya boleh ditambahkan sebagai bagian dari komponen yang
digunakan. Semakin tinggi konsentrasi minyak kacang yang ditambahkan maka akan berpengaruh
terhadap tekstur dan daya lekat peanut butter yang dihasilkan. Selai
kacang atau mentega kacang yang umumnya ada dipasaran biasanya menggunakan
minyak kacang, sehingga penulis ingin mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi
minyak nabati yang berbeda terhadap mutu selai kacang atau mentega kacang. Hal
inilah yang mendasari penulis untuk melakukan penelitian tentang “Pengaruh
Jenis dan Konsentrasi Minyak Nabati Terhadap Mutu Mentega Kacang (Peanut
Butter
)”




Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis
dan konsentrasi minyak nabati yang terbaik terhadap mutu mentega kacang (peanut
butter
).



Kegunaan Penelitian Penelitian ini berguna untuk mendapatkan data penyusunan
skripsi sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana di Fakultas
Pertanian,  , Medan, dan dapat berguna
untuk pihak-pihak yang berkepentingan dalam industri mentega kacang (peanut
butter
).




 Ada pengaruh jenis dan konsentrasi
minyak nabati serta interaksi kedua faktor tersebut terhadap mutu mentega
kacang (peanut butter).






Download lengkap Versi Word













Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.