| Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh konsentrasi ragi dan suhu pengeringan terhadap mutu tepung telur yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktorial 4x4, Terdiri dari 2 faktor dengan 2 ulangan. Faktor I adalah konsentrasi ragi (K), terdiri dari 4 taraf yaitu K, (0,2%), K2 (0,3%), K3 (0,4%), K4 (0,5%). Faktor H adalah suhu pengeringan (T), terdiri dari 4 taraf yaitu Ti (55°C), T2 (60°C), T3 (65°C), dan T4 (70°C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsnetrasi ragi memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap warna dan gula reduksi serta berbeda tidak nyata dengan rendemen, aroma, kadar air, protein dan lemak. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa suhu pengeringan memberikan pengaruh yang berbeda nyata dengan kadar air, lemak, protein dan gula reduksi, serta berbeda tidak nyata dengan rendemen, warna dan aroma. Interaksi antara konsentrasi ragi dan suhu pengeringan memberikan pengaruih berbeda tidak nyata terhadap rendemen, warna, aroma, kadar air, lemak, protein dan gula reduksi. Untuk menghasilkan tepung telur yang bnaik sebaiknya menggunakan konsentrasi ragi 0,5% (K4) dan suhu 60°C (T2). |
Download lengkap Versi Word

0 komentar:
Posting Komentar