Kamis, 09 Januari 2014

Skripsi Agrikultur Teknologi Produksi: Pengaruh Penambahan Ekstrak Kecombrang Dan Konsentrasi Dekstrin Terhadap Mutu Minuman Bubuk Instan Sari Buah Nenas








Minuman
dan makanan merupakan kebutuhan setiap makhluk hidup. Manusia sebagai makhluk
hidup memiliki kemampuan untuk mengolah, memproduksi serta memanfaatkan seluruh
kandungan isi alam yang telah diciptakan Tuhan Yang Maha Kuasa. Pada zaman
modern ini begitu banyak masyarakat mengkonsumsi berbagai jenis minuman dan makanan
dalam berbagai macam produk di pasaran. Padahal produk-produk tersebut banyak
yang ternyata dibuat menggunakan zat yang berbahaya bagi kesehatan. Masyarakat
sekarang sudah sulit untuk membedakan mana yang baik dan yang buruk untuk
dikonsumsi bagi kesehatan tubuh. Kesulitan itu dapat dibuktikan dengan melihat
produk-produk minuman dan makanan yang sudah diberi penambahan-penambahan zat
tambahan seperti penyedap rasa, pengawet, pemanis buatan, pewarna dan segala
sesuatu yang berasal dari bahan-bahan kimia. Akibatnya lama-kelamaan justru
akan menimbulkan berbagai penyakit, bahkan setelah itu mengkonsumsi obat-obatan
pula. Akhirnya terbentuklah resiko berbahaya ataupun dapat terjadi mutasi pada
tubuh yang membuat penyakit dalam tubuh akhirnya kebal terhadap obat. Maka
salah satu dampaknya adalah meningkatnya sel kanker karena mengkonsumsi
bahan-bahan berbahaya tersebut. Maka untuk itu perlu mengkonsumsi antioksidan.



Antioksidan
merupakan salah satu senyawa yang dapat menghambat radikal bebas pada tubuh
yang bertujuan mencegah berbagai resiko penyakit akibat segala sesuatu yang
menggangu sistem imun yang dapat menyebabkan
penyakit-penyakit berbahaya bagi kesehatan.
Antioksidan secara alami banyak terdapat pada berbagai jenis tanaman
sayur-sayuran dan buah-buahan yang bila dikonsumsi dapat menangkal radikal
bebas serta mengurangi resiko terjangkit penyakit berbahaya pada tubuh.
Sumatera Utara merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi
alam yang besar. Berbagai jenis buah-buahan dan sayuran yang sangat baik untuk
kesehatan terdapat disini. Namun kelemahan cara berfikir dan kurangnya
kemampuan masyarakatnya untuk mempelajari, mengolah dan mengembangkan potensi
alam tersebut membuat daerah ini jauh tertinggal dibandingkan daerah lain di
dalam maupun luar negeri. Dalam masalah ini, saya ingin mengangkat salah satu
jenis tanaman di daerah ini yang sebenarnya sangat baik fungsinya. Kecombrang
atau yang biasa dikenal masyarakat Sumatera Utara sebagai kencong atau kincung
atau honje di kalangan masyarakat Sunda itu telah lama dipergunakan sebagai
penyedap masakan untuk mendapatkan rasa asam yang sedap dan menyegarkan. Salah
satu masakan batak yang terkenal menggunakannya adalah “Daun Ubi Tumbuk”.
Ternyata bunga kecombrang memiliki kadar antioksidan yang tak kalah dibanding
antioksidan pada teh hijau. Masyarakat umumnya kurang menyadari mengapa suatu
bahan ditambahkan ke dalam suatu masakan, seperti kecombrang ini yang di
tambahkan pada yang jelas kita ketahui pada masakan sayuran daun ubi atau daun
singkong. Begitu pula penambahan pada berbagai jenis masakan lain seperti
jahe,bawang, ketumbar, garam, gula, dan sebagainya . Kecombrang selain sebagai
antioksidan juga dimanfaatkan sebagai pengawet, bahan obat-obatan, dan sebagainya.




Produk minuman segar di Indonesia
sangat banyak sekali dengan berbagai macam pilihan jenis dan rasa, mulai dari
yang cair, berkarbonasi hingga yang instan. Namun diantara semua jenis minuman
tersebut sulit sekali menemukan yang aman, bersih dan sehat. Minuman-minuman
tersebut belum tentu aman dikonsumsi semua jenis kalangan dan umur, bersih cara
pengolahan dan penyimpananya serta sehat tidak berefek samping bagi kesehatan
untuk jangka pendek maupun panjang. Minuman sari buah instan banyak sekali
fungsinya selain bentuknya yang instan sehingga mudah dibawa, baik untuk
kesehatan karena buah-buahan mengandung berbagai vitamin yang dibutuhkan untuk
daya tahan tubuh. Selain itu minuman sari buah instan tersebut memiliki daya
simpan yang cukup lama yang sering disebut awet. Kecombrang dapat dijadikan
pengawet alami serta memiliki senyawa antioksidan berupa vitamin E (Tokoferol).
Fungsi vitamin E adalah sebagai antioksidan, merangsang reaksi kekebalan,
mencegah penyakit jantung koroner, sebagai sintesis DNA, mencegah keguguran dan
sterilisasi dan sebagainya.



Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang diperlukan oleh
tubuh dan berfungsi untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Bila dalam tubuh
kebutuhan vitamin dan mineral mencukupi, maka segala jenis penyakit dapat
dicegah. Vitamin C dapat berbentuk sebagai asam L-askorbat dan asam
L-dehidroaskorbat. Hingga kini diketahui hanya lima spesies makhluk hidup yang
ternyata membutuhkan vitamin C, yaitu manusia, kera, marmot (Guinea pig),
kelelawar (Indian fruit bat), dan burung red-vented bulbus.
Vitamin C dapat terserap sangat cepat dari alat pencernaan kita masuk ke dalam
peredaran darah dan dibagikan ke seluruh jaringan tubuh.




Untuk mengetahui pengaruh ekstrak
kecombrang dan dekstrin dengan berbagai konsentrasi terhadap mutu dan uji
organoleptik minuman bubuk instan sari buah nenas.




Penelitian ini berguna untuk
penyusunan skripsi sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana
teknologi pertanian di Fakultas Pertanian,  , Medan dan diharapkan dapat pula berguna
sebagai sumber informasi untuk pihak-pihak yang berkepentingan dalam pembuatan
minuman bubuk sari buah instan.




Adanya pengaruh penambahan ekstrak
kecombrang dan dekstrin dengan berbagai konsentrasi terhadap mutu dan uji
organoleptik minuman bubuk instan sari buah nenas.






Download lengkap Versi Word













Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.