Download lengkap Versi Word
Selasa, 07 Januari 2014
Skripsi Agribisnis: Analisis pendapatan nelayan toke dan nelayan buruh serta faktor-faktor yang mempengaruhinya
Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Prof. Dr. Ir. Kelin Tarigan, MS dan Ibu Ir. Iskandarini, MM. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September -November 2004 di Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, Propinsi Sumatera Utara yang ditentukan secara Purposive dengan dasar bahwa Kecamatan Teluk Nibung merupakan satu-satunya daerah pendaratan ikan di Kota Tanjung Balai. Kelurahan Perjuangan dipilih sebagai daerah penelitian karena di daerah tersebut terdapat jumlah nelayan yang paling besar yang memenuhi di dalam menentukan sample nelayan. Metode analisis yang digunakan adalah uji t- test dan analisis regresi linier berganda. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. Ada perbedaan pendapatan nelayan toke perahu bermotor 6-8GT dan nelayan toke perahu bermotor 5GT. Rata-rata pendapatan nelayan toke perahu bermotor 6-8GT sebesar Rp79.532.134/tahun lebih besar daripada rata-rata pendapatan nelayan toke perahu bermotor 5GT sebesar Rp 58.289.076/tahun. 2. Ada perbedaan pendapatan nelayan buruh perahu bermotor 6-8GT dan nelayan buruh perahu bermotor 5GT. Rata-rata pendapatan nelayan buruh perahu bermotor 6-8GT sebesar Rp8.807.181/tahun lebih besar daripada rata-rata pendapatan nelayan buruh perahu bermotor 5GT sebesar Rp 6.537.333/tahun. 3. Secara serempak dan secara parsial pengalaman nelayan dan lama melaut berpengaruh nyata terhadap pendapatan nelayan toke perahu bermotor 6-8 GT dan nelayan toke perahu bermotor 5 GT. 4. Rata-rata jumlah hasil tangkapan melaut untuk nelayan toke perahu bermotor 6-8GT sebesar 39 ton/tahun, nelayan toke perahu bermotor 5 GT sebesar 29,68 ton/tahun, nelayan buruh perahu bermotor 6-8 GT sebesar 39,33 ton/tahun, dan nelayan buruh perahu bermotor 5GT sebesar 28,75 ton/tahun. 5. Rata-rata frekuensi melaut untuk nelayan toke perahu bermotor 6-8 GT sebanyak 56 trip/tahun, nelayan toke perahu bermotor 5GT sebanyak 52 trip/tahun, nelayan buruh perahu bermotor sebanyak 57 trip/tahun dan nelayan buruh perahu bermotor 5GT sebanyak 50 trip/tahun. 6. Rata-rata lama melaut/trip untuk ukuran perahu bermotor 6-8GT selama 4 hari dan ukuran perahu bermotor 5GT selama 3 hari. 7. Secara serempak dan secara parsial jenis ikan yang dominan diperoleh nelayan (ikan puput dan ikan kembung) berpengaruh nyata terhadap produksi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar