Skripsi Agribisnis: Analisis Optimasi Penggunaan Input Produksi Kakao Rakyat
1. Besarnya pendapatan bersih perhektar pada skala sempit sebesar Rp 4.196.101,695 dan pendapatan bersih perhektar pada "skala luas adalah sebesar Rp 7.309.033,797, hal ini sesuai karena penggunaan input produksi lebih optimal pada skala luas dari pada skala sempit. 2. Masalah-masalah yang dihadapi petani kakao di daerah penelitian adalah serangan hama dan penyakit, harga kakao yang rendah, jalan rusak, modal yang tebatas, tidak adanya keseragaman mutu, tidak adanya lembaga yang menyatukan petani, petani yang tidak melaksanakan budidaya yang benar dan tidak adanya penelitian. Masalah-masalah yang diperkirakan mempengaruhi optimalisasi adalah keterbatasan modal, kurangnya pengetahuan petani tentang teknik budidaya dan tidaL adanya penyuluhan. 3. Upaya-upaya yang dilakukan untuk menghadapi masalah-masalah yang ada di daerah penelitian adalah pemberantasan hama dan penyakit, mencari informasi harga kakao di pasaran, meminta perbaikan jalan kepada pemerintah, meminjam modal, meningkatkan dan menyeragamkan mutu. 4. Untuk keadaan sekarang sangat perlu untuk menambah penggunaan input produksi luas lahan, tenaga kerja dan pupuk kandang, untuk pupuk Urea, pupuk TSP dan pupuk KCL penggunaannya perlu dipertahankan, penggunaan input produksi herbisida perlu dikurangi..
Download lengkap Versi Word
0 komentar:
Posting Komentar