Selasa, 31 Desember 2013

Skripsi Manajemen: Pengaruh Modal Intelektual Terhadap Pertumbuhan Organisasi Perbankan Asing Di Indonesia









Perusahaan yang ideal adalah
perusahaan yang terus menerus tumbuh, tanpa mengalami penurunan satu tahun
bahkan triwulan. Pertumbuhan perusahaan menunjukkan peningkatan ukuran dan
aktivitas perusahaan dalam jangka panjang. Pertumbuhan perusahaan merupakan
harapan penting karena dapat memberikan aspek positif bagi perusahaan yang
mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola aspek permodalan dan asetnya
dalam menciptakan laba untuk meningkatkan size perusahaan. Dunia usaha
dan perbankan merupakan dua unsur kekuatan ekonomi yang saling tergantung dalam
pengembangan usaha maupun pengembangan potensi perekonomian.



Fenomena yang terjadi adalah
pertumbuhan bank di Indonesia selalu mengalami gelombang pasang surut yang
dilihat dari perkembangan tingkat laba dan aktiva. Gelombang naik turun
tersebut relatif teratur dan terjadi berulang-ulang dengan rentang waktu yang
bervariasi. Ketidakstabilan ini karena adanya ancaman globalisasi dan pasar
bebas di dunia perekonomian internasional. Hal ini terlihat pada tahun 2009
yaitu pangsa kredit perbankan dalam pembiayaan perekonomian mencapai sekitar 48
persen. Oleh karena itu, penting peranan perbankan yang kuat dan sehat bagi
kelangsungan pembangunan ekonomi di Indonesia, salah satunya peranan perbankan
asing yang ada di Indonesia.



Bank Asing adalah bank umum
swasta yang merupakan perwakilan (kantor cabang) dari bank induk (kantor pusat)
di negara asalnya. Bank Asing
didirikan
berdasarkan Peraturan Pemerintah No.13 tahun 1968. Ketentuan perundang-undangan
tersebut telah dijadikan sebagai dasar hukum beroperasinya bank asing di
Indonesia.Sampai saat ini, perkembangan bank asing di Indonesia berjumlah 10
bank dengan 181 kantor.



Bank memiliki
peran yang sangat penting dalam perekonomian. Perbankan mempunyai pangsa pasar
besar sekitar 80% dari keseluruhan sistem keuangan yang ada. Mengingat begitu
besarnya peranan perbankan dalam pembiayaan perekonomian sangat dominan di
Indonesia. Maka pengambil keputusan perlu melakukan evaluasi kinerja yang
memadai. Rasio pertumbuhan merupakan indikator yang paling tepat untuk mengukur
peningkatan aktivitas perusahaan dalam jangka panjang.



Ukuran
pertumbuhan pada industri perbankan yang digunakan pada umumnya adalah
pertumbuhan laba (equity growth) yang memfokuskan kemampuan perusahaan
dalam mengelola aspek permodalan dan asetnya dalam menciptakan laba untuk
meningkatkan size perusahaan. Seiring dengan perkembangan kondisi
ekonomi dunia yang begitu pesat antara lain ditandai dengan kemajuan di bidang
teknologi informasi, persaingan ketat, dan pertumbuhan inovasi yang luar biasa
yang menyebabkan banyak perusahaan juga mengubah cara mereka menjalankan
bisnis. Hal ini membuat para pelaku bisnis khususnya organisasi perbankan
semakin menyadari pentingnya aset tidak berwujud berbasis pengetahuan (knowledge
asset
) dalam meningkatkan keunggulan kompetitifnya. Bisnis berbasis
pengetahuan merupakan bisnis yang dijalankan dengan lebih banyak memanfaatkan intellectual
capital
(IC). Dengan kata lain, pelaku bisnis harus cepat merubah strategi
bisnisnya yang pada awalnya berdasarkan labor based business (bisnis
berbasis tenaga kerja) ke arah knowledge based business (bisnis berbasis
pengetahuan) dengan karakteristik ilmu pengetahuan (Sawarjuwono dan Kadir,
2003:35).



Munculnya
modal intelektual (IC) di Indonesia ditandai banyaknya perusahaan-perusahaan di
Indonesia yang menggunakan strategi berbasis pengetahuan. Semakin banyaknya
perusahaan berbasis pengetahuan ditandai dengan adanya Indonesia MAKE Study pada
tahun 2005. Indonesia MAKE Study merupakan suatu penghargaan terhadap
perusahaan-perusahaan berbasis pengetahuan yang paling dikagumi di Indonesia.
Pada tahun tahun 2005 yang masuk dalam nominasi hanya berjumlah 49, sekarang
ini pada tahun 2011 jumlah nominator meningkat menjadi 96. Hal ini dapat
menunjukkan modal intelektual sudah berkembang di Indonesia.



Menurut Pulic
(1998), modal intelektual (IC) merupakan komponen penting perusahaan dalam
penciptaan value added perusahaan. Value added merupakan suatu
indikator pertumbuhan keberhasilan bisnis (dalam Bambang, 2012). Penciptaan
nilai adalah ketika perusahaan yang berbasis pengetahuan memiliki karyawan yang
mempunyai keterampilan, keahlian serta daya inovasi yang tinggi.



Sveiby (1997
dalam Suhendah, 2005) mengklasifikasikan intangibles ke dalam tiga
kategori, yaitu internal structure, external structure, dan employee
competence
. Internal structure meliputi the organisational
structure, legal parameters,
sistem-sistem manual, penelitian dan
pengembangan, dan perangkat lunak. External structure mencakup merk
dagang dan hubungan antara pelanggan dan pemasok. Employee competence meliputi
pendidikan dan pelatihan bagi staf professional yang merupakan penghasil utama
pendapatan (revenues). Berikut ini akan ditampilkan komponen intellectual
capital
(employee competence) Biaya pelatihan dan pendidikan
tertinggi pada 10 bank asing di Indonesia periode 2008-2012.



Tabel 1.1 pendidikan dan
pelatihan merupakan employee competence salah satu komponen dari intellectual
capital.
Bank Asing mengeluarkan biaya pendidikan dan pelatihan untuk
mendidik dan melatih para karyawan bank agar dapat menggunakan kemampuan dan
keahliannya untuk menghasilkan pendapatan bagi perusahaan serta menjaga
kualitas sumber daya manusia yang tinggi serta mampu mengantisipasi perubahan
yang ada dengan cepat untuk dapat memenuhi tantangan dari kondisi perekonomian
saat ini. Pengeluaran biaya pendidikan dan pelatihan tertinggi dimiliki oleh Citibank.
Berdasarkan laporan tahunan 2010 Citibank memberikan pendidikan dan pelatihan
berupa pelatihan internal dan eksternal. Pelatihan internal meliputi
keterampilan teknis perbankan, dan pelatihan penjejangan karyawan, dan
pelatihan eksternal yang meliputi seminar, workshop, dan pelatihan sejenis
lainnya yang bersifat menambah wawasan serta kompetensi.



Dalam penelitian ini menggunakan beberapa variabel yaitu,
variabel independen ialah komponen VAIC
TM yaitu
value added capital employed (VACA), value added human capital (VAHU)
dan structural capital value added (STVA). Variabel dependen yang
digunakan ialah pertumbuhan perusahaan yaitu rasio pertumbuhan laba (EG) yang
merujuk pada penelitian Solikhah et al. (2010) penelitian Adityas
Wicaksana (2011), dan Bambang Parto Kusumo (2012).



Berdasarkan fenomena
gap
yang terjadi, maka menarik perhatian penulis untuk melakukan penelitian
tentang “Pengaruh Modal Intelektual terhadap Pertumbuhan Laba Perbankan
Asing di Indonesia”.
Oleh karena itu, penelitian ini akan
mengkofirmasikan dan menguatkan hasil penelitian serta memberikan bukti empiris
yang lebih kuat dalam teori IC dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan laba
perbankan asing di Indonesia.




Berdasarkan fenomena
gap
yang telah diuraikan pada latar belakang sebelumnya, maka perumusan
masalah penelitian ini adalah apakah komponen VAIC
TM yaitu value added capital employed (VACA), value
added human capital
(VAHU), structural capital value added (STVA)
berpengaruh terhadap pertumbuhan laba (EG) perbankan asing di Indonesia?







Berdasarkan
perumusan masalah yang diuraikan sebelumnya, maka tujuan penelitian ini adalah
untuk menganalisis pengaruh komponen VAIC
TM yaitu
value added capital employed (VACA), value added human capital (VAHU),
structural capital value added (STVA) terhadap pertumbuhan laba (EG)
perbankan asing di Indonesia.




Adapun
beberapa manfaat yang diharapkan dari penelitian ini antara lain :







Penelitian ini
diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang intellectual
capital
terhadap pertumbuhan organisasi perbankan asing di Indonesia.



2. Bagi
Manajer Perusahaan






Penelitian ini
diharapkan menjadi masukan informasi dan pedoman untuk mengembangkan value
creation
bagi perusahaan dengan menggunakan intellectual capital.



3. Bagi
Pengembangan Ilmu Pengetahuan






Penelitian ini
diharapkan memberikan kejelasan dari teori-teori mengenai kinerja intellectual
capital
dan seberapa besar pengaruhnya dalam meningkatkan nilai perusahaan
(value added).







Penelitian ini
diharapkan memberi informasi dan referensi bagi peneliti di masa yang akan
datang.






Download lengkap Versi Word













Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.