Rabu, 31 Desember 2014

Contoh Skripsi Kedokteran:Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Toilet training pada Anak Usia PrasekolahTK

BAB PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua peristiwa yang berbeda tetapi berlangsung sama. Keduanya saling berkaitan sehingga sulit dipisahkan. Pertumbuhan merupakan proses pertambahan ukuran sebagai akibat pertambahan jaringan pada anak. Perkembangan merupakan proses perubahan atau diferensiasi kemampuan anak dalam hal kognitif, afektif, psikomotorik, psikologis dan sosial (Dorland, 2000). Perkembangan anak yang terhambat akan mengakibatkan kualitas SDM yang buruk di masa mendatang. Kualitas perkembangan anak terutama ditentukan pada usia balita (bayi usia lima tahun) yang usia kisarannya 0-5 tahun. Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebaiknya direncanakan sejak awal kehidupan seseorang dan berlanjut pada masa usia balita. Pada masa ini sangat penting untuk meletakkan dasar-dasar pertumbuhan dan perkembangan anak. Pertumbuhan dan perkembangan yang baik akan menghasilkan suatu generasi sehat yang berkualitas di masa depan. Salah satu stimulasi yang penting dilakukan pada masa perkembangan adalah stimulasi terhadap kemandirian anak dalam melakukan buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) di toilet (Brazelton, 1962). Mendidik anak dalam melakukan BAB dan BAK akan efektif apabila dilakukan sejak dini. Kebiasaan baik dalam melakukan BAK dan BAB yang dilakukan sejak dini akan dibawa sampai dewasa. Salah satu cara yang dapat dilakukan orangtua dalam mengajarkan BAB dan BAK pada anak adalah melalui toilet training. Toilet training merupakan cara untuk melatih anak agar bisa mengontrol BAK dan BAB. Hal ini penting dilakukan untuk melatih kemandirian anak dan sebagai stimulasi untuk perkembangan lainnya. Toilet training dilakukan untuk menanamkan kebiasaan baik pada anak, terutama mengenai kebersihan diri. Toilet training harus dilakukan pada usia yang tepat. Apabila waktu pelaksanaan toilet training tidak tepat, maka akan terjadi kesulitan pada perkembangan kemampuan anak. Mengajarkan toilet training pada anak bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Studi terdahulu memperkirakan adanya hubungan antara usia mulainya toilet training dengan lamanya penyelesaian pelatihan. Blum Taubman (2003) menyatakan bahwa toilet training yang diajarkan pada sekelompok anak usia 24bulan, 68% dapat menyelesaikannya sebelum usia 3 tahun. Sedangkan pada sekelompok yang berusia 24 bulan, hanya 54% yang mampu menyelesaikannya sebelum 3 tahun. Sebuah studi di Belgia juga menghasilkan konklusi bahwa pelaksanaan toilet training yang lebih dini akan mempercepat tercapainya kemampuan kontrol kemih (Blum, 2003). Dalam mengajarkan toilet training dibutuhkan metode atau cara yang tepat sehingga mudah dimengerti oleh anak. Penggunaan metode yang tepat akan mempengaruhi keberhasilan orangtua dalam mengajarkan konsep toilet training pada anak.Pengetahuan tentang toilet training sangat penting untuk dimiliki oleh seorang ibu. Hal ini akan berpengaruh pada penerapan toilet training pada anak. Ibu yang mempunyai tingkat pengetahuan yang baik berarti mempunyai pemahaman yang baik tentang manfaat dan dampak dari toilet training. Berdasarkan latar belakang masalah di atas dan mengingat pentingnya toilet training bagi anak, maka menarik untuk diteliti tentang gambaran pengetahuan ibu terhadap pelaksanaan toilet training pada anak usia prasekolah/TK. 1.2. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis dalam hal ini merumuskan masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut: Bagaimanakah gambaran pengetahuan ibu tentang toilet trainingpada anak usia prasekolah/TK? 1.3. Tujuan Penelitian Adapun tujuan dilakukan penelitian ini adalah: 1.3.1. Tujuan Umum Mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang pelaksanaan toilet training pada anak usia prasekolah/TK Al-Azhar tahun 2010. 1.3.2. Tujuan Khs Mengetahui tingkat pengetahuan ibu mengenai toilet training pada masing-masing kelompok karakteristik. 1.4. Manfaat Penelitian Dengan dilakukan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan manfaat, yakni: 1. untuk penulis Sebagai sarana untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan dan informasi/wawasan mengenai toilet training. 2. untuk masyarakat luas Sebagai wawasan dan informasi mengenai toilet training dan berguna dalam pengasuhan anak. 3. untuk pihak lain Sebagai sumber data dan acuan dalam melaksanakan penelitian-penelitian selanjutnya. Contoh Skripsi Kedokteran:Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Toilet training pada Anak Usia PrasekolahTKDownloads Versi PDF Klik Disini


Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.