Sabtu, 01 November 2014

Skripsi Civil Engineering:Kajian Sedimentasi Serta Hubungannya Terhadap Pendangkalan Di Muara Sungai Belawan



BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Negara Republik Indonesia
yang berbentuk kepulauan dengan daerah yang sangat luas, dirasakan sangat perlu akan
kebutuhan adanya angkutan (transport) yang efektif dalam arti aman, murah, lancar, cepat,
mudah, teratur dan nyaman.
Setiap tahap pembangunan sangat memerlukan
suatu sistem angkutan yang efesien
sebagai salah satu prasyarat guna kelangsungan dan terjaminnya pelaksanaan pembangunan tersebut. Salah satu pendukung
sistem angkutan ini adalah subsistem angkutan
laut (sea transport subsystem).
Dalam subsistem angkutan laut ini, diperlukan
adanya sarana maupun prasarana yaitu
Pelabuhan. Secara umum Pelabuhan adalah suatu perairan yang terlindung dari pengaruh gelombang, badai,
arus agar kapal-kapal dapat dengan mudah
dan aman untuk berlabuh dan berputar (turning basin), bersandar sehingga bongkar muat dan pengangkutan penumpang dapat
dilaksanakan dengan secara lancar.
Untuk memperoleh manfaat yang maksimal maka
perencanaan, pembangunan serta
pengembangan Pelabuhan dapat dilihat atau ditinjau dari segi Jual skripsi sosial ekonomi, politik, teknik
dan operasional. Ditinjau dari segi teknis, operasional Pelabuhan
mengalami berbagai hambatan fisik antara lain masalah pendangkalan yang disebabkan oleh sedimentasi yang terjadi
pada kolam Pelabuhan dan alur elayaran. Masalah pendangkalan ini akan
semakin besar dan kompleks jika Pelabuhan tersebut terletak di muara sungai
(estuary). Dalam merencanakan pembangunan dan pengembangan
Pelabuhan, masalah sedimentasi atau pendangkalan harus diminimalisasi terutama pada kolam Pelabuhan
dan alur pelayaran guna mengamankan
dan melancarkan arus pelayaran.
Pelabuhan Belawan (Gambar 1.1) secara
geografis berada pada dua muara sungai
yaitu Sungai Belawan dan Sungai Deli, maka secara fisik proses sedimentasi tidak hanya dipengaruhi oleh pasang surut dan
arus laut saja tapi dipengaruhi pula oleh
debit air sungai. Sehubungan dengan hal tersebut, untuk mengurangi pendangkalan yang diakibatkan oleh sedimentasi
adalah dengan cara melakukan pengerukan
alur pelayaran dan kolam Pelabuhan. Dengan demikian pembahasan tentang masalah angkutan sedimen dan
pengendaliannya merupakan hal yang perlu dilakukan sehingga Pelabuhan dapat berfungsi
dengan maksimal.
Sungai Belawan Jual skripsi Gambar 1.1: Peta
PelabuhanBelawan 1.2. Permasalahan Pelabuhan Belawan secara geografis terletak
pada muara Sungai Belawandan Sungai
Deli, untuk itu masalah pendangkalan yang terdapat di Pelabuhan Belawan semakin
besar yang diakibatkan oleh material yang dibawa oleh aliran sungai tersebut.
Salah satu cara yang efektif untuk mengatasi pendangkalan pada kolam Pelabuhan adalah dengan cara dilakukannya
pengerukan kolam Pelabuhan.
Yang merupakan permasalahan pada penulisan
tugas akhir ini adalah seberapa besar
angkutan sedimen yang terjadi di muara Sungai Belawan yang dapat menyebabkan pendangkalan dan bagaimana jenis
bahan sedimentasi yang terdapat di muara
Sungai Belawan, sehingga apakah dapat material sedimentasi hasil pengerukan dimanfaatkan.
1.3.
Tujuan Penelitian Adapun maksud dan tujuan dari penulisan tugas akhir
ini adalah untuk mengetahui jumlah
sedimetasi yang terjadi di Pelabuhan Belawan yang terletak di muara Sungai Belawan dalam rangka
mengoptimalkan kapasitas kolam Pelabuhan guna peningkatan pelayanan dan
pengembangan Pelabuhan.
1.4.
Pembatasan masalah Jual skripsi Untuk mencapai tujuan yang lebih jelas
dan terarah, maka dibuatlah pembatasan
masalah, yaitu hanya membahas tentang jumlah sedimen yang terjadi di muara Sungai Belawan dan yang diamati hanyalah
Total Load Sediment dengan mengabaikan
pengaruh pasang surut air laut.
1.5.
Metodologi Dalam penelitian ini
dibagi dalam beberapa tahapan yaitu : pengambilan data di lapangan, pengujian sampel dan analisa data
hasil penelitian.
1.
Pengumpulan data dilapangan Sampel sedimen yang akan diuji adalah sampel
yang diambil oleh PT Pengerukan
Indonesia (Persero) pada saat proses pengerukan kolam Pelabuhan dan alur pelayaran dilakukan.
Data curah hujan dan data debit Sungai Belawan didapat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
stasiun Maritim Belawan.
2.
Pengujian sampel Pengujian sampel dilakukan di laboraturium mekanika
tanah Departemen Teknik Sipil Jual
skripsi. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui
massa jenis dari sediman dan untuk mengetahui klasifikasi jenis tanah berdasarkan ukuran butirannya.
3.
Menghitung transport sedimen Perhitungan transport sedimen ini
menggunakan beberapa metode yaitu metode
Yang’s (1973), metode Engelund and Hansen (1967) dan metode Metode Shen and Hungs(1971).
4.
Membandingkan hasil perhitungan Jual skripsi Membandingkan hasil
perhitungan dengan menggunakan metode-metode di atas dengan hasil pengerukan
sedimen yang dilakukan oleh PT Pelabuhan Indonesia I dengan pelaksana PT.
Pengerukan Indonesia.
5.
Kesimpulan.
Melakukan pengambilan kesimpulan dari hasil
perhitungan yang didapat dari penelitian
ini.
Langkah-langkah penelitian ini dapat
ditampilkan dengan bagan yang ada pada Gambar
1.2.
MULAI PENGUMPULAN DATA KAJIAN PUSTAKA ANALISA DATA MENGHITUNG TRANSPORT SEDIMEN KESIMPULAN SELESAI PENGUJIAN LABORATURIUM
SAMPEL Jual skripsi Gambar 1.2: Bagan
Penelitian 1.6. Sistematika Penulisan Untuk
memberikan gambaran garis besar penulisan Tugas Akhir ini, maka isi tugas akhir ini dapat diuraikan sebagai
berikut : BAB I : PENDAHULUAN Bab ini terdiri dari Latar Belakang,
Permasalahan, Maksud dan Tujuan, Pembatasan
Masalah, Metodologi dan Sistematika Penulisan.

Skripsi Civil Engineering:Kajian Sedimentasi Serta Hubungannya Terhadap Pendangkalan Di Muara Sungai Belawan

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.