Sabtu, 01 November 2014

Skripsi Civil Engineering: Prediksi Perkembangan Ketidakrataan Jalan (Kajian Literatur)



BAB I PENDAHULUAN 
I.1. UMUM 
Kerusakan
jalan disebabkan antara lain karena beban lalulintas berulang yang  berlebihan(overloaded), panas/suhu udara, air
dan hujan serta perencanaan awal yang salah.
Oleh sebab itu disamping
direncanakan secara tepat jalan harus dipelihara dengan baik agar  dapat melayani 
pertumbuhan lalulintas selama umur rencana. Pemeliharaan jalan rutin  maupun berkala perlu dilakukan untuk
mempertahankan keamanan dan kenyamanan jalan  bagi pengguna dan menjaga  daya tahan/keawetan sampai umur rencana.

Survei kondisi  perkerasan perlu
dilakukan secara periodik baik struktural maupun non-struktural untuk  mengetahui tingkat pelayanan jalan yang
ada(Suwardo & Sugiharto, 2004). Salah satu tujuan  pemeriksaan kondisi perkerasan antara lain
untuk mengetahui ketidakrataan permukaan jalan  ( road roughness).Ketidakrataan jalan (Road
Roughness) adalah penyimpangan dari permukaan jalan  yang mempengaruhi dinamika bergerak kendaraan,
keselamatan, kenyamanan, kecepatan  perjalanan
serta dampak pada biaya operasi kendaraan(Paterson, 1987). Untuk mengetahui  tingkat ketidakrataan jalan ini, dapat
dilakukan dengan menggunakan berbagai cara yang  telah direkomendasikan oleh Bina Marga maupun
AASHTO. Metode pengukuran ketidak  rataan
jalan yang dikenal pada umumnya antara lain metode NAASRA (SNI 03-3426-1994),  Rolling Straight Edge, Slope Profilometer
(AASHO Road Test), CHLOE Profilometer, dan  Roughometer (Yoder and Witczak, 1975). Dari
data pengukuran yang ada kemudian  dilakukan
perhitungan dan analisis, sehingga 
diperoleh nilai kondisi pelayanan jalan  berdasarkan tingkat ketidakrataan jalannya.
Jual skripsi I.2. LATAR BELAKANG Perkembangan
ketidakrataan  jalan adalah hal yang
sangat kompleks yang  disebabkan oleh
deformasi oleh beban lalu lintas, variasi kedalaman alur , cacat permukaan  serta kombinasi dari penuaan dan efek
lingkungan ( Paterson, 1987). Banyak lembaga-  lembaga penelitian di bidang jalan yang
meneliti perkembangan dari ketidakrataan ini. Antara  lain adalah 
British Transport and Road Research Laboratory (TRRL) dengan RTIM2  Roughness Progression pada tahun 1982dan
Australian Road Research Board (ARRB) pada  tahun  Dalam
menentukan perkembangan ketidakrataan, masing- masing penelitian  mengunakan parameter- parameter yang berbeda
satu sama lainnya. Parameter- parameter ini  akan dibahas dan dipaparkan sehingga diketahui
perbedaan mendasar dari penelitian-  penelitian
ini. Berdasarkan hal inilah tulisan ini diangkat dalam tugas akhir ( TA) dengan
 judul ” Prediksi Perkembangan
Ketidakrataan Jalan ”.
serta The World Bank dengan HDM-4
pada tahun 1995.
I.3. TUJUAN  Tujuan dari studi ini adalah :  1. 
Mengetahui Parameter- parameter yang mempengaruhi dalam penentuan  perkembangan ketidakrataan jalan dari berbagai
lembaga penelitian.
2.  Mengetahui perbedaan serta persamaan dalam
pengunaan parameter  ketidakrataan jalan
pada berbagai penelitian.
3.  Membandingkan nilai perkembangan
ketidakrataan jalan dari RTIM2,  ARRB dan
HDM-4 berdasarkan parameter yang digunakan.
Jual skripsi IV. PEMBATASAN
MASALAH Agar penelitian ini dapat terarah dan sesuai dengan tujuan, maka
diperlukan  pembatasan masalah. Dalam
penelitian ini, permasalahan dibatasi pada : 1.    Lembaga penelitian yang dikaji adalah TRRL
dengan perkembangan  ketidakrataan jalan
RTIM2, ARRBdengan perkembangan ketidakrataan  jalan ARRB,dan The World Bank dengan
perkembangan ketidakrataan  jalan HDM-4.
2.  Parameter- parameter yang digunakan dalam
penentuan perkembangan  ketidakrataan ini
dikaji dari kondisi negara asal penelitian.
3.  Perkembangan ketidakrataan yang digunakan
adalah pada perkerasan  lentur.

Skripsi Civil Engineering: Prediksi Perkembangan Ketidakrataan Jalan (Kajian Literatur)

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.