Sabtu, 01 November 2014

Skripsi Civil Engineering: Perencanaan Jembatan Tahan Gempa Bentang ≤ 30 M Dengan Gelagar I Berdasarkan SNI 2833-2008 (Perencanaan)



BAB I PENDAHULUAN
I.1 Latar
Belakang
Dari segi geografis Indonesia
merupakan negara yang sangat subur, mempunyai hasil alam yang sangat melimpah ruah, dan
dibawahnya terdapat hasil-hasil pertambangan
yang sangat banyak seperti aluminium, timah, emas dan lain sebagainya. Tetapi jangan terlena dengan hal
itu, disisi lain Indonesia adalah negara yang rawan dengan bencana khususnya bencana
yang diakibatkan oleh pergerakan tektonik
didalam tanah atau yang lazim disebut dengan gempa.
Disisi lain peningkatan jumlah
penduduk yang sangat drastis mengakibatkan dibutuhkannya teknologi yang lebih baik
khususnya dalam dunia konstruksi dalam rangka
mempermudah interaksi antara dua daerah dan keamanan serta kenyamanan bagi masyarakat Kondisi countur tanah di
Indonesia pada dasarnya sangat keras sehingga sangat diperkaya dengan banyaknya bukit dan lembah,
banyaknya sungai yang memisahkan 2
perbukitan. Hal ini menyebabkan diperlukannya penghubung antara 2 sisi pada sungai tersebut supaya interaksi
antar 2 daerah bisa berjalan dengan baik.
Penghubung yang dimaksud adalah
jembatan, sebagai infrastruktur yang mempunyai
peranan yang sangat penting didalam pergerakan perekonomian masyarakat.
Jual skripsi Melihat perkembangan
dunia konstruksi Indonesia secara kuantitas sangat banyak, hal ini bisa kita lihat dengan
banyaknya jembatan penghubung yang sudah didirikan di berbagai daerah di Indonesia baik
jembatan sederhana dengan perletakan
sederhana atau jembatan layang dengan perletakan yang super canggih.
Tetapi dengan melihat
kejadian-kejadian yang terjadi dinegara ini, hancurnya jembatan-jembatan yang diakibatkan oleh gempa
baik kerusakan akibat lemahnya penyokong,
lemahnya bagian struktur bawah jembatan dan kurang mendukungnya tanah disekeliling jembatan tersebut telah
membuktikan bahwa betapa jauhnya kualitas
standar jembatan tahan gempa yang sebelumnya, maka untuk mengurangi tingkat kerusakan pada jembatan, para
engineer-engineer yang ada di Indonesia melakukan
penelitian lebih lanjut tentang kerusakan-kerusakan jembatan yang ada d inegara ini, hal inilah yang mendasari
dikeluarkannya Standar Nasional Indonesia
2833-2008 yang mengatur tentang perencanaan ketahanan gempa untuk jembatan.
Standard ini merupakan modifikasi
dan peninjauan ulang peraturan gempa dari yang sebelumnya yang disesuaikan dengan
perkembangan teknologi sehingga bisa menjawab
kebutuhan didalam negeri, standard ini juga mempertimbangkan dan mengikuti perkembangan spesifikasi 3 negara
yaitu Jepang dan New Zealand serta California.
Hal ini disebabkan karena negara tersebut juga memiliki tingkat kerawanaan terhadap gempa yang sangat tinggi
dan kesuksesan negara tersebut Jual
skripsi didalam mengembangkan konstruksi khususnya jembatan mengalami
pertumbuhan yang sangat pesat.
Dengan melihat hal ini, penulis
mencoba untuk merencanakan sebuah jembatan precast bentang 20 meter sesuai dengan SNI
2833-2008 baik bagian atas struktur (superstructure)
dan bagian bawah struktur(substructure) jembatan tersebut.
I.2 Maksud dan Tujuan Adapun
maksud dan tujuan pembahasan Tugas Akhir ini adalah:  Dari segi akademis Menyelesaikan
kurikulum Teknik Sipil dimana setiap mahasiswa yang ingin menyelesaikan studi Sarjana Strata 1( S1) di
Jurusan Teknik Sipil,Fakultas Teknik, Universitasa
Sumatera Utara harus membuat sebuah tulisan baik berupa studi kasus, studi literatur, perencanaan/designing,
penelitian. Dalam tugas akhir ini yang dibahas adalah perencanaan jembatan.
 Dari segi pembahasan masalah Saat ini
ada 88 ribu jembatan di Indonesia dan sebagian besar melintasi sungai kecil. Jumlah tersebut bukanlah jumlah yang
sedikit. Untuk ruas jalan nasional dan provinsi
saja memiliki sekitar 32 ribu jembatan dengan panjang total sekitar 54 ribu meter. Jumlah jembatan yang melintasi
sungai-sungai dengan lebar lebih dari 100 meter kurang dari 2%. Ini menunjukkan bahwa
kebijaksanaan penggunaan bangunan atas
dengan tipe dan panjang standar harus lebih diprioritaskan untuk mempercepat program penanganan jaringan jalan secara
nasional. Namun demikian, Jual skripsi perkembangan
teknologi pembangunan jembatan di Indonesia bukan berarti tidak mengalami peningkatan. Dari tahun ke tahun
teknologi jembatan di Indonesia sebenarnya
mengalami peningkatan yang cukup pesat sejalan dengan kebutuhan prasarana infrastuktur darat dan air yang kian
berkembang.
Tetapi perlu dipahami dengan baik
bahwa kondisi teknis jembatan yang ada di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan.
Berikut beberapa permasalahan teknis jembatan
di Indonesia adalah: • Kemampuan
perencanaan teknis jembatan di daerah kurang mengikuti kemajuan teknologi perencanaan baik untuk
jembatan standar apalagi jembatan-jembtan
khusus.

Skripsi Civil Engineering: Perencanaan Jembatan Tahan Gempa Bentang ≤ 30 M Dengan Gelagar I Berdasarkan SNI 2833-2008 (Perencanaan)

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.