Sabtu, 01 November 2014

Skripsi Civil Engineering: Kajian Koefisien Pasak dan Tegangan Ijin pada Pasak Cincin Berdasarkan Revisi PKKI NI-5 2002 Dengan Cara Experimental



BAB I PENDAHULUAN
I.1 Umum
Pemilihan suatu material konstruksi
tergantung dari sifat sifat teknis, ekonomis dan dari segi keindahan. Apabila kayu diambil
sebagai bahan konstruksi maka perlu diketahui
sifat-sifat dari kayu itu sendiri.
Kayu sampai saat ini masih banyak
dibutuhkan dan digunakan oleh masyarakat luas karena kayu merupakan sumber kekayaan
alam yang tiada habis habisnya apabila
dikelola dengan baik, karena itu tidak hanya merupakan salah satu jenis bahan konstruksi didalam sejarah umat manusia,
tetapi mungkin juga menjadi yang terakhir.
Sebagai salah satu konstruksi
yang pertama , jauh sebelum ilmu pengetahuan , khususnya matematika, memperlengkap kita
dengan suatu teori untuk perencanaan konstruksi,
teknik penggunaan kayu pada jaman yang lampau didasarkan hanya berdasarkan atas pengalaman dan intuisi.
Sekarang ini Ilmu Teknik Konstruksi Kayu (Timber Engineering ), yang dimulai
perkembangannya di jerman pada permulaan abad 20, telah dan masih terus mengalami
transisi dari suatu bidang pengetahuan pertukangan
kayu tradisional ke suatu ilmu pengetahuan berdasarkan matematis yang sudah lama digunakan pada konstruksi –
konstuksi baja dan beton. Dalam teknik penggunaan
kayu sebagai bahan konstruksi yang lebih rasional, perlu disebut khusus : • Pengetahuan sifat – sifat jenis-jenis kayu
serta faktor pengaruh.

Sambungan dan alat penyambung.

Pengawetan Oleh karena itu pada masa sekarang ini Indonesia sebagai
negara berkembang yang mempunyai
kekayaan alam akan kayu, harus dapat memanfaatkan kayu demi perkembangan pembangunan dan keindahan akan
bangunan kayu, Negara ngara maju Jual
skripsi mengembangkan kayu sebagai bahan konstruksi seperti : pilar ( kolom ),
kuda-kuda atap, balok, panggung
bekisting jembatan , dan lain lain.
I.2 Latar Belakang Pada revisi PKKI NI-5 2002
hanya mencakup baut atau pasak dengan diameter 6 -25 mm, oleh karena itu perlu penelitian
lebih lanjut untuk mendapatkan rumusan kekuatan
sambungan apabila menggunakan baut atau pasak yang lebih besar dari diameter 25 mm.
Dibandingkan dengan konstruksi
baja di mana praktis kita hitung dengan sambungan
sambungan dan titik buhul yang kaku , maka karakteristik dalam konstruksi kayu adalah juga adanya
deformasi-deformasi atau pergeseran-pergeseran pada sambungan .
Maka untuk perencanaan sambungan
digunakan rumus : Zu ≤ λ Øz Z’ dimana Zu = Tahanan perlu sambungan λ = faktor waktu (tergantung kombinasi
pembebanan) biasanya untuk baja diambil
1, Øz = Faktor tahanan sambungan diambil
0, Z’ = Tahanan terkoreksi sambungan Dalam
hal yang akan ditinjau adalah sambungan dengan menggunakan alat penyambung pasak cincin yang terbuat dari
baja, dimana penulis ingin mengetahui koefisien
sambungan, hubungan antara Tegangan dan Regangan serta rumus untuk kekuatan ijin pada sambungan pasak cincin yang
akan diuji secara eksperimental dan kajiannya
secara teoritis dengan menggunakan tata cara perencanaan konstruksi kayu berdasarkan Revisi Peraturan Konstuksi Kayu
Indonesia ( PKKI NI-5 2002).
I.3 Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari
penelitian ini adalah sebagai berikut : 1.
Menentukan Elastisitas kayu , Tegangan tekan ijin sejajar serat kayu,
Kadar air dan Berat jenis dari kayu yang
digunakan.
Jual skripsi 2. Untuk mendapatkan rumus kekuatan ijin
sambungan kayu dengan alat penyambung
pasak dari baja menggunakan PKKI NI-5 3. Mendapatkan hubungan Regangan dan Tegangan
yang terjadi sampai pada tegangan
ultimate baik secara teoritis maupun secara experimen.
4. Mengamati hubungan Tegangan dan Regangan dari
elastis sampai ultimate.
I.4 Perumusan Masalah Alat penyambung yang akan
digunakan pada penelitian ini adalah pasak yang terbuat dari baja dengan memakai tata cara
perencanaan konstruksi kayu didasarkan pada
PKKI NI-5 2002 ,arah gaya diasumsikan bekerja sejajar serat kayu, agar didapat hubungan antara Tegangan dan regangan sampai
pada Tegangan ultimate baik secara teoritis
dan experimental.

Skripsi Civil Engineering: Kajian Koefisien Pasak dan Tegangan Ijin pada Pasak Cincin Berdasarkan Revisi PKKI NI-5 2002 Dengan Cara Experimental

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.