Sabtu, 01 November 2014

Skripsi Civil Engineering: Evaluasi Kriteria Penerimaan Campuran Beraspal Lapis Permukaan Menurut Spesifikasi Jalan Bina Marga Versi Desember 2006



 BAB I PENDAHULUAN 
I.1 UMUM 
Jalan merupakan prasarana transportasi yang
mempunyai peranan penting  dalam
aktivitas perekonomian di bidang transportasi. Sebab dapat menjamin  kelancaran arus barang dan manusia.
[8] Permukaan jalan dilapisi
dengan perkerasan  jalan, yaitu
perkerasan lentur  (flexibel pavement),
dan perkerasan kaku  (rigid  pavement).
[19] Sehingga jalan harus
memiliki kondisi yang sesuai dengan umur  rencana serta memenuhi spesifikasi.
Kondisi jalan di Indonesia
terlihat mengalami kerusakan dimana – mana,  khususnya di Propinsi Sumatera Utara.
Sepanjang 365,24 kilometer jalan propinsi di  Sumatera Utara dalam kondisi rusak dari total
2.752,41 kilometer jalan propinsi  tersebut.
Jika dipersentasekan mencapai 47,06% (jalan nasional), 22,57% (jalan  propinsi), dan 57,04% (jalan kabupaten).
[8] Salah satu kerusakan yang
terjadi disebabkan oleh tingginya frekuensi  kendaraan yang lewat di atas permukaan jalan,
sehingga menyebabkan turunnya  tingkat
pelayanan jalan. Hal ini juga dipengaruhi oleh perkerasan jalan yang telah  direncanakan tidak sesuai dengan spesifikasi.
Adanya retak –  retak (cracking),  pengelupasan (ravelling) dan berlubang
(potholes) pada permukaan jalan merupakan  bukti penurunan tingkat pelayanan jalan atau
kondisi jalan mengalami kerusakan.
[17] Kerusakan tersebut
ditanggulangi dengan upaya perbaikan konstruksi jalan  berupa serangkaian kegiatan yang diarahkan
untuk menjaga agar struktur jalan dapat  berfungsi
dengan senyaman mungkin. Usaha melakukan perbaikan – perbaikan yang  bertujuan memperpanjang umur rencana disebut
dengan pekerjaan pemeliharaan   jalan.
Pemeliharaan jalan terdiri atas peningkatan jalan, overlay, atau pemeliharaan  rutin (penambalan saja).
Pada pemeliharaan jalan terdapat
prosedur pekerjaan konstruksi jalan, yaitu  jenis perkerasan jalan harus dihampar dan
dipadatkan. Proses pemadatan dalam  perencanaan
harus sesuai dengan spesifikasi. Akan tetapi, dalam kondisi tertentu  setelah diaplikasikan di lapangan  dan telah 
mengalami pemadatan, tidak  mencerminkan
dan sesuai dengan spesifikasi, sehingga kerusakan terjadi kembali  dan tidak mencapai umur rencana.
Oleh karena itu, dilakukan
evaluasi dengan mengontrol kualitas (quality  control) perkerjaan konstruksi jalan di
lapangan dengan mengambil benda uji core  menggunakan core drill dan dibandingkan dengan
perencanaan di laboratorium yang  menggunakan
percobaan Marshal. Kemudian ditentukan tingkat persentase  penerimaan perkerasan tersebut terhadap
perbandingan di lapangan dan di  laboratorium.
I.2  PERMASALAHAN Sebagian kondisi jalan di
Sumatera Utara  berada dalam kondisi
rusak,  sehingga upaya untuk meningkatkan
kondisi jalan tersebut menjadi lebih 
baik  memerlukan biaya yang cukup
besar. Hal ini terjadi, karena pekerjaan konstruksi  jalan tidak sesuai dengan spesifikasi. Maka,
dilakukan evaluasi kriteria penerimaan  spesifikasi
terhadap perkerasan pada pekerjaan konstruksi jalan.
Tujuan evaluasi tersebut adalah
mengetahui tingkat kualitas dalam perkerasan  jalan dengan mengontrol kualitas bahan
perkerasan, agar komposisi struktur  perkerasan
sesuai dengan kriteria penerimaan spesifikasi, karena spesifikasi   merupakan standard untuk melakukan proses
pekerjaan konstruksi jalan, peningkatan  serta
pemeliharaan jalan.
Jenis perkerasan yang dibahas
adalah perkerasan lentur (flexible pavement) yang memiliki susunan lapisan
sebagai berikut:  1.  Lapisan tanah dasar (sub grade), 2.  Lapisan pondasi bawah (subbase course), 3.  Lapisan pondasi atas (base course), dan 4.  Lapisan pondasi permukaan/penutup (surface
course) terdiri atas dua  lapis, yaitu
lapis aus (wearing course), dan lapis pengikat.
Pada tugas akhir ini akan dibahas
lapisan permukaan/penutup (surface  course)
sebagai faktor kerusakan jalan disebut dengan campuran beraspal.
[4] Permasalahan yang dibahas
pada tugas akhir ini tidak meliputi kondisi jalan  yang rusak, tetapi hanya pada campuran
beraspal lapis permukaan yang seharusnya  memenuhi spesifikasi. Untuk itu, dilakukan
evaluasi kriteria penerimaan terhadap  campuran
beraspal dengan mengontrol kualitasnya (quality control) menggunakan  metode statistik dengan acuan spesifikasi
jalan Bina Marga versi Desember 2006.

Skripsi Civil Engineering: Evaluasi Kriteria Penerimaan Campuran Beraspal Lapis Permukaan Menurut Spesifikasi Jalan Bina Marga Versi Desember 2006

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.