BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Lensa
kontak merupakan suatu
hasil perkembangan teknologi
di bidang oftalmologi
yang digunakan sebagai
alternatif pengganti kacamata
untuk mengatasi kelainan
refraksi mata. Lensa
kontak adalah pilihan
nomor satu bagi
banyak orang dengan
kebutuhan visi koreksi.
Bagi banyak orang,
lensa kontak memberikan fleksibilitas dan kenyamanan. Ada banyak lensa
yang berbeda tersedia untuk berbagai kebutuhan dan
preferensi. Lensa kontak
dapat digunakan untuk
memperbaiki berbagai gangguan
penglihatan seperti Miopia,
Hiperopia , astigmatisma,
dan Presbiopia (U.S. Food and
Drug Administration, 2011).
Ide pertama sekali pembuatan lensa kontak
dikemukakan oleh Leonardo Da Vince
pada tahun 1508
(Chirismer, 2010). Selepas para
sainstis berusaha dalan waktu beberapa
abab, perkembangan lebih
terang, tidak ada
bingkai yang mengganggu
pandangan mata, mengurangi
distorsi, tidak berkabut,
tidak mudah terkena air hujan, dan tidak menghalangi
aktivitas. Namun begitu pada zaman yang era ini,
lensa kontak bukan
hanya menkoreksi, ia
adalah fashion. Contohnya,
lensa kontak dekoratif. Selama
musim Halloween pada tahun 2003, U.S.
Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan
peringatan konsumen tentang
risiko menggunakan lensa
kontak dekoratif didistribusikan tanpa
keterlibatan yang tepat oleh
dokter mata. FDA menyatakan bahwa mereka telah menerima laporan dari ulkus kornea yang terkait dengan pemakaian lensa
kontak dekoratif (Joseph, 2004).
Dr. Lester
M. Crawford, komisaris
FDA memperingatkan bahawa "Consumers should
understand that decorative
contact lenses, like
contact lenses intended
for correcting vision,
present serious risks
to eye health
if they are distributed
without the appropriate involvement of a qualified eyecare professional." “Konsumen harus
memahami tentang lensa
kontak dekoratif, seperti
lensa kontak Contoh skripsi 2 yang
untuk memperbaiki visi,
tetapi risiko serius
muncul terhadap kesehatan
mata jika mereka
didistribusikan tanpa keterlibatan
yang tepat dari
perawatan mata profesional yang berkualitas.”(Joseph,
2004). Manakala penggunaan
lensa kontak menimbulkan
banyak dampak negatif yang
perlu diwaspadai, apalagi
jika tidak mengikuti
aturan pemakaian. Seperti gangguan metabolism mata (hypoxia), kerusakan
stroma, trauma endotel, timbulnya toksik dan
alergi, keratitis steril,
keratitis mikroba, gangguan
aliran airmata, dan distorsi
kornea mata. Tetapi yang paling sering timbul adalah neovaskularisasi pada kornea
mata akibat hypoxia
dan keratitis yang
disebabkan bakteri timbul
akibat adanya stress dari
penggunaan lensa kontak (Dart, 1999) Dari data
statistik diatas dapat
diketahui bahawa penggunaan
lensa kontak semakin meninkat dan semakin mudah diperolehi.
Pengetahuan tentang lensa kontak yang
dipilih sangat penting supaya tidak membahayakan tubuh badan kita. Namun, di Fakultas
Kedokteran belum ada
penelitian tentang tingkat
pengetahuan mahasiswa dan
penggunaan lensa kontak
semakin pesat, baik
di negara maju
maupun negara berkembang. Pada zaman ini, telah tersedia
beragam jenis lensa kontak.
Pada beberapa tahun terakhir ini,
sekitar 34juta- 36 juta pemakai lensa kontak di
Amerika Serikat. Pada
tahun 2012, Contact
Lens Spectrum memperkirakan bahawa ada sekitar 37juta – 38juta pemakai
lensa di Amerika Serikat (Jason, 2012).
Sedangkan prevalensi pengguna
lensa kontak pada mahasiswa kedokteran di Fakultas Kedokteran Contoh skripsi tahun 2009
menunjukkan ada sebanyak 115 pengguna
lensa kontak dari 1306 mahasiswa (Somanathan, 2009).
Berdasarkan American Optometric
Associationpada tahun 2003, alasan orang memilih
menggunakan lensa kontak
daripada kacamata karena
lensa kontak mengikuti pergerakan bola mata dan tidak
sedikitpun mengurangi lapangan pandang mata, sehingga
tidak mengganggu penglihatan,
memperindah penampilan, nyaman, yang menggunakan lensa kontak secara umum.
Oleh kerana itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini.
Contoh skripsi 3 1.2. Rumusan Masalah Dari urairan diatas didapati masalah sebagai
berikut.: Seberapa tinggi tingkat
pengetahuan penggunaan lensa kontak.
1.3. Tujuan penelitian 1.3.1 Tujuan Umum Diketahui
tingkat pengetahuan mahasiswa
Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara angkatan 2012 yang menggunakan
lensa kontak.
1.3.2 Tujuan Khcontoh skripsis Untuk
mengetahui katergori tingkat
pengetahuan Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Universitas Sumatera Utara
angkatan 2012 mengenali
jenis-jenis lensa kontak, cara memilih lensa kontak dan cara
membersihkan lensa kontak yang dipakai.
1.4 Manfaat Penelitian 1. Dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang
community research program, sehingga
menambah kemampuan peneliti untuk melakukan penelitian.
2. Dapat mengetahui karateristik setiap jenis
lensa kontak yang tersedia dan cara untuk memilih lensa kontak yang sesuai.
3.
Menambah pengetahuan tentang
lensa kontak dan
menggunakan secara optimal.
Contoh skripsi
0 komentar:
Posting Komentar