Sabtu, 25 Oktober 2014

Skripsi Manajemen:Pengaruh Kewirausahaan Korporasi Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Pabrik Pengolahan Crumb Rubber



BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah Sektor
Pertanian merupakan salah satu sektor ekonomi yang memegang peranan penting dalam menunjang laju pembangunan di
Negara kita dan merupakan sektor andalan
bagi Kabupaten Asahan. Karet merupakan komoditi ekspor yang mampu memberikan kontribusi di dalam upaya
peningkatan devisa Indonesia. Ekspor karet Indonesia selama 20 tahun terakhir terus
menunjukkan adanya peningkatan dari 1,0 juta ton pada tahun 1985 menjadi 1,3 juta ton pada
tahun 1995 dan 2,0 juta ton pada tahun 2007.
Pendapatan devisa dari komoditi ini pada semester pertama tahun 2008 mencapai US$ 2,0 milyar, dan diperkirakan nilai ekspor
karet pada tahun 2008 akan mencapai US$ 4,2
milyar (Kompas, 2008).
Crumb Rubber merupakan suatu
industri pengolahan karet remah yang berbadan hukum PT yang beroperasi di Kabupaten Asahan.
Pabrik ini bergerak dibidang perkaretan
yang mengolah bahan baku karet berasal dari petani karet di kecamatan yang diterima pabrik dalam bentuk slabs, lump,
cuplump, dan sit angin atau lebih dikenal dengan Bahan Olahan Karet Rakyat (BOKAR)
menjadi produk setengah jadi berkualitas
ekspor. Sudah banyak yang dilakukan pihak perusahaan dalam rangka memacu roda perekonomian masyarakat kota
Kisaran khsnya dan petani di banyak kecamatan
Kabupaten Asahan. Kabupaten Asahan merupakan kabupaten yang unggul dalam bidang industri karet remah, karena
produk karet remah merupakan komoditi ekspor
unggulan yang menjadikan kabupaten ini sebagai penghasil karet yang terbesar.
Ekspor karet Indonesia umumnya
dilakukan dalam bentuk karet remah atau dikenal dengan nama ”Crumb Rubber” yang
diklasifikasikan dengan Standar Indonesia Rubber (SIR) yaitu SIR 5, SIR 10, dan SIR 20, dan
diekspor langsung ke Negara konsumen (Amerika,
Eropa dan Asia maupun Negara Ketiga). Perbandingan ekspor ke Negara Amerika sebesar 60 persen sampai 75 persen, 20
persen ke Negara Jepang, dan selebihnya
ke Eropa dan ke Negara Australia (Gapkindo,2008).
Kabupaten Asahan merupakan daerah
yang mempunyai jumlah perusahaan skala kecil,
menengah, dan besar yang relatif banyak jumlahnya. Sebagaimana Kabupaten lainnya di Indonesia, Kabupaten Asahan juga
mengalami perkembangan dalam industri manufaktur,
khsnya industri pengolahan crumb rubber ditandai denganbertambahnya jumlah perusahaan crumb rubber.
Perkembangan jumlah pabrik pengolahan crumb rubber dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel
1.
Perkembangan Jumlah Pabrik
Pengolahan Crumb Rubber Di Kabupaten Asahan NO
Nama Industri Tahun Berdiri Tahun Produksi (Konversi CR) 1 PT. Bakrie Sumatera Plantation 1935 2 PT.
Buana Estate 1938 3 PT. Karet Maju Mas 1942 4 PT.
Remeling 1947 5 PT. Multimas Nabati Asahan 1950 6 PT.
Asahan Crumb Rubber 1954 7 PT. Pabrik Bunut Kisaran Barat 1959 8 PT.
Triroyal Timurraya 1963 9 PT. Desa Bunut Asahan 1967 10 PT.
Adei Crumb Rubber 1970 11 PT. Asahi Glass Tbk I 1974 12 PT.
Asahi Glass Tbk II 1977 13 PT. Aschulman Plastics I 1978 14 PT.
Aschulman Plastics II 1979 15 PT. Tridaya Estate I 1980 16 PT.
Tridaya Estate II 1982 17 PT. Smart Tbk I 1983 18 PT.
Smart Tbk II 1984 19 PT. Asahima Flat Glass I 1985 20 PT.
Asahima Flat Glass II 1987 21 CV. Agro Samahani 1988 22 CV.
Eka Nusa Jaya 1990 23 CV. Citra Eka Jaya 1992 24 CV.
Gendali 1994 25 CV. Harapan Bersama 1996 26 CV.
Harapan Keluarga 1998 27 CV. Mujur Jaya 2001 28 CV.
Tri Maju 2004 29 CV. Sahabat Mulia 2006 30 PT.
Sari Tunggal Mandiri 2008 Sumber
: www.pemkab_asahan.go.id Semakin meningkatnya jumlah pabrik pengolahan crumb
rubber, khsnya di Kabupaten Asahan
berarti perusahaan harus mampu bersaing dalam mencapai tujuan perusahaan yaitu memperoleh laba. Semakin
besar laba yang diperoleh maka kontinuitas perusahaan di masa yang akan datang akan
terjamin. Di samping tujuan memperoleh laba,
perusahaan bertujuan membantu pemerintah meningkatkan ekspor non migas, menambah devisa, meningkatkan produktifitas
dan efisiensi dari produksi karet agar dapat
bersaing dengan industri sejenis dalam negeri dan luar negeri. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan harus mampu
mengelola sumber daya yang dimilikinya seoptimal
mungkin, yaitu sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya buatan/teknologi,dan sumber daya modal
(Gapkindo,2008).
Sumber daya lain yang harus
dimiliki dan dikembangkan adalah kewirausahaan korporasi
(Corporate Enterpreneurship atau Intrapreneurship). Kewirausahaan Korporasi menurut Colvin & Slevin (2000 :
102) adalah merupakan aktivitas baik formal maupun informal yang ditujukan untuk
penciptaan bisnis baru di dalam perusahaan yang sudah mapan untuk menciptakan produk baru
yang berkaitan dengan produk terdahulu melalui
proses inovasi dan tindakan proaktif serta pengembangan pasar dalam pencapaian kinerja perusahaan. Kewirausahaan Korporasi
itu sendiri terdiri atas 3 variabel yakni : inovasi, proaktif dan berani menanggung
resiko. Kewirausahaan Korporasi yang dipergunakan
oleh sebuah organisasi untuk memperluas usaha dengan menjajaki peluang baru melalui kombinasi baru dari sumber daya
yang sudah ada. Kewirausahaan Korporasi tersebut
merupakan cara untuk memimpin persaingan bisnis yang digeluti.
Intrapreneurship, jelas berkaitan
dengan kewirausahaan (entrepreneurship)
adalah kebiasaan memulai dan
mengembangkan bisnis baru di dalam struktur organisasi yang sudah ada (Stoner,2000:170). Sesuai dengan
tujuan dan kemampuan bersaing, maka fungsi
kewirausahaan korporasi adalah : melakukan proses penciptaan kekayaan (kemakmuran) dan peningkatan nilai tambah,
melalui gagasan – gagasan, meramu sumber – sumber dan membuat segala sesuatunya
menjadi kenyataan. Dikaitkan dengan industri crumb rubber
sebagai objek penelitian, di sini terlihat adanya pemanfaatan potensi sumber daya manusia, alam, dan
teknologi yang bisa dimanfaatkan secara baik untuk kesejahteraan baik bagi perusahaan maupun
bangsa. Perusahaan dapat melihat adanya
“peluang” dan berambisi untuk “memanfaatkan peluang”. Karena memanfaatkan peluang memang penuh dengan segala resiko
(Zimmerer,2002:8).Dengan adanya kewirausahaan
korporasi diharapkan kinerja perusahaan akan semakin baik.
Kinerja Perusahaan menurut
Suntoro (1999:102) adalah : Hasil kerja yang dapat dicapai seseorang atau sekelompok orang dalam
suatu organisasi dalam rangka mencapai tujuan
organisasi dalam periode waktu tertentu. Pengukuran terhadap kinerja perusahaan
perlu dilakukan untuk mengetahui apakah
selama pelaksanaan kinerja terdapat deviasi dari rencana yang telah ditentukan,atau
apakah kinerja telah tercapai sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan. Adapun alat untuk
mengukur kinerja perusahaan itu sendiri adalah
dengan meningkatnya pertambahan keuntungan dan penjualan (Wibowo,2007:120).
Berdasarkan uraian di atas maka
penulis tertarik untuk mengadakan penelitian yang berjudul: ”Analisis Pengaruh
Kewirausahaan Korporasi (inovasi, proaktif dan berani menanggung resiko) Terhadap Kinerja
Perusahaan Pada Pabrik Pengolahan Crumb
Rubber Di Kabupaten Asahan”.
1.2 Perumusan Masalah Berdasarkan
latar belakang di atas , maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana Pengaruh Inovasi Terhadap Kinerja
Perusahaan Pada Pabrik Pengolahan Crumb
Rubber Di Kabupaten Asahan? 2. Bagaimana Pengaruh Proaktif Terhadap Kinerja
Perusahaan Pada Pabrik Pengolahan Crumb
Rubber Di Kabupaten Asahan? 3. Bagaimana Pengaruh Berani Menanggung Resiko
Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Pabrik
Pengolahan Crumb Rubber Di Kabupaten Asahan?
1.3 Kerangka Konseptual dan Hipotesis 1.3.1 Kerangka Konseptual Kerangka
konseptual adalah pondasi utama agar tujuan penelitian tercapai.
Kerangka Konseptual merupakan
jaringan hubungan antar variabel yang secara logis diterangkan, dikembangkan, dan dielaborasi
dari perumusan masalah yang diidentifikasi melalui proses wawancara, observasi dan survei
literatur (Kuncoro,2003:4).

Skripsi Manajemen:Pengaruh Kewirausahaan Korporasi Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Pabrik Pengolahan Crumb Rubber

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.