Sabtu, 04 Oktober 2014

Skripsi Electrical Engineering:Pengaruh Kelembaban Udara Terhadap Arus Bocor Isolator Post 20 kV Terpolusi



BAB I PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang Isolator
banyak dipasang pada
saluran listrik hantaran
udara. Karena dipasang pada ruangan terbuka, permukaan isolator
menjadi rawan polusi. Polutan berupa debu, asap-asap
kendaraan, maupun garam
akan menempel pada
permukaan isolator dan berangsur-angsur membentuk
suatu lapisan kontaminan.
Lapisan kontaminan ini akan
mempengaruhi konduktivitas permukaan
isolator.
Konduktivitas permukaan
isolator dipengaruhi oleh
kelembaban udara. Karena kelembaban
udara menyebabkan lapisan
polutan menjadi konduktif.
Arus bocor pada permukaan isolator
tergantung kepada konduktivitas
permukaan isolator. Akibatnya, jika
udara di sekitar
isolator terpolusi semakin
lembab, maka arus
bocor pada permukaan isolator akan semakin besar.
I.2 Tujuan dan Manfaat Penulisan Tujuan penelitian
ini adalah untuk
menyelidiki pengaruh kelembaban
udara terhadap arus bocor
isolator keramik yang terpolusi.
Adapun manfaat
yang diperoleh dari
penelitian ini adalah
untuk memberikan informasi
tentang persentase kenaikan
rugi-rugi arus bocor
pada saluran listrik
udara akibat perubahan kelembaban
udara pada permukaan isolator yang terpolusi.
I.3 Batasan Masalah Dilihat dari bahannya,
isolator keramik dibedakan menjadi isolator porselen dan isolator kaca. Dalam penelitian ini yang
menjadi obejk uji adalah isolator porselen.
Ditinjau dari
jenis siripnya, isolator
post terdiri dari
beberapa ukuran. Dalam penelitian
ini yang menjadi objek uji adalah isolator post dengan enam sirip.
Jenis tegangan yang dipikul oleh
suatu isolator di lapangan adalah tegangan AC dan impuls. Dalam penelitian ini, yang
diteliti adalah arus bocor konduktif, sehingga di laboratorium, arus bocor diukur pada saat
isolator memikul tegangan DC.
Ada beberapa
jenis material polutan
yang menempel pada
permukaan suatu isolator.
Dalam penelitian ini,
polutan yang digunakan
adalah polutan buatan
berupa lapisan garam.
I.4 Metodologi Penelitian Penelitian kasus
dilakukan dengan merendam isolator (objek uji) dengan larutan garam.
Isolator dikeringkan dalam
suatu ruang tertutup
selama 24 jam.
Isolator terpolusi yang
sudah kering tersebut
kemudian dimasukkan ke
dalam wadah uji
yang tertutup. Dalam
wadah uji dialirkan
uap air sampai
kelembaban udara dalam
wadah mencapai nilai
yang ditentukan. Isolator
dirangkai seperti pada
gambar 1 dan
diberi tegangan, kemudian
diukur arus bocornya.
Pengujian arus bocor
dilakukan untuk beberapa
tingkat kelembaban sehingga
diperoleh suatu kurva
yang menyatakan hubungan antara arus bocor dengan kelembaban
udara.
S1 S AT V TU V2 R Gambar 1.1
Rangkaian Percobaan I.5 Sistematika
Penelitian BAB 1. PENDAHULUAN Bab
ini berisi tentang
latar belakang, judul,
batasan masalah, metodologi penelitian dan sistematika
penelitian.
BAB 2. ARUS BOCOR DAN KELEMBABAN
UDARA Bab ini menjelaskan
tentang jenis isolator,
tahanan isolator, rugi-rugi akibat
arus bocor isolator,
dan pengaruh kelembaban
udara terhadap arus bocor isolator terpolusi.
BAB 3. METODOLOGI Bab ini
menjelaskan mengenai metode
pengukuran bobot polusi, pengukuran
konduktivitas, perhitungan luas
permukaan isolator, pembuatan
polusi pada isolator,
pelembaban udara di
sekitar isolator, peralatan ukur, dan pengukuran arus bocor pada
isolator.
BAB 4. ANALISIS DATA Bab ini
memuat hasil pengolahan
data dan hasil
analisis dari data tersebut.
BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN Bab
ini berisi kesimpulan dan saran.






le='_ � - l �5 ��6 fy'>4 3. Diskusi dan tanya jawab Yaitu
dengan mengadakan diskusi
dan tanya jawab
dengan dosen-dosen di lingkungan
Departemen Teknik Elektro FT , dan rekan-rekan mahasiswa yang memahami masalah yang berhubungan dengan
tugas akhir ini.1.5 Sistematika Penulisan Agar
pembahasan pada tugas
akhir ini menjadi
runtun dan teratur,
maka menggunakan sistematika
penulisan sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Bab
ini merupakan pendahuluan
yang berisi latar
belakang masalah, tujuan penulisan,
batasan masalah, manfaat penulisan, metode
penulisan, dan sistematika penulisan.
BAB II TRANSFORMATOR Bab
ini menjelaskan tentang
transformator secara umum, kontruksi, prinsip
kerja, transformator tiga
fasa, transformator tiga fasa hubungan
delta-delta, dan transformator
tiga fasa hubungan open-delta.
BAB III SISTEM DIGITAL Bab
ini menjelaskan bilangan
biner, gerbang-gerbang logika binary dan flip-flop.
5 BAB
IV SIMULASI RANCANGAN
PENGALIH OTOMATIS TRANSFORMATOR
HUBUNGAN DELTA-DELTA MENGGUNAKAN SISTEM DIGITAL Bab
ini menjelaskan simulasi
yang mendeteksi faultpada transformator
tiga fasa hubungan
open-delta, tundaan waktu setelah transformator
gagal (open) dan
pengalihan transformator gagal ke
transformator cadangan yang dituju.
BAB V PENGUJIAN Bab
ini berisikan tentang
hasil pengujian curren
sensor dan timer yang dilakukan
pada simulasi rancangan
pengalih otomatis transformator
hubungan delta-delta menggunakan sistem digital.
BAB VI PENUTUP Bab ini berisikan tentang kesimpulan dan saran
dari penulisan tugas akhir.

Skripsi Electrical Engineering:Pengaruh Kelembaban Udara Terhadap Arus Bocor Isolator Post 20 kV Terpolusi

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.