Minggu, 05 Oktober 2014

Skripsi Arsitektur:Sekolah Tinggi Seni Musik(Ekspresionisme Arsitektur)



BAB I PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang Dalam buku
World Book Encyclopedy
Music, dikatakan musik
adalah seni tertua dalam
peradaban umat, baik
dalam kehidupan sehari-hari
maupun pada keagamaan.
Musik telah ada dalam kehidupan
masyarakat sejak berabad-abad yang lalu, dan saat ini musik telah menjadi
kebutuhan penunjang bagi
masyarakat. Musik juga dapat
berperan dalam merubah suasana
(mood) dan meningkatkan
semangat kita, sering
kita melihat para
pemandu sorak menggunakan musik untuk menambah semangat
kepada tim mereka. Selain itu musik juga dapat meningkatkan produktivits kerja.
Dalam
olahraga musik juga
sangat berperan penting,
saat ini penggunaan
musik dalam kegiatan
olahraga sangat bermacam-macam bentuk
dan fungsinya. Misalnya
saja dalam salah satu cabang
olahraga atletik yaitu senam aerobik, dimana musik berperan sebagai pengiring untuk
melakukan gerakan-gerakan yang
telah diatur sedemikian
rupa menurut aturan senam tersebut. Selain itu musik juga
kerap dipergunakan sebagai media ekspresi dan pemberi motivasi.
Saat
ini musik tidak
hanya digunakan sebagai
hiburan saja, tetapi
dapat juga digunakan sebagai
fungsi terapi (pengobatan).
Pada mulanya metode
ini hanya digunakan untuk penyembuhan penyakit para
pasien korban perang maupun untuk para veteran perang.
Namun
saat ini, pemakaian
musik terapi telah
dilakukan dibeberapa rumah
sakit di Eropa, Amerika
Serikat, dan Kanada.
Fungsi lain dari
musik adalah menambah
intelegensi (kecerdasan). Otak
kiri merupakan pusat
pengendali fungsi intelektual
seperti daya ingat, bahasa, logika, perhitungan, daya analisis,
dan pemikiran konvergen. Otak kanan berdasarkan kepada
spontanitas, pengendali fungsi
mental melibakan intuisi,
sikap, emosi, hubungan ruang dan dimensi, gambar, musik dan irama,
gerak dan tari serta pikiran devergen. Musik dapat digunakan sebagai penyeimbang fungsi
otak kiri dan otak kanan. Daya estetis musik, terutama musik klasik, dapat digunakan
sebagai penambah IQ. Proyek semacam ini tengah giat-giatnya berkembang di Negara Barat.
2 By: WILCEN
(070406033) Dalam beberapa
dekake ini, Industri
musik mengalami peningkatan
yang sangat cepat.
Begitu pula di
Indonesia, industri musik
telah menjadi lahan
bisnis yang sangat menjanjikan.
Beberapa major label
maupun band-band baru
mulai bermunculan. Hal
ini membuktikan bahwa
Bangsa Indonesia memiliki
antusiasme yang sangat
baik terhadap musik, serta memiliki banyak potensi-potensi
musik yang luar biasa.
Di
Medan sendiri musik
merupakan hal yang
cukup mendapat tanggapan
yang respon yang
baik dari masyarakat.
Berbagai sekolah musik
mulai berdiri dengan
berbagai fasilitas dan
kelebihan masing-masing. Beberapa
sekolah dan lembaga
pendidikan musik yang terdapat di kota Medan antara lain adalah
Medan Musik, Era Musika Medan, Lembaga Pendidikan
Musik Farabi, LMM (Lembaga Musik Murni) dan lain –lain. Berbagai sekolah musik
yang sudah ada
itu sudah diakui
secara internasional yang
dapat dibuktikan dengan banyak
tamatan – tamatan dari
sekolah musik di
medan yang diterima
dengan baik dan berprestasi
baik di sekolah tinggi musik di luar negeri.
Di Medan, perguruan tinggi yang menyediakan
pendidikan formal di bidang musik masih begitu
minim. Berbagai perguruan
tinggi itu antara
lain di USU
jurusan etnomusikologi, di
Nommensen jurusan seni, di Unimed
jurusan seni dan tari. Fasilitas yang terdapat pada
perguruan tinggi tersebut
pun masih begitu
terbatas. Hal ini
bisa dilihat dari keterbatasan
jumlah ruang serta kualitas ruangan yang sebenarnya kurang layak untuk sebuah perguruan
tinggi di bidang
musik yang sangat
memperhatikan kualitas akustik
dalam ruangan. Berbagai
perguruan tinggi tersebut
juga masih belum
memiliki alat musik
yang memadai, serta fasilitas
gedung pertunjukan (auditorium) tersendiri.
Berlatar belakang kondisi di atas, dibutuhkan
suatu alternatif bentuk fasilitas yang mampu
menghadapi tantangan tersebut.
Alternatif yang ditawarkan
adalah suatu Sekolah Tinggi
Musik dengan konsep
bangunan multifungsi yang
di dalamnya terdapat
fasilitas concert hall dan Studio musik sebagai fasilitas utama, dengan berbagai fasilitas pendukung seperti : perpustakaan, ruang pertemuan, ruang
seminar, dan lainnya. Sehingga pada akhirnya diharapkan
Sekolah Tinggi Seni Musik ini
dapat meningkatkan kualitas musik di Indonesia, dan secara khususnya di kota
Medan.
3 By: WILCEN
(070406033) I.2. Maksud dan Tujuan Proyek Adapun maksud
dan tujuan dari
perencanaan Sekolah Tinggi
Seni Musik di
kota Medan ini, yaitu :  Meningkatkan kualitas musisi
kota Medan dan meningkatkan minat serta
daya tarik terhadap musik bagi
warga Kota Medan.
 Menghadirkan sebuah sarana
untuk melanjutkan pendidikan formal di bidang musik,
juga sebagai tempat diadakannya berbagai
kegiatan pelatihan, seminar serta kegiatan pertemuan musik.
 Menyediakan fasilitas pertunjukan musik
sebagai sarana penyaluran bakat bagi para
pemusik dan juga
sebagai sarana hiburan
dan apresiasi bagi
warga masyarakat kota Medan,  Mengembangkan
program pendidikan musik
di Medan ke
arah pendidikan profesional
dalam mencetak para
sarjana musik (Bachelor
of Musik; Bmus) yang
dapat bersinergi dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni musik di tanah air.
I.3.
Perumusan Masalah Secara
umum, perumusan masalah
yang timbul yaitu
bagaimana mendesain/ menerapkan
bangunan Sekolah Tinggi
Seni Musik di
kota Medan yang
berfungsi sebagai sarana
pendidikan yang mampu
mewadahi kebutuhan dan
aktivitas sesuai fungsi serta tema yang diterapkan.

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.