Minggu, 05 Oktober 2014

Skripsi Arsitektur:Mediafreaks Animation Studio (Arsitekur Simbolisme)



BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Animasi, atau
film animasi, adalah film yang merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi
gambar yang bergerak. Pada awal
penemuannya, film animasi dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di-"putar" sehingga
muncul efek gambar bergerak. Dengan bantuan
komputer dan grafika komputer, pembuatan film animasi menjadi sangat mudah dan cepat. Bahkan akhir-akhir ini
lebih banyak bermunculan film animasi 3
dimensi daripada film animasi 2 dimensi.
Teknologi
animasi berkembang dengan sangat pesat seiring dengan perkembangan teknologi komputer terutama untuk
animasi 3 dimensi.
Animasi yang berkembang tidak terlepas dari
rumah produksi atau studio yang membuat
animasi tersebut. Umumnya studio animasi memiliki banyak ruang produksi di dalamnya dengan teknologi
komputer berspesifikasi tinggi.
Perkembangan animasi seiring dengan
perkembangan dunia pertelevisian. Pada
awalnya diciptakanlah animasi berbasis dua dimensi (2D Animation). Yakni objek yang dianimasi
mempunyai ukuran panjang (x-axis) dan
lebar (y-axis) saja. Realisasi nyata dari perkembangan animasi dua dimensi yang cukup revolusioner berupa
dibuatnya film-film kartun.
Pembuatan animasi film kartun itu sendiri pada
awalnya dikerjakan dengan membuat sketsa
gambar yang digerakkan satu demi satu. Untuk membuat satu durasi animasi membutuhkan jumlah gambar
yang cukup banyak. Sejak ditemukannya
teknik animasi sel, maka pembuatannya menjadi lebih mudah.
Kertas gambar yang biasa dipergunakan diganti
dengan kertas transparan yang terbuat
dari bahan celluloid sheet. Teknik animasi sel inilah yang kemudian diadopsi
kedalam animasi komputer.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Animasi Saat ini banyak studio animasi yang tumbuh
dan menghasikan karya-karya film animasi
yang spektakuler dan Box Office.
Total produksi animasi dunia meningkat dari
tahun ke tahun. Sebuah organisasi
bernama Nasscom (sebuah organisasi animasi di India) mencatat hingga tahun 2005, produksi animasi global
menghasilkan 51,7 Milyar USD.
Permintaan
akan animasi baik di dunia hiburan maupun non-hiburan meningkat dari tahun ke tahun, dapat dilihat
dari tabel berikut: Keterangan 2000 2002 Total produksi animasi global 31.5
45.0 51.
Permintaan dari sektor Hiburan 22.7
32.4 Permintaan dari sektor non hiburan 8.8
12.6 14.7 Di Indonesia sendiri perkembangan animasi
cukup menjanjikan, hal ini terlihat dari
jumlah film-film animasi maupun iklan yang sudah dihasilkan.
Jumlah studio film animasi di Indonesia
berjumlah sekitar 100-150 studio, sebagian
besar terletak di pulau Jawa dan Sumatera, film animasi yang dihasilkan berupa film animasi berdurasi
panjang, film animasi berdurasi pendek,
televisi komersial dan layanan pemerintah. Penggunaan film animasi, selain untuk tujuan hiburan juga dimanfaatkan
oleh perusahaan-perusahaan dalam promosi
produknya. Hal ini dapat dilihat dari maraknya dunia iklan di pertelevisian dengan menggunakan teknik
animasi sebagai alat promosi produk
maupun logo perusahaan.
Salah satu bentuk peningkatan minat terhadap
film animasi di Indonesia adalah dengan diadakannya Festival Film Animasi
Indonesia (FFAI) secara berkala dua
tahun sekali sejak tahun 2001. Peningkatan jumlah peserta dari tahun ke tahun menunjukkan minat
dan perhatian masyarakat terhadap film
animasi lokal. Tercatat pada tahun 2001, jumlah film animasi www.nasscom.org/download/animation_fact.pdf Tabel.
1 Total Produksi dan Permintaan Animasi Global (dalam Milyar USD) Sumber:
Nasscom Animation Report yang
ditayangkan tak kurang dari 150 judul film termasuk didalamnya film animasi yang ikut kompetisi, 40 diantaranya
berasal dari luar negeri seperti: Perancis,
Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Meksiko, Belanda, Inggris, Malaysia, Vietnam, dan Filipina. Pada Festival Film
Animasi Idonesia (FFAI) yang ke-4, tahun
Minat Animasi juga dapat dilihat dari
mulai berdirinya sekolah/akademi yang khs
mengajarkan Animasi, seperti DKV binus Lintang,
selain itu juga banyak berdirinya tempat-tempat kursus animasi.
Pada tahun 2005 AINAKI bersama Depdiknas
(Departemen Pendidikan Nasional) dan
Departemen Perindustrian meresmikan Jurusan Animasi untuk tingkat sekolah menengah ke atas di SMKN 5 Bali,
SMKN 1 Malang dan SMKN 5 Yogyakarta.
, banyaknya film yang terkumpul tak kurang dari 220 judul film animasi dalam
negeri ditambah 40 judul film animasi
luar negeri. Peserta yang berasal dari luar negeri semakin bertambah karena acara ini di dukung oleh ASIFA
(Asosiasi Pembuat Film Animasi Internasional)
dan Indonesia telah menjadi bagian dari asosiasi ini. Negara Anggota yang berpartisipasi dalam Festival ini
di antaranya berasal dari Amerika
Serikat (Los Angeles, Colorado dan Atlanta), Negara-negara Eropa seperti: Perancis, Jerman, Itali, Belanda,
Swedia, Croatia, Chekoslovakia, serta
Rusia, sedangkan dari Asia, Jepang menampilkan film animasi yang dikenal dengan sebutan Anime.
AINAKI
bersama Depkominfo telah merencanakan pengembangan industri animasi di seluruh Indonesia dengan
cara memproduksi animasi melalui studio animasi
secara simultan di tiap provinsi. Selain dapat mengembangkan animasi di Indonesia, cara ini
juga akan menghemat pengerjaan waktu
animasi dengan jumlah studio dan animator yang banyak.
Waktu produksi 1 episode animasi
berdurasi 24 menit, dengan jumlah pekerja 30-40 orang membutuhkan waktu sekitar
1 bulan, jika hanya dikerjakan oleh
sebuah studio, maka untuk 52 episode membutuhkan waktu 4 http://kulinerkita.multiply.com/calendar/item/10001/Festival_Animasi_Indonesia www.penapendidikan.com: Vina Firmilia tahun 4 bulan. Jika dilakukan secara simultan
di seluruh Indonesia maka hanya akan
membutuhkan waktu sekitar 1 tahun.
Kota merupakan kota terbesar ke tiga di Indonesia
merupakan Ibu kota propinsi Sumatera
Utara yang terletak antara 3⁰30’ - 3⁰43’ Lintang Utara , dan 98⁰35’ -
98⁰44’ Bujur Timur. Kota memiliki
jumlah penduduk sekitar 2.083.156 jiwa,
dengan kepadatan penduduk rata-rata 7.520/km , merupakan pintu gerbang utama menuju Indonesia Barat,hal ini dikarenakan letaknya yang cukup strategi,
dimana memiliki letak yang cukup dekat
dengan Negri Jiran Seperti Malaysia dan Singapura.
Pertumbuhan ekonomi yang positif ditandai dengan semakin banyaknya jumlah perusahaan yang ada di Kota (peningkatan mencapai 10,32% di tahun 2008 dari tahun
sebelumnya) Pada tahun 2003 sebuah
seminar tentang Animasi Komputer diadakan di Kota , tepatnya di Gelanggang Mahasiswa
Universitas Sumatera Utara oleh Ilmu
Komputer .com (sebuah situs yang menghadirkan kuliah ilmu komputer gratis di Internet). Seminar ini
dihadiri oleh tak kurang dari 500
peserta, yang di antaranya adalah Pelajar (20%), Mahasiswa (60%), praktisi IT (10%) dan Masyarakat Umum (10%) ,
yang nantinya akan membutuhkan sarana
promosi perusahaan maupun produknya. Animasi merupakan sarana yang paling banyak digunakan
saat ini sebagai alat promosi, yang
dapat kita lihat dari iklan-iklan di pertelevisian baik lokal maupun nasional.


Skripsi Arsitektur:Mediafreaks Animation Studio (Arsitekur Simbolisme)

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.