Kamis, 23 Oktober 2014

Chemical Engineering: Pra-Rancangan Pabrik Kelapa Sawit Kapasitas 30 TON TBSJam



BAB I PENDAHULUAN


1.1
Latar Belakang
Sebagai negara yang sedang
berkembang, pembangunan di segala bidang merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan
oleh bangsa Indonesia.
Pembangunan ini bertujuan untuk
mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
Pembangunan disektor industri merupakan bagian dari usaha pembangunan ekonomi jangka panjang yang
diarahkan untuk menciptakan struktur
organisasi ekonomi yang lebih kokoh dan seimbang, yaitu struktur ekonomi dengan titik berat industri yang maju
dan didukung oleh sektor pertanian yang
tangguh.
Industri kelapa sawit Indonesia
terus berkembang karena permintaannya terus meningkat baik untuk konsumsi langsung sebagai
minyak goreng, maupun sebagai produk
industri lainnya.
Menurut Biro Pusat statistik 2002, produk minyak sawit Indonesia pada tahun2001
berjumlah 7.938.153 ton, sedangkan pada
tahun 2005 diperkirakan mencapai 9.607.981 ton (naik 8,2%).
Pada tahun 2001 konsumsi sebesar
4.977.221 ton dan pada 2005 diperkirakan mencapai 5.506.783 ton.Minyak sawit merupakan salah satu
sumber minyak nabati yang potensial khskripsisnya
sebagai bahan oleo-pangan dan oleo-kimia. Sebagai contoh, minyak sawit digunakan untuk minyak goreng,
margarinedan penggantim lemak coklat, sedangkan
bahan non pangan (oleo-kimia) dapat berupa stearin, sabun, asam lemak, gliserin, deterjen, pelumas dan
kosmetika.
Konsumsi perkapita minyak goreng
Indonesia mencapai 16,5 kg per tahun dimana
konsumsi perkapita khskripsis untuk minyak goreng sawit sebesar 12,7 kg per tahun. Berdasarkan perkembangan berbagai
variabel terkait seperti peningkatan
konsumsi minyak goreng dalam negeri tahun 2005 mencapai 6 juta ton dimana 83,3% terdiri dari minyak goreng
sawit.
1.2 Perumusan Masalah Dari data yang telah diperoleh bahwa tingginya
permintaan atau konsumsi masyarakat
Indonesia atas CPO mengakibatkan turunnya jumlah ekspor keluar negeri. Untuk mempertahankan dan meningkatkan
jumlah ekspor dan untuk mencukupi
kebutuhan permintaan CPO dalam negeri maka perlu didirikan suatu pabrik kelapa sawit yang menghasilkanCPO, yang
nantinya dapat mencukupi kebutuhan
minyak sawit dalam negeri dan meningkatkan jumlah CPO yang diekspor.
1.3 Tujuan Rancangan Sebagai ilmu keteknikan, maka Teknologi Kimia
Industri membidangi perancangan (design)konstruksi,
operasi peralatan, serta proses pengolahan bahan mentah atau bahan baku menjadi produk yang
berdaya guna untuk bahan baku bagi
proses berikutnya maupun untuk kebutuhan masyarakat. Tujuan Rancangan Pabrik Kelapa Sawit adalah juga untuk
mengaplikasikan Ilmu Teknologi Kimia Industri
yang meliputi neraca massa, neraca energi, Operasi Teknik Kimia, Utilitas, dan bagian Ilmu Teknologi Kimia
Industri lainnya yang penyajiannya disajikan
pada Pra Rancangan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit dengan kapasitas 30 ton TBS/jam.
1.4 Manfaat Rancangan Berdasarkan tujuan rancangan dapat diketahui
mengenai kelayakan (feasibility)dari Pra
Rancanagan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit dengan kapasitas 30 ton/jam.
Jual skripsi

Chemical Engineering: Pra-Rancangan Pabrik Kelapa Sawit Kapasitas 30 TON TBSJam

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.