BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah Kepadatan
lalu-lintas di kota-kota besar di Indonesia semakin parah ketika pemerintah
mengeluarkan kebijakan mobil murah. Kebijakan tersebut membuat masyarakat semakin mudah
untuk memiliki kendaraan sendiri. Kebijakan ini juga menimbulkan keprihatinan bagi
masyarakat difabel khususnya bagi mereka yang
menderita tuna daksa yang sangat merindukan kehadiran
kendaraan yang aman dan nyaman digunakan
oleh mereka.
Selama ini
masih belum ada
perusahaan otomotif yang memproduksi secara
masal kendaraan untuk difabel
tersebut. Kendaraan untuk mereka
yang berkebutuhan khusus tidak
hanya sebagai alat transportasi tetapi sudah menjadi aksesibilitas
bagi pemakainya, terutama
untuk mereka yang
tuna daksa.
Penyandang disabilitas
yang terdesak oleh kebutuhan
untuk mobilitas akhirnya memodifikasi kendaraan
yang sudah tersedia
di pasaran. Modifikasi yang dilakukan
oleh para penyandang disabilitas pada kendaraan tersebut
terkadang masih mengabaikan
faktor kenyaman dan keamanan
dari kendaraan.
Penyandang difabilitas
tetap memiliki hak
dan tanggung jawab
yang sama sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.
Pemerintah diharapkan tidak
melupakan hak dari kaum difabel untuk setiap kebijakan
yang dikeluarkannya. Misalnya
dengan mengeluarkan aturan
satu kendaraan yang
dirancang khusus untuk
difabel dari setiap
seratus kendaraan yang diproduksi secara
masal. Undang-undang ketenagakerjaan pasal
28 yang Pengusaha harus mempekerjakan
sekurang-kurangnya satu orang difabel yang
memenuhi persyaratan jabatan
dan kualifikasi pekerjaan
pada perusahaan untuk
setiap seratus ora .
Untuk memenuhi kebutuhan kendaraan bagi kalangan
difabel khususnya bagi mereka yang menderita tuna daksa maka perlu dibuat
purwarupa kendaraan untuk kaum difabel
sebagai solusi kendaraan mobilisasi sehari-hari.
1.2 Perumusan Masalah 1.
Bagaimana cara merancang
dan membuat sistem penggerak
kendaraan untuk kaum difabel ? 2. Bagaimana spesifikasi akhir dari sistem
penggerak kendaraan untuk kaum difabel
? 1.3 Tujuan dan Manfaat Proyek Akhir 1.
Menyediakan kendaraan bagi kalangan difabel khususnya bagi mereka yang menderita tuna daksa.
2. Merancang
sistem penggerak untuk kendaraan bagi
kaum difabel yang memiliki
performa prima dan optimal.
proses produksi
body. Serta menciptakan
suatu unit rekayasa
body kendaraan yang efektif dan
efisien dibandingkan pada
kendaraan sejenis yang
telah ada. Menerapkan
ilmu yang sudah
diperoleh selama kuliah dengan
mengaplikasikannya dalam suatu
bentuk karya nyata
dan melatih keterampilan
dalam proses produksi
yang meliputi bidang
perancangan, pembuatan dan
pengujian.
Tbk yang berada
di Cilegon mempunyai
kapasitas 320.000 ton/tahun
(www.chandra-asri.com). Kebutuhan
air diperoleh dari PT
Krakatau Tirta Industri
(PT KTI) yang berada
dalam kawasan industri Cilegon dan
dapat langsung digunakan untuk
proses.y = 1.416,46x -2.824.929, R² = 0, 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011
2012 Tahun Prarancangan Pabrik Isopropil Alkohol Dari
Propilen dan Air Kapasitas 40.000 Ton/Tahun Bab I Pendahuluan I.2.3. Kapasitas Produksi Pabrik Komersial yang Pernah Ada Kapasitas pabrik
yang akan didirikan
sebaiknya diatas kapasitas minimum
pabrik atau minimum
sama dengan kapasitas
pabrik yang telah ada.
0 komentar:
Posting Komentar