Senin, 15 September 2014

Skripsi Teknik:Pengaruh Biopori Terhadap Infiltrasi Dan Limpasan Pada Tanah Pasir Berlanau (Effect Of Biopore On Infiltration And Runoff In Silty Sand Soil)



BAB  PENDAHULUAN 1.1.  Latar Belakang.
Air merupakan salah satu faktor
terpenting bagi kehidupan manusia, sumberdaya  alam 
sekaligus  juga  lingkungan 
hidup.  Peranan  manusia 
sebagai  pengelola  sumberdaya alam itu sendiri tidak terlepas
oleh air. Manusia dan segala makhluk  hidup  lainnya 
membutuhkan  adanya  ketersediaan 
air  untuk  kelangsungan 
hidup  mereka.
Kebutuhan  manusia 
akan  air  semakin 
meningkat  dari  waktu 
kewaktu,  seiring  makin pesatnya pertambahan penduduk, dan tata
guna lahan pembangunan untuk  pengembangan  permukiman, 
industri  serta  fasilitas 
perkotaan  juga  semakin  meningkat. 
Pertumbuhan  ekonomi  dan 
perkembangan  pariwisata  yang 
pesat,  menyebabkan tutupan lahan
oleh bangunan-bangunan kedap air (beton, aspal, dan  sejenisnya) 
sehingga  mengurangi area  infitrasi air hujan  ke 
dalam  tanah  dan  menambah
besar aliran permukaan (surface run off). Infiltrasi merupakan proses  masuknya air dari permuakan kedalam tanah.
Infiltrasi berpengaruh terhadap saat  mulai
terjadinya aliran permukaan (surface run off). Pada dasarnya pembangunan  haruslah berwawasan lingkungan.
Untuk  mengatasi 
permasalahan  tersebut,   bentuk 
penanganan  lingkungan  yang  dapat
dilakukan dengan mudah cukup diperlukan. Hal ini dapat dilakukan antara  lain 
dengan  memanfaatkan  teknologi-teknologi  yang 
telah  ada  seperti 
Lubang  Resapan  Biopori 
(LRB) untuk  memperbesar  laju 
infiltrasi  tanah.  Teknologi 
ini  tergolong  murah, 
mudah,  dan  cukup 
berguna  dalam  pemanfaatan 
serta  penyimpanan  sumber 
daya  air  dan 
mampu  meningkatkan  daya 
dukung  lingkungan. Teknologi
lubang resapan biopori (LRB) dikembangkan berdasarkan  prinsip 
menjaga  kesehatan  ekosistem 
tanah  untuk  mendukung 
keanekaragaman  hayati dalam tanah
oleh tersedianya cukup air, udara, dan sumber makanan (bahan       organik).
Lubang resapan biopori dibuat dengan menggali lubang kecil ke dalam  tanah untuk memudahkan pemasukan air, oksigen
dan sampah organik.
Menurut  Brata 
(2008)  biopori  merupakan 
ruang  atau  pori 
dalam  tanah  yang dibentuk 
oleh  makhluk  hidup, 
seperti  mikroorganisme  tanah 
dan  akar  tanaman.
Bentuk  biopori 
menyerupai  liang  (terowongan 
kecil)  di  dalam 
tanah  dan  bercabangcabang dan  sangat 
efektif  untuk  menyalurkan 
air  dan  udara 
ke  dalam  tanah. 
Liang pori  terbentuk  oleh 
adanya  pertumbuhan  dan 
perkembangan  akar  tanaman, 
serta aktivitas  fauna  tanah 
seperti  cacing  tanah, 
rayap  dan  semut 
di  dalam tanah.
Cara  kerja 
Lubang  Resapan  Biopori 
ini  sebenarnya  menggantikan 
fungsi  areal  terbuka hijau sebagai daerah resapan air,
dengan memanfaatkan organisme tanah  untuk  membuat 
alur-alur  dalam  tanah 
guna  mempercepat  penyerapan 
air  oleh  tanah. Dengan latar belakang ini, sangat
menarik untuk dilakukan penelitian atau  studi
terhadap potensi peresapan air hujan dalam rangka konservasi air tanah dan  menaikkan 
laju  infiltrasi  tanah. 
Besarnya  pengaruh  adanya 
biopori  terhadap  limpasan permukaan akan diteliti dalam sebuah
simulasi atau pemodelan dengan  menggunakan
alat rainfall simulator.
1.2.  Rumusan Masalah Rumusan masalah yang dapat
diambil dari latar belakang masalah adalah sebagai  berikut: 1. 
Bagaimana  pengaruh  jumlah 
biopori  terhadap  infiltrasi 
dengan  variasi  intensitas hujan pada tanah pasir berlanau? 2.  Bagaimana pengaruh  jumlah 
biopori  terhadap  infiltrasi 
dengan  variasi  kemiringan lahan pada tanah pasir berlanau? 3.  Bagaimana 
pengaruh  jumlah  biopori 
terhadap  limpasan  dengan 
variasi  intensitas hujan pada
tanah pasir berlanau? 4.  Bagaimana  pengaruh 
jumlah  biopori  terhadap 
limpasan  dengan  variasi  kemiringan lahan pada tanah pasir berlanau?    Bab 1 Pendahuluan       1.3.  Batasan Masalah Agar  pembahasan tidak  terlalu 
luas  sehingga  dapat 
mengaburkan  masalah  yang  sebenarnya  maka 
perlu  dibuat  batasan masalah.  Adapun 
pembatasan  masalah  yang akan dibahas antara lain : 1.  Variabel yang diamati adalah kemiringan
lahan, intensitas hujan, dan jumlah  biopori.
2.  Intensitas 
hujan  yang  digunakan 
adalah  intensitas  hujan 
deras  merata,  intensitas hujan deras di hulu dan intensitas
huan deras di hilir.
3.  Biopori yang digunakan dalam penelitian
berupa lubang berdiameter ½ inch  dan
kedalaman 10 cm berisi tanah humus.
4.  Vegetasi dan drainase tidak diperhitungkan.
5.  Luas daerah tangkapan dan permeabilitas tanah
dianggap tetap.
6.  Jenis tanah pasir berlanau.
7.  Penelitian dilakukan dengan rainfall simulator.
1.4.  Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui  1.  Pengaruh 
jumlah  biopori  terhadap 
infiltrasi  dengan  variasi 
intensitas  hujan  pada tanah pasir berlanau.
2.  Pengaruh jumlah biopori terhadap infiltrasi
dengan variasi  kemiringan  lahan  pada
tanah pasir berlanau.
3.  Pengaruh 
jumlah  biopori  terhadap 
limpasan  dengan  variasi 
intensitas  hujan  pada tanah pasir berlanau.
4.  Pengaruh jumlah biopori terhadap limpasan
dengan variasi kemiringan lahan  pada
tanah pasir berlanau? 1.5.  Manfaat
Penelitian 1. Manfaat teoritis ·  Ikut
memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu hidrologi.
 
Bab 1 Pendahuluan       · 
Menambah  pengetahuan dan  wawasan 
akan  lubang  resapan 
biopori  bagi  mahasiswa 
Teknik  Sipil  UNS 
dan  pembaca  dalam rangka 
konservasi  air  tanah terhadap hubungan hujan dan infiltrasi.
2. Manfaat praktis ·  Pendekatan 
model  hujan-infiltrasi  dapat 
digunakan  untuk  analisis perhitungan pada daerah dengan
karakteristik yang mendekati kesesuaian.
· 
Pendekatan model yang dibuat dengan rainfall simulator dapat digunakan  untuk menganalisis parameter hidrologi.   

Download lengkap Versi PDF







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.