Senin, 15 September 2014

Skripsi Teknik:Analisis Debit Berdasarkan Hujan Kumulatif 15 Harian Dengan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Pada DAS Tirtomoyo Untuk Titik Sulingi



   BAB  PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Hujan  merupakan 
sumber  dari  semua 
air  yang  mengalir 
di  sungai  dan 
di  dalam  tampungan baik di luar ataupun di  bawah permukaan tanah. Jumlah dan variasi
debit  sungai  tergantung 
pada  jumlah,  intensitas 
dan  distribusi  hujan. 
Terdapat  hubungan  antara debit sungai dan curah hujan yang jatuh
di DAS yang bersangkutan (Bambang  Triatmodjo,
2009).
 Prakiraan 
debit  sungai  dalam 
berbagai  hal  sangat 
diperlukan.  Sistem  prakiraan  diperlukan untuk melihat kemungkinan terkait
perubahan kondisi alam pada waktu  yang
akan datang (Sunardi, 2011).
 Perkiraan  
besarnya   debit  merupakan 
bahan   masukan   untuk  
perencanaan  bangunan   air. 
Estimasi   ini   seharusnya  
didasarkan   pada   metode 
yang   tepat  sehingga  
dapat   menghasilkan   perkiraan 
banjir  yang  sesuai 
dengan  harapan.
 Penentuan besarnya debit dapat dilakukan
dengan cara melakukan pengukuran dan  pemprediksian
secara langsung, baik itu berdasarkan keadaan iklim maupun dari data  yang 
telah  ada  sebelumnya. 
Penentuan  debit  dengan 
cara  pengukuran  memiliki  keterbatasan 
dalam  pemanfaatan  jaringan 
irigasi  kedepannya  karena 
hasil  pengukuran hanya dapat
mengetahui nilai debit pada saat itu, oleh 
karena itu perlu  dilakukan  penentuan 
besar  debit  bulan 
atau  tahun  yang 
akan  datang  dengan 
cara  peramalan. Prediksi secara
langsung dari grafik atau data yang sudah ada tidak dapat  memberikan 
kepastian  seberapa  besar 
keakuratan  yang  dihasilkan 
(Supiyati,  dk k,  2009), 
tetapi  tidak  semua 
DAS  yang  ada 
di  Indonesia  memiliki 
data  debit  yang  mencukupi
untuk dilakukan sebuah analisis (Rintis, 2009).
 Di 
Indonesia  sering  digunakan 
tiga  metode  dalam 
menganalisis  debit  berdasarkan  hujan, 
yaitu  Metode  Mock, 
Nreca,  dan  Tank 
Model.  Perhitungan  menggunakan  ketiga 
metode  tersebut  memerlukan 
parameter  yang  cukup 
banyak  dalam  sebuah  analisis 
hujan  menjadi  debit. 
Selain  itu  tiga 
metode  di  atas 
merupakan  metode  konvensional yang sudah dicoba untuk analisis
debit berdasarkan hujan.
    Mengatasi
permasalahan yang ada diperlukan sebuah sistem analisis yang mampu  memprediksi 
dengan  baik,  salah 
satunya  adalah  menggunakan 
Jaringan  Syaraf  Tiruan 
(JST).  Jaringan  Syaraf 
Tiruan  hanya  membutuhkan 
data  hujan  untuk  melakukan
analisis perhitungan  debit, sementara
itu  metode Mock, Nreca,  dan 
tank  model menggunakan parameter
data hujan,dan data klimatologi.
 Kelebihan 
dari  penggunaan  JST 
adalah   kemampuannya  untuk 
mempelajari  hubungan  yang 
tidak  diketahui  yang 
sudah  ada  sebelumnya 
antara  data  input 
dan  output  dari 
setiap  sistim.  Selain 
itu  pemodelan  dengan 
JST  memiliki  atribut 
yang  diinginkan dan kemampuan
belajar dari contoh-contoh tanpa memerlukan data fisik  secara 
eksplisit  (Supiyati,  dkk, 
2009).  Korelasi  yang 
dihasilkan  jika  menggunakan  metode Jaringan Syaraf Tiruan relatif tinggi
yang bisa mencapai  ≥ 0,8 (Rintis, 2009).
 Besarnya nilai korelasi yang tinggi bertujuan
untuk mendapatkan hasil simulasi yang  mendekati
data observasi, agar data simulasi yang didapatkan bisa digunakan untuk  analisis 
lebih  lanjut.  Parameter 
lain  yang  digunakan 
dalam  analisis  adalah 
data  simulasi harus berada
pada  confidenceinterval  95%, maka dari itu digunakan batas  atas dan batas bawah untuk data sebaran data.
 Aplikasi JST dalam memodelkan hubungan curah
hujan-limpasan dalam suatu DAS  telah
banyak dilakukan sejak dekade lalu ( Sharma dan Murthy, 1998; Abdulla dan  Badranih. 
2000;  Tokar  dan 
Johnson,  1999;  Sobri 
dan  Harun  et 
al.,  2002;  Thurumalaiah and Deo, 2000). Pada umumnya
studi-studi terdahulu dilakukan pada  obyek
studi dengan luas DAS yang besar.
 Lokasi penelitian ini berada di Kabupaten
Wonogiri Propinsi Jawa Tengah. Daerah  aliran
sungai Tirtomoyo  untuk titik Sulingi
yang  berada dibawah pengelolaan Balai  Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS).
 Penelitian 
ini  akan  menganalisis 
debit  berdasarkan  hujan 
Daerah  Aliran  Sungai  (DAS) Tirtomoyo  untuk titik Sulingi  dengan menggunakan metode Jaringan Syaraf  Tiruan 
(JST)  backpropagation.  Pemilihan 
lokasi  ini  karena 
pertimbangan  DAS  Tirtomoyo 
merupakan  1  dari 
7  DAS  yang 
mengaliri  waduk  Gajah 
Mungkur  Wonogiri.
    Aplikasi
JST dalam memodelkan hubungan curah hujan dengan debit aliran dalam  DAS 
Tirtomoyo  belum  dilakukan. 
Maka  dari  itu 
penelitian  ini  akan 
menganalisis  debit berdasarkan
hujan dengan metode jaringan syaraf tiruan.
 1.2 
Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam penelitian ini berdasarkan latar
belakang adalah : 1.  Berapa koefisien
parameter model JST dalam analisis debit berdasarkan hujan? 2.  Berapa korelasi antara hasil simulasi
terhadap data observasi? 3.  Berapa
keandalan model pada DAS Tirtomoyo pada Confidence Interval 95%? 1.3  Batasan Masalah Batasan masalah dalam
penelitian ini adalah : 1.  Data hujan
yang digunakan adalah data hujan di stasiun 
balong, tirtomoyo dan  nguntoronadi
tahun 2001-2012.
 2. 
Analisis debit berdasarkan hujan menggunakan metode Jaringan Syaraf
Tiruan  (JST) dengan bahasa pemrogaman
matlab.
 3. 
Nilai korelasi (R) ≥ 0.8.
 4. 
Batas Bawah < Nilai Signifikansi < Batas Atas pada Confidence
Interval 95%.
 1.4 
Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah: 1.  Mendapatkan koefisien parameter model JST
analisis debit DAS Tirtomoyo dari  hasil
simulasi.
 2. 
Mendapatkan Korelasi antara hasil simulasi terhadap data observasi.
 3. 
Mendapatkan keandalan dari model analisis di DAS Tirtomoyo.
 1.5 
Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan didalam peneletian ini adalah
: 1.  Manfaat teoritis Memberikan  suatu 
informasi  ilmu  ketekniksipilan,  terutama 
hidrologi  berupa  analisis 
debit  berdasarkan  hujan 
dengan  metode  jaringan 
syaraf  tiruan  di  DAS
 Tirtomoyo.
    2.  Manfaat Praktis Penelitian  ini 
diharapkan  dapat  memberikan 
referensi  baru  untuk 
menganalisa  debit suatu DAS
dengan lebih akurat dan dapat diaplikasikan dengan mudah.   

Download lengkap Versi PDF







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.