BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah Perkembangan
teknologi informasi pada saat ini berkembang pesat, dimana kebutuhan akan teknologi informasi tersebut
sudah tidak bersifat sekunder lagi melainkan
sudah merupakan kebutuhan primer. Contoh: kebutuhan akan permainan
game. Dimana setiap manusia membutuhkan waktu untuk menghilangkan rasa kejenuhan selama bekerja
dan beraktifitas seharian dengan alat/perangkat
teknologi informasi (IT) yang lazim disebut Playstation.
Playstation merupakan sebuah game console yang telah
menggunakan grafis dari era 32-bit.
Seringkali juga disebut dengan nama PSX. Playstation merupakan game console perintis yang pertama
kali menggunakan CD (Compact disk) sebagai media penyimpanan dan bukan
catridge. Playstation pertama kali diluncurkan
di Jepang pada tanggal 3 Desember 1994, di Amerika Serikat pada tanggal 9 September 1995, dan di Eropa pada
tanggal 29 September 1995.
Rental Playstation Arya Medan
merupakan tempat usaha yang menyediakan permainan
Playstation, dimana rental Playstation Arya Medan memberikan permainan Playstation seri ketiga. Dengan
alasan karena playstation seri ketiga merupakan
playsation seri terbaru yang di keluarkan oleh perusahaan Sony Playstation. Playsation seri ketiga memberikan
permainan yang lebih hidup dan nyata
dibandingakan seri-seri sebelumnya oleh karena itu playsation seri ketiga menjadi favorit disemua kalangan masyarakat
khususnya anak-anak dan remaja pada saat
ini.
Tabel 1.1 Jumlah pelanggan /bulan Rental Playstation
Arya Medan No Pelanggan/bulan Jumlah 1.
Desember 2009 49 orang 2.
Januari 2010 57 orang 3. Februari 2010
59 orang 4. Maret 2010 63 orang 5.
Apr il 72 orang Total 300 orang Sumber : Rental Playstation Arya Medan, Rental Playstation arya memiliki 10 unit
Playstation seri ketiga yang berletak di
jln. STM No 8 Medan. Kebutuhan hiburan kini sama pentingnya dengan kebutuhan sandang dan pangan. Oleh
karena itu bisnis hiburan, termasuk permainan
game, tak pernah sepi pelanggan. Kebutuhan akan hiburan sebagai pelepas stress, dalam hal ini bermain game
dikalangan masyarakat menengah ke atas
memiliki posisi sejajar dengan sandang, pangan, dan papan.
Menurut Setiadi (2003:134)
Keputusan konsumen dipengaruhi oleh karakteristik
pribadi. Karakteristik tersebut meliputi usia, pekerjaan, keadaan ekonomi, gaya hidup serta kepribadiaan dan
konsep diri pembeli. Titik tolak memahami
perilaku pembeli adalah model rangsangan-tanggapan (stimulusrespond
model). Rangsangan pemasaran dan
lingkungan masuk kekesadaran pembeli.
Karakteristik pembeli dan proses pengambilan keputusannya akan menimbulkan keputusan pembelian tertentu.
Tugas pemasaran adalah memahami apa yang
terjadi pada kesadaran pembeli sejak masuknya rangsangan dari luar hingga munculnya keputusan pembelian.
Perilaku pembelian konsumen dipengaruhi
oleh faktor-faktor budaya, sosial, pribadi (individu) dan psikologis (Kotler, 2005:202) Perkembangan ekonomi menyebabkan perubahan
besar. Hal ini disebabkan karena semakin
banyak dan akibatnya terjadi persaingan untuk merebut para konsumen. Konsumen menjadi fokus perhatian
produsen.. “Pemasaran adalah keseluruhan
bisnis yang dilihat dari sudut pandang, hasil akhirnya, yaitu dari sudut pandang konsumen” (Peter Drucker dalam
Mowen & Minor 2001:8).
Kiat berkreasi dan berinovasi
untuk memenangkan persaingan dalam merebut
konsumen memerlukan perancangan strategi pemasaran yang tepat.
Untuk itu, perlu pemahaman
mengenai konsumen dan proses konsumsi yang akan menghasilkan sejumlah manfaat, yang
diantaranya adalah kemampuan untuk membantu
para manajer untuk mengambil keputusan dan memberikan para peneliti pemasaran pengetahuan dasar ketika
menganalisis konsumen.
Hiburan merupakan salah satu cara
untuk dapat melepaskan kepenatan atau untuk
sekedar menyalurkan kegemaran bermain game. Permainan game merupakan permainan komputer yang terdiri dari
permainan yang terkontrol oleh sebuah
komputer yang dimasukkan didalam compact disc (CD). Dimana pemainnya bisa merasa terhibur dan dapat
menyalurkan hobinya (wikipedia.org), karena
playstation ini merupakan permainan maka sifatnya adalah aktifitas rekreasi dengan tujuan bersenang-senang.yang
mengisi waktu luang dan kegiatan ringan
yang dapat dilakukan sendiri atau bersama-sama.
Setiap rental Playstation
berusaha memenangkan persaingan dengan berbagai
strategi untuk menarik konsumen agar menggunakan produk mereka.
Strategi dan sistem pemasaran
harus dapat digunakan sebaik-baiknya untuk mengatasi persaingan yang ada. Persaingan
membuat perusahaan sangat berhatihati dan jeli dalam menentukan strategi
pemasaran dan bauran pemasaran (marketing
mix) yang digunakan. Dalam menyusun strategi pemasaran, faktor persaingan produk merupakan hal yang harus
dapat dipelihara dan diperhitungkan.
Menurut Tjiptono (2005:100) setiap perusahaan perlu memahami bahwa kriteria suatu produk termasuk jenis
yang mana, tergantung pada masingmasing individu. Klasifikasi produk terhadap
suatu barang yang dikonsumsi dapat berubah
seiring dengan semakin lamanya suatu barang tersedia dipasar.
Peningkatan jumlah pelanggan pada
sebuah rental akan mendatangkan keuntungan
pada rental tersebut dan mengakibatkan rental tersebut akan dapat terus bertahan dari persaingan yang ada.
Banyak faktor yang mempengaruhi pelanggan
untuk datang ke rental playstation selain faktor persaingan. Menurut (McCarthy dalam Sunarto, 2006:9) ada empat
faktor yang mendukung datangnya pelanggan
yang dikenal dengan bauran pemasaran (marketing mix) terdiri dari Produk (Product), Harga (Price), Tempat
(Place), Promosi (Promotion). Orang (people)
,Fisik (phsical evidence) , Proses (process) dan pelayanan (customer service) tidak diikutsertakan karena penulis
menganggap bahwa kedua variabel tersebut
tidak memiliki pengaruh yang kuat terhadap usaha yang akan diteliti.
Usaha pada saat ini banyak
mengubah kualitas menjadi senjata strategis yang lebih
potensial, dapat mengalahkan pesaing secara konsisten, menguntungkan dan memenuhi kebutuhan serta
preferensi pelanggan atas kualitas. Hal
tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pihak Rental Playstation Arya Medan untuk memperbaiki kualitas jasa
yang akan dijual atau ditawarkan, sehingga
penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian pada Rental Playstation Arya Medan dengan judul “ Pengaruh
karakteristik Individu dan Strategi
Pemasaran Terhadap Keputusan Konsumen Pada Rental Playstation Arya Medan”.
B. Perumusan Masalah Perumusan
masalah berdasarkan latar belakang yang diuraikan di atas adalah sebagai berikut: “Apakah karakteristik
individu dan strategi pemasaran berpengaruh terhadap keputusan konsumen pada Rental
Playstation Arya Medan?” C. Kerangka Konseptual Kerangka konseptual bertujuan
untuk mengemukakan secara umum mengenai
objek penelitian yang dilakukan dalam kerangka variabel yang akan diteliti.
Karakteristik individu adalah
karakteristik yang terdiri dari karakteristik umur dan tahap daur-hidup pembeli, jabatan,
keadaan, ekonomi, gaya hidup, kepribadian
dan konsep dari pembeli (Hermawan, 2006:37), keputusan seseorang untuk membeli dipengaruhi oleh
karakteristik pribadi yang unik dari masing-masing
individu seperti jenis kelamin; usia dan tahapan dalam siklus hidup, kepribadian, konsep diri, dan gaya
hidup. Karakteristik individu seseorang
umumnya stabil selama dalam satu siklus hidup seseorang (Lamb, Hair, Mc Daniel; 2001:220).
Strategi pemasaran adalah
serangkaian tindakan terpadu menuju keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Tujuan akhir dan konsep, kiat dan strategi
pemasaran adalah kepuasan pelanggan sepenuhnya (”Total Customer Satisfaction”). Kepuasan pelanggan sepenuhnya
bukan berarti memberikan apa yang
menurut kita inginkan dari mereka, tetapi apa yang sesungguhnya mereka inginkan serta kapan dan bagaimana
mereka inginkan. Atau secara singkat
adalah memenuhi kebutuhan pelanggan (Kotler, 2005:342) Serangkaian tindakan
terpadu menuju keunggulan kompetitif yang berkelanjutan Proses pembelian yang spesifik terdiri dari
urutan kejadian berikut : pengenalan
masalah kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian dan perilaku sesudah
pembelian (Setiadi, 2003:16) Pada uraian di atas dapat disimpulkan bahwa
karakteristik individu dan strategi
pemasaran dapat mempengaruhi keputusan konsumen.
Kerangka konseptual yang
digunakan dalam penelitian adalah seperti yang digambarkan dalam skema berikut: Gambar 1.1 Kerangka Konseptual Sumber: Lamb dkk (2001), Kotler (2001),
Setiadi (2003); diolah Penulis.
D. Hipotesis “Hipotesis merupakan
jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian” (Sugiyono, 2005:51). Berdasarkan
perumusan masalah di atas, maka peneliti
merumuskan hipotesis sebagai berikut: Karakteristik
Individu (X1) Strategi pemasaran (X2) Keputusan Konsumen (Y) “Karakteristik Individu dan Strategi
Pemasaran Berpengaruh terhadap Keputusan
Konsumen pada Rental Playstation Arya Medan”.
0 komentar:
Posting Komentar