Senin, 15 September 2014

Skripsi Manajemen:Analisis Keterlibatan Konsumen dan Perbedaan Antar Merek Terhadap Keputusan Membeli Mie Goreng Instant



 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah Jumlah
penduduk yang besar akan membawa implikasi penting bagi  kehidupan sosial ekonomi masyarakat Indonesia.
Salah satu implikasi penting  tersebut
adalah kebutuhan  pangan dalam jumlah
besar  untuk memenuhi kebutuhan konsumsi
penduduk. Karena besarnya jumlah konsumen yang dimiliki  menjadikan masyarakat Indonesia sebagai pasar
barang dan jasa potensial bagi  perusahaan-perusahaan
multinasional.
Keputusan membeli sesuatu produk
ada pada diri konsumen karena pasar   menyediakan
berbagai pilihan produk dengan merek yang beragam. Konsumen  bebas memilih dengan menggunakan berbagai
kriteria yang sesuai dengan  kebutuhan,
selera, daya beli, mutu yang baik dan harga yang lebih murah. Para  pemasar yang memahami keinginan konsumen akan
mampu memperkirakan kecenderungan konsumen memilih suatu produk,
memungkinkannya mempengaruhi keputusan pembelian dan memiliki kemampuan lebih
baik untuk  memenangkan kompetisi pasar.
Perilaku konsumen dalam melakukan
keputusan pembelian dipengaruhi  oleh
stimulus,  respons,  intervening. Selain itu ada dua faktor utama
yang  mempengaruhi  perilaku 
konsumen yaitu faktor sosial budaya yang terdiri atas  kebudayaan, budaya khs, kelas sosial, kelompok
sosial dan referensi serta keluarga dan faktor psikologi yang terdiri dari
motivasi, persepsi, proses belajar,    kepercayaan
dan sikap. Peran kedua  faktor tersebut
berbeda untuk produk yang  berbeda. (Umar
2005:5) Faktor yang dominan pada pembelian suatu produk sementara pada  produk lain kurang berpengaruh. Sebagai
contoh, dalam menentukan pilihan  terhadap
mie instant, maka faktor personal (pribadi) 
adalah  yang paling  berpengaruh. Faktor sosial  mempunyai pengaruh yang kecil (Simamora
2003:4).
Perilaku konsumen berpedoman pada
pengkombinasian dua faktor  pada  penelitian ini 
yaitu keterlibatan konsumen dan perbedaan antar merek.
Keterlibatan konsumen  adalah status motivasi yang menggerakkan
serta  mengarahkan proses kognitif dan
perilaku konsumen pada saat membuat  keputusan.
Perbedaan antar merek mengacu pada persepsi konsumen yang akan  lebih mungkin untuk melihat perbedaan dalam
sifat yang ditawarkan oleh  berbagai
merek suatu produk dan hasilnya yang lazim adalah kesetiaan atau  loyalitas yang lebih besar ketika preferensi
didasarkan atas keterlibatan yang  dirasakan
tinggi (Setiadi 2003:116).
Mie instant  kini semakin diminati oleh masyarakat
Indonesia. Tanpa  melihat status ekonomi,
mie instant dengan cepat meraih pangsa pasar yang besar  di Indonesia. Tingkat pertumbuhan produksi mie
instant mencapai angka trilyunan  rupiah
per tahun. Hal tersebut dapat dilihat dari potensi pasar yang terus  mengalami peningkatan. Produk mie goreng
instant pada tahun 2007 menguasai  pangsa
pasar mie instant  sebesar 62,9% dan pada
tahun 2008 mengalami  peningkatan sebesar
70,9%. Mie Goreng instant merupakan salah satu bagian dari  produk mie instant yang terspesifikasi menurut
rasanya, cita rasanya yang sesuai   dengan
lidah masyarakat dan harga yang terjangkau menjadikannya sebagai  makanan favorit bagi sebagian orang.
(www.google.com, diakses pada hari  Kamis,
22 Januari 2009, 15.15 WIB)  Tabel 1.1
berikut ini merupakan variasi berbagai produk mie goreng  instant yang ada di pasar.
Tabel 1.
Variasi Produk Mie Goreng Instan
yang Ada di Pasar No.  Nama Produk  Harga @ (Rp) 
Nama Perusahaan 1.  Indomie a. Mie
Goreng biasa b.Mie Goreng jumbo c. Mie Goreng kriuk  Rp 1.250,00  Rp 2.000,00  Rp 1.300,00  PT.Indofood Sukses  Makmur Tbk 2. Mie Sedaap Mie Goreng Biasa
Rp.1.200,00  PT. Karunia Alam Segar 3.  Mie ABC Mie Goreng Pedas  Rp.1300,00 
PT. ABC Sumber :   Supermarket
Indomaret cabang Padang Bulan, sampel produk diobservasi langsung  oleh peneliti, Sabtu 21 Maret2009  Tabel 1.1 menjelaskan variasi produk mie
goreng instant yang ada di  pasar. Dengan
adanya variasi-variasi rasa, porsi dan harga membuat konsumen  lebih bebas untuk memilih produk sesuai dengan
kebutuhan dan keinginan, selera  dan daya
belinya. Berdasarkan uraian ini, peneliti tertarik untuk memilih judul  penelitian Analisis Keterlibatan Konsumen dan
Perbedaan  Antar Merek  Terhadap Keputusan Membeli Mie  Goreng 
Instant  pada Mahasiswa  Manajemen Ekstensi Fakultas Ekonomi  Medan.
 B. 
Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang tersebut dirumuskan masalah
sebagai berikut : 1.  Apakah keterlibatan
konsumen dan perbedaan antar merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap
pengambilan keputusan membeli produk  mie  goreng 
instant pada mahasiswa Manajemen Ekstensi  Fakultas  Ekonomi ?  2. 
Faktor manakah yang paling dominan dalam penentuan pengambilan  keputusan 
membeli produk mie goreng instant pada mahasiswa  Manajemen Ekstensi Fakultas Ekonomi ? C.
Kerangka konseptual Kerangka konseptual 
merupakan pondasi utama  dimana
sepenuhnya  pr oyek atau suatu penelitian
itu ditujukan. Hal ini merupakan jaringan hubungan  antar variabel yang secara logis diterangkan dan
dikembangkan dari perumusan  masalah yang
telah diidentifikasi melalui proses wawancara, observasi dan survey  literature. Hubungan antara survey literature
dan kerangka konseptual adalah  survey
literature meletakkan pondasi yang kuat untuk membangun kerangka  konseptual (Kuncoro, 2003:44)  Kerangka konseptual ini mengemukakan tentang
variabel yang akan  diteliti yaitu :
variabel keterlibatan konsumen dan variabel perbedaan antar merek  yang merupakan variabel bebas dan keputusan
membeli yang merupakan variabel  terikat.Menurut
Assael (Simamora 2003 :275) mengkombinasikan 2 (dua) faktor  yaitu keterlibatan  konsumen 
dan perbedaan antar merek  sebagai
faktor yang  menentukan keputusan
pembelian mie goreng instant.
 Menurut Setiadi (2003:116) keterlibatan adalah
status motivasi yang  menggerakkan serta
mengarahkan proses kognitif dan perilaku konsumen pada  saat mereka membuat keputusan. Perbedaan antar
merek mengacu pada persepsi  konsumen
yang akan lebih mungkin untuk melihat perbedaan dalam sifat yang  ditawarkan oleh berbagai merek suatu produk
dan hasilnya yang lazim adalah  kesetiaan
atau loyalitas yang lebih besar ketika preferensi didasarkan atas  keterlibatan yang dirasakan tinggi.
Berdasarkan latar belakang,
perumusan masalah dan uraian tersebut, maka  dapat digambarkan kerangka konseptual sebagai
berikut, yaitu : Gambar 1.1 Kerangka Konseptual Sumber : Setiadi (2003:116),
data diolah D. Hipotesis  Penulis
merumuskan masalah sebagai berikut : 1. 
Variabel keterlibatan konsumen dan perbedaan antar merek berpengaruh  positif dan signifikan terhadap pengambilan
keputusan membeli produk  mie  goreng 
instant pada mahasiswa Manajemen Ekstensi Fakultas  Ekonomi  Medan.
2.  Faktor
keterlibatan konsumen  adalah  yang paling dominan dalam  penentuan pengambilan keputusan membeli produk
mie goreng instant  pada mahasiswa
Manajemen Ekstensi Fakultas Ekonomi  Keterlibatan
Konsumen X Perbedaan Antar Merek X Keputusan Membeli Y 

Download lengkap Versi PDF







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.