Rabu, 17 September 2014

Skripsi Farmasi:Karakterisasi Simplisia, Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli





  PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang Masyarakat
Indonesia mengenal dan menggunakan tumbuhan berkhasiat  obat sebagai salah satu upaya untuk
menanggulangi berbagai masalah kesehatan,  jauh sebelum pelayanan kesehatan formal dan
obat-obatan modern menyentuh  lapisan
masyarakat. Pemanfaatan tumbuhan obat di Indonesia secara tradisional  semakin disukai karena efek samping lebih
kecil dari obat yang dibuat secara  sintesis.
Penggunaan tumbuhan obat di masyarakat terutama untuk mencegah  penyakit, menjaga kesegaran tubuh maupun mengobati
penyakit (Mursito, 2001).



Banyak jenis tumbuhan yang
digunakan sebagai tumbuhan obat, salah  satunya
adalah tumbuhan rosela (Hibiscus sabdariffa L.) dari familia Malvaceae.



Rosela mengandung senyawa  flavonoid, 
kalsium, magnesium, beta-karoten,  fosfor, zat besi, asam amino essensial,
polisakarida, omega-3 dan berbagai  vitamin
(Widyanto, 2009), juga mengandung saponin dan polifenol (Depkes,  2001).



Banyak khasiat yang terkandung
dalam tumbuhan rosela, daun dapat  mengobati
luka  dan kaki yang pecah-pecah,
mempercepat pematangan bisul,  melembutkan
kulit dan peluruh air seni (diuretik). Biji untuk menyembuhkan  gangguan pencernaan dan meningkatkan stamina.
Akar dapat digunakan untuk  meningkatkan
stamina.  “Rosela” berkhasiat sebagai
obat mual, menurunkan  kolesterol,
menurunkan tekanan darah, antiplasmodik (antikejang), antibacterial,  antihelminthis (anticacing) yang memiliki
kemampuan dalam menperlambat  pertumbuhan
jamur, bakteri atau parasit. Ekstrak rosela dan pewarnanya dapat   meletalkan bakteri Mycobacterium tuberculosis
(bakteri penyebab penyakit TBC)  (Mardiah,
2009). Dapat juga sebagai antioksidan, meredakan kejang, mengobati  cacingan 
(antelmintik), mengatasi batuk dan sebagai antibakteri (Widyanto, 2009).



Dalam pengobatan tradisional,
rosela sering dipakai untuk mengatasi  radang,
kanker, jantung, hipertensi, gangguan pencernaan. Beberapa khasiat  tersebut telah didukung oleh penelitian
ilmiah, sebagai antihipertensi: dosis  pemakaian
10 g rosela kering dicampur 0,5 liter air (atau berisi 9,6 mg antosianin)  diminum sehari sekali sebelum sarapan. Penurun
kolesterol: 1 g ekstrak rosela di  minum
setiap hari selama sebulan. Mengatasi batuk: 3g rosela kering dalam 200  ml air panas, air seduhan diminum setiap hari
selama 3 hari (Widyanto, 2009).



Berdasarkan uraian di atas, maka
perlu dilakukan karakterisasi simplisia  rosela,
pemeriksaan skrining fitokimia terhadap simplisia rosela  dan 
menguji  aktivitas antibakteri
ekstrak etanol rosela terhadap Staphylococcus aureus  dan  Escherichia
coli. Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif yang  terdapat pada kulit, luka, mulut, selaput
lendir dan saluran cerna dan Escherichia  coli 
merupakan bakteri gram negatif 
sebagai indikator  pencemaran air,
dapat  menyebabkan diare (Lay, 1994).



1.2 Perumusan Masalah a.  Apakah karakteristikserbuk simplisia rosela
dapatdiketahui?  b.  Apakah golongan senyawa kimia yang terdapat
dalam serbuk simplisia  rosela ?   c. 
Apakah ekstrak etanol rosela mempunyai aktivitas antibakteri terhadap  Staphylococcus aureus dan Escherichia coli?  1.3 Hipotesis a.  Diduga karakteristik serbuk simplisia rosela
dapat diketahui.



b.  Diduga bahwa 
golongan senyawa kimia yang terdapat dalam  serbuk  simplisia rosela adalah flavonoid, saponin dan
tanin.



c.  Diduga bahwa ekstrak etanol rosela mempunyai
aktivitas  antibakteri  terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia
coli.



1.4 Tujuan Penelitian a.  Untuk mengetahui karakteristik simplisia
rosela.



b.  Untuk mengetahui golongan senyawa kimia yang
terdapat dalam serbuk  simplisia rosela.



c.  Untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari
ekstrak etanol rosela terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.



1.5 Manfaat Penelitian a.  Mengetahui 
karakteristik simplisia rosela.



b.  Mengetahui golongan senyawa kimia yang
terdapat dalam  serbuk  simplisia rosela.



c.  Mengetahui adanya aktivitas antibakteri dari
ekstrak etanol rosela terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.


Download lengkap Versi PDF








Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.