Rabu, 17 September 2014

Skripsi Farmasi:Karakterisasi Simplisia, Skrining Fitokimia Dan Uji Sitotoksisitas Ekstrak Daun Tumbuhan Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Larva Artemia salina Leach





         BAB I PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang Keampuhan
pengobatan herbal banyak  dibuktikan
melalui berbagai  pengalaman. Berbagai
macam penyakit yang tidak dapat disembuhkan secara  medis ternyata masih bisa diatasi dengan
pengobatan herbal, contohnya penyakit  kanker(Agromedia,
2008).



Salah satu tanaman yang digunakan
dalam pengobatan herbal yakni tanaman  sirsak
yang termasuk dalam  famili Annonaceae.
Diperkirakan sejak tahun 1940  tanaman
sirsak telah  digunakan sebagai
pengobatan herbal. Masyarakat Brasil  merupakan
masyarakat yang pertama kali memanfaatkan tanaman sirsak untuk  dijadikan obat baik bagian daun, biji, buah,
batang, dan akar. Daun sirsak  dikatakan
dapat berkhasiat untuk pengobatan kanker, yakni dengan  mengkonsumsi air rebusan daun sirsak. Selain
itu, tanaman sirsak juga  dimanfaatkan
untuk pengobatan diare, anti kejang, anti jamur, gatal-gatal dan lainlain
(Taylor,2002).



Daun sirsak telah digunakan oleh
sebagian masyarakat Indonesia untuk  mengobati
beberapa penyakit, diantaranya sebagai obat sakit pinggang,  mengurangi rasa nyeri, gatal-gatal, reumatik,
obat bisul, dan penurun panas.



Bahkan dikatakan dapat mengobati
penyakit kanker, beberapa pasien yang  mengidap
penyakit kanker sembuh dengan mengkonsumsi air rebusan daun  sirsak. Masyarakat juga memanfaatkan daun
sirsak untuk mengusir serangga dan  sebagai
pestisida. (Mardiana, 2011).



 Daun sirsak mengandung alkaloid, tanin, dan
beberapa kandungan kimia  lainnya
termasuk annonaceous acetogenins. Annonaceous acetogenins merupakan  senyawa yang terdapat dalam familia Annonaceae
yang diduga memilikipotensi  sitotoksik. Senyawa
sitotoksik adalah senyawa yang dapat bersifat toksik untuk  menghambat dan menghentikan pertumbuhan sel
kanker (Zuhud, 2011).



Salah satu uji sitotoksisitas
yang paling sederhana, yang dapat dilakukan  dengan mudah dan dapat diandalkan adalah uji
sitotoksisitas metode brine shrimp menggunakan larva (nauplii) udang laut
Artemia salina Leach. Kandungan kimia  aktif
dimaksudkan sebagai komponen aktif biologi terhadap manusia maupun  hewan dan tumbuhan. Kandungan kimia aktif
biologi dapat bersifat racun jika  digunakan
pada dosis yang tinggi, dengan demikian secara in vivo kematian suatu  hewan percobaan dapat dipakai sebagai alat
pemantau penapisan awal kandungan  kimia
aktif suatu bahan alam terhadap ekstrak, fraksi maupun isolat. Namun  pengujian ini masih bersifat umum oleh karena
itu perlu dilakukan uji lain yang  lebih
terarah untuk mengetahui aktivitas spesifiknya (McLaughlin, 1998).



Berdasarkan hal tersebut di atas,
maka peneliti tertarik untuk melakukan  karakterisasi
simplisia, skrining fitokimia simplisia dan melakukan uji toksisitas ekstrak
daun sirsak, dimana ekstrak diperoleh dengan cara perkolasi bertingkat menggunakan
pelarut n-heksan, etilasetat  dan etanol
96% dari simplisia daun  sirsak. Kemudian
ekstrak diuji sitotoksisitasnya terhadap 
larva Artemia salina Leach.



 1.2 Perumusan Masalah 1. Apakah karakteristik
simplisia daun sirsak yang diteliti sesuai dengan  monografi yang tertera dalam Materia Medika
Indonesia ? 2. Apa saja golongan senyawa yang terdapat dalam simplisia daun
sirsak ? 3. Apakah ekstrak n-heksan, ekstrak etilasetat dan ekstrak etanol dari
 simplisia daun sirsak bersifat
sitotoksik terhadap larva Artemia salina  Leach ? 1.3 Hipotesis 1. Karakteristik simplisia
Daun sirsak yang diteliti sesuai dengan monografi  yang tertera dalam Materia Medika Indonesia 2.
Di dalam simplisia daun sirsak terdapat beberapa golongan senyawa  metabolit sekunder.



3. Ekstrak n-heksan, ekstrak
etilasetat dan ekstrak etanol dari simplisia daun  sirsak bersifat sitotoksik terhadap larva
Artemia salina Leach.



1.4 Tujuan Penelitian 1. Untuk
mengetahui apakah karakteristik simplisia daun sirsak yang diteliti  sesuai dengan monografi yang tertera dalam
Materia Medika Indonesia 2. Untuk mengetahui informasi golongan senyawa yang
terdapat dalam  simplisia daun sirsak 3.
Untuk mengetahui informasi sitotoksisitas ekstrak n-heksan,  ekstrak  etilasetat dan ekstrak etanol dari simplisia
daun sirsak terhadap larva  Artemia
salina Leach.


 1.5
Manfaat penelitian Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai informasi tentang
sitotoksisitas dari simplisia daun sirsak terhadap larva Artemia salin Leach.
Download lengkap Versi PDF








Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.