Rabu, 17 September 2014

Skripsi Farmasi:Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Flavonoid Umbi dari Tumbuhan Bawang Sabrang (Eleutherine palmifolia (L) Merr)





   BAB I PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang Kekayaan jenis
tumbuhan di Indonesia cukup berlimpah, termasuk di  dalamnya tumbuhan  yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan
pengobatan.



Penggunaan dan permintaan
terhadap tanaman obat tradisional bertambah  sehingga penelitian kearah obat-obatan
tradisional semakin meningkat. Hal ini  disebabkan
efek samping obat tradisional yang lebih kecil dibanding obat modern  (Fajiriah, dkk., 2007).



Salah satu tumbuhan berkhasiat
yang digunakan sebagai obat adalah umbi  dari
tumbuhan bawang sabrang (Eleutherine palmifolia (L.) Merr), termasuk suku  Iridaceae. Tumbuhan ini dapat tumbuh hampir di
setiap daerah  di Indonesia  seperti di Kalimantan, Jawa dan Sumatera.
Bentuk dan warna umbi bawang  sabrang
mirip dengan bawang merah (Nawawi, dkk., 2007). Umbi tumbuhan ini  banyak digunakan sebagai obat kanker yaitu
dengan cara merebus umbinya  dengan air
atau dimakan, namun informasi tentang tumbuhan ini masih sedikit  sekali. Hasil uji yang telah dilakukan
menunjukkan bahwa tanaman bawang  sabrang
memiliki hampir semua kandungan fitokimia, antara lain alkaloid,  glikosida, flavonoid, fenolik dan steroid
(Galingging, 2009). Umbinya bermanfaat  sebagai
antiemetik, disuria, radang s, disentri, penyakit kuning, luka, bisul  (Ogata, 1995; Heyne, 1987), diabetes melitus,
hipertensi, menurunkan kolesterol  dan kanker
payudara (Galingging, 2009), antimelanogenesis dan sebagai  antioksidan (Arung, dkk., 2009).



 Senyawa flavonoid merupakan salah satu
golongan fenol alam yang  tersebar
jumlahnya dan digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati  gangguan hati, menghambat pendarahan,
inhibitor kuat, antihipertensi, antivirus,  antiinflamasi dan sitotoksik. Alasan ini yang
menjelaskan kenapa tumbuhan yang  mengandung
senyawa flavonoid banyak digunakan sebagai obat tradisional  (Farnsworth, 1966; Robinson, 1995).



Salah satu kandungan senyawa
kimia dari umbi tumbuhan bawang sabrang  adalah
flavonoid dan dapat digunakan sebagai pengobatan kanker payudara.



(Wardani, 2009). Berdasarkan hal
diatas maka penulis tertarik untuk melakukan  penelitian terhadap umbi dari tumbuhan bawang
sabrang (Eleutherine palmifolia (L.) Merr). Pada penelitian ini dilakukan
karakterisasi simplisia, skrining  fitokimia,
isolasi senyawa flavonoid menggunakan kromatografi kertas (KKt)  serta identifikasi senyawa hasil isolasi
dengan spektrofotometri ultraviolet (UV)  menggunakan pereaksi geser (shift reagent).



1.2 Perumusan Masalah 1.  Apakah senyawa flavonoid yang terdapat pada
umbi dari tumbuhan bawang  sabrang
(Eleutherine palmifolia (L.) Merr) dapat diisolasi dengan metode  KKt? 2. Apakah senyawa flavonoid hasil isolasi
dapat dikarakterisasi secara  spektrofotometri
UV menggunakan pereaksi geser (shift reagent)?   1.3 Hipotesis 1.  Senyawa flavonoid yang terdapat pada umbi
dari tumbuhan bawang sabrang  (Eleutherine
palmifolia (L.) Merr) dapat diisolasi dengan metode KKt.



2.  Senyawa flavonoid hasil isolasi dapat
dikarakterisasi secara spektrofotometri  UV
menggunakan pereaksi geser (shift reagent).



1.4 Tujuan Penelitian 1.  Mengisolasi 
senyawa  flavonoid  umbi dari 
tumbuhan bawang sabrang  (Eleutherine
palmifolia (L.) Merr).



2.  Melakukan karakterisasi senyawa flavonoid
hasil isolasi umbi dari tumbuhan  bawang
sabrang (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) secara spektrofotometri  UV menggunakan pereaksi geser (shift reagent).


1.5 Manfaat Penelitian Sebagai informasi tentang
senyawa flavonoid hasil isolasi umbi dari  tumbuhan bawang sabrang (Eleutherine
palmifolia (L.) Merr).
Download lengkap Versi PDF








Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.